• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews sultra
Sabtu, 3 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews sultra
Logo Small Fixed Antaranews sultra
  • Home
  • Seputar Sultra
      • Kota Kendari
      • Kota Baubau
      • Kab. Bombana
      • Kab. Buton
      • Kab. Buton Selatan
      • Kab. Buton Tengah
      • Kab. Buton Utara
      • Kab. Kolaka
      • Kab. Kolaka Timur
      • Kab. Kolaka Utara
      • Kab. Konawe
      • Kab. Konawe Kepulauan
      • Kab. Konawe Selatan
      • Kab. Konawe Utara
      • Kab. Muna
      • Kab. Muna Barat
      • Kab. Wakatobi
  • Hukum & Politik
    • Prabowo: Pemerintah tak akan tinggalkan korban bencana

      Prabowo: Pemerintah tak akan tinggalkan korban bencana

      01 January 2026 6:29 Wib

      Polda: Gangguan kamtibmas di Sultra turun 23,1 persen tahun2025

      Polda: Gangguan kamtibmas di Sultra turun 23,1 persen tahun2025

      31 December 2025 19:41 Wib

      Resmikan akses Pascabencana, Prabowo seberangi jembatan bailey Sungai Garoga

      Resmikan akses Pascabencana, Prabowo seberangi jembatan bailey Sungai Garoga

      31 December 2025 15:14 Wib

      Polresta Kendari ringkus sindikat pemalsu STNK

      Polresta Kendari ringkus sindikat pemalsu STNK

      30 December 2025 16:34 Wib

      BNNP Sultra bekuk 17 pengedar dan sita 11,7 kg narkotika jenis ganja dan sabu sepanjang 2025

      BNNP Sultra bekuk 17 pengedar dan sita 11,7 kg narkotika jenis ganja dan sabu sepanjang 2025

      30 December 2025 15:48 Wib

  • Ekonomi
    • Petani Kendari sukses kembangkan hidroponik berkat KUR BRI

      Petani Kendari sukses kembangkan hidroponik berkat KUR BRI

      14 jam lalu

      Update harga pangan nasional: Cabai rawit merah dan telur ayam masih tinggi

      Update harga pangan nasional: Cabai rawit merah dan telur ayam masih tinggi

      02 January 2026 11:51 Wib

      Harga emas Antam alami kenaikan harga di hari kedua 2026

      Harga emas Antam alami kenaikan harga di hari kedua 2026

      02 January 2026 10:33 Wib

      IHSG pada Jumat pagi dibuka menguat 29,79 poin

      IHSG pada Jumat pagi dibuka menguat 29,79 poin

      02 January 2026 10:32 Wib

      Hujan dominasi cuaca mayoritas wilayah Indonesia pada Jumat

      Hujan dominasi cuaca mayoritas wilayah Indonesia pada Jumat

      02 January 2026 6:53 Wib

  • Olahraga
    • Klasemen Liga Inggris: Arsenal nyaman di puncak

      Klasemen Liga Inggris: Arsenal nyaman di puncak

      02 January 2026 8:10 Wib

      Laga Tottenham Hotspur lawan Brentford berakhir imbang 0-0

      Laga Tottenham Hotspur lawan Brentford berakhir imbang 0-0

      02 January 2026 7:33 Wib

      Liverpool bermain imbang tanpa gol lawan Leeds

      Liverpool bermain imbang tanpa gol lawan Leeds

      02 January 2026 6:55 Wib

      Kylian Mbappe terancam absen hingga tiga pekan akibat cedera

      Kylian Mbappe terancam absen hingga tiga pekan akibat cedera

      02 January 2026 5:46 Wib

      Manchester City  ditahan imbang Sunderland 0-0

      Manchester City ditahan imbang Sunderland 0-0

      02 January 2026 5:43 Wib

  • Budaya & Pariwisata
    • Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      18 December 2025 18:54 Wib

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      18 December 2025 13:46 Wib

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      17 December 2025 17:01 Wib

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      14 December 2025 8:51 Wib

      Wamenpar apresiasi ANTARA promosi budaya lewat Festival Fotografi Celebes

      Wamenpar apresiasi ANTARA promosi budaya lewat Festival Fotografi Celebes

      14 December 2025 8:27 Wib

  • Humaniora
    • Grup Astra Makassar raih sejumlah penghargaan nasional sepanjang 2025

      Grup Astra Makassar raih sejumlah penghargaan nasional sepanjang 2025

      1 jam lalu

      Direktur MIND ID apresiasi pengelolaan proyek hilirisasi PT Vale di Pomalaa

      Direktur MIND ID apresiasi pengelolaan proyek hilirisasi PT Vale di Pomalaa

      16 jam lalu

      Soraya intercine films umumkan sekuel Film \"5cm\" setelah 14 tahun

      Soraya intercine films umumkan sekuel Film "5cm" setelah 14 tahun

      19 jam lalu

      Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

      Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

      31 December 2025 19:43 Wib

      Pemkab Kolaka imbau warga tak konvoi dan bakar petasan di malam tahun baru

      Pemkab Kolaka imbau warga tak konvoi dan bakar petasan di malam tahun baru

      31 December 2025 15:19 Wib

  • Opini
    • Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      27 October 2025 11:10 Wib

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      18 October 2025 18:39 Wib

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      13 October 2025 10:04 Wib

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan  kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      06 October 2025 13:12 Wib

      Dari laut untuk bangsa: Membuka harta karun maritim Indonesia

      Dari laut untuk bangsa: Membuka harta karun maritim Indonesia

      01 October 2025 13:05 Wib

  • Video
    • Polda Sultra catat gangguan Kamtibmas turun 1.351 kasus di tahun 2025

      Polda Sultra catat gangguan Kamtibmas turun 1.351 kasus di tahun 2025

      Polresta Kendari tangkap enam tersangka sindikat pemalsuan STNK

      Polresta Kendari tangkap enam tersangka sindikat pemalsuan STNK

      Ungkap 14 kasus narkotika, BNNP Sultra sita 4 kg sabu dan 3 kg ganja

      Ungkap 14 kasus narkotika, BNNP Sultra sita 4 kg sabu dan 3 kg ganja

      Tuntas terapkan Pemda Digital, Sultra peringkat pertama nasional P2DD

      Tuntas terapkan Pemda Digital, Sultra peringkat pertama nasional P2DD

      Satgas Pangan Sultra inspeksi pasar cek stabilitas harga bahan pokok

      Satgas Pangan Sultra inspeksi pasar cek stabilitas harga bahan pokok

  • Foto
    • Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Program Light Up The Dream di Sultra

      Program Light Up The Dream di Sultra

      Pembukaan STQH nasional di Kendari

      Pembukaan STQH nasional di Kendari

  • Internasional
    • Penahanan Jurnalis Palestina berlanjut, PJS laporkan 42 kasus sepanjang 2025

      Penahanan Jurnalis Palestina berlanjut, PJS laporkan 42 kasus sepanjang 2025

      Jumat, 2 Januari 2026 14:30

      Yaman peringatkan STC: Mundur dari Hadramaut atau hadapi perang

      Yaman peringatkan STC: Mundur dari Hadramaut atau hadapi perang

      Jumat, 2 Januari 2026 9:19

      Cuaca ekstrem hantam Gaza, UNRWA catat 235.000 warga terdampak

      Cuaca ekstrem hantam Gaza, UNRWA catat 235.000 warga terdampak

      Selasa, 30 Desember 2025 12:14

      Trump kecam dugaan serangan drone ke kediaman Putin

      Trump kecam dugaan serangan drone ke kediaman Putin

      Selasa, 30 Desember 2025 12:13

      Indonesia kecam keras penembakan di Pantai Bondi Sydney, tewaskan 16 orang

      Indonesia kecam keras penembakan di Pantai Bondi Sydney, tewaskan 16 orang

      Senin, 15 Desember 2025 15:03

  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      Rabu, 31 Desember 2025 9:02

      BMKG: Hujan ringan guyur sebagian besar RI pada Senin

      BMKG: Hujan ringan guyur sebagian besar RI pada Senin

      Senin, 29 Desember 2025 8:02

      BMKG: Iklim Indonesia 2026 lebih stabil dan tak seekstrem 2024

      BMKG: Iklim Indonesia 2026 lebih stabil dan tak seekstrem 2024

      Selasa, 23 Desember 2025 14:02

      BMKG: Hujan berpotensi guyur mayoritas Indonesia  Selasa ini

      BMKG: Hujan berpotensi guyur mayoritas Indonesia Selasa ini

      Selasa, 23 Desember 2025 8:18

      ATR/BPN gelar upacara peringatan Hari Ibu ke-97 : Penghargaan bangsa terhadap perjuangan perempuan

      ATR/BPN gelar upacara peringatan Hari Ibu ke-97 : Penghargaan bangsa terhadap perjuangan perempuan

      Senin, 22 Desember 2025 23:08

Logo Header Antaranews Sultra

Indonesia kejar target gabung ke OECD

id Oecd,indonesia aksesi oecd,brics,anggota resmi oecd Kamis, 6 Maret 2025 10:03 WIB

Image Print
Indonesia kejar target gabung ke OECD

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak para duta besar (dubes) negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) untuk mempercepat proses aksesi Indonesia di Wisma Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris, Prancis, pada Selasa malam (4/3/2025). (ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian)

Jakarta (ANTARA) - Bergabungnya Indonesia ke BRICS, aliansi ekonomi dunia baru, pada awal tahun ini menjadi momentum tersendiri yang meneguhkan citra Indonesia di panggung internasional.

Namun BRICS rupanya bukan satu-satunya target, Indonesia saat ini sedang menempuh jalur untuk bergabung dengan OECD, sebuah organisasi ekonomi yang menaungi negara-negara dengan kebijakan ekonomi dan tata kelola pemerintahan yang mapan.

OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) didirikan pada 1961, bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, memperkuat perdagangan global, serta meningkatkan standar hidup masyarakat di negara anggotanya.

Organisasi ini memiliki 38 negara anggota, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Uni Eropa, yang bersama-sama menetapkan standar kebijakan di berbagai sektor, seperti ekonomi, perpajakan, investasi, tenaga kerja, dan pendidikan.

Keanggotaan dalam OECD sering kali dianggap sebagai "stempel kualitas" bagi suatu negara, karena menunjukkan bahwa negara tersebut telah memenuhi standar tinggi dalam tata kelola ekonomi dan pemerintahan.

Negara yang bergabung dengan OECD diharapkan menjalankan reformasi untuk meningkatkan transparansi, memperkuat sistem hukum, serta menciptakan kebijakan ekonomi yang lebih ramah investasi.

Bergabungnya Indonesia ke dalam OECD akan membawa implikasi besar, baik dari segi daya saing internasional maupun kebijakan domestik.

Langkah ini dipandang sebagai strategi besar untuk mengangkat perekonomian nasional ke tingkat yang lebih kompetitif. Sekaligus sebagai upaya menarik investasi dan keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah atau middle income trap.

Namun, di balik potensi manfaatnya, ada juga tantangan yang perlu dikaji secara kritis. Bergabung dengan OECD dianggap sebagai pintu masuk menuju kelas negara maju.

Standar kebijakan OECD telah terbukti memberikan dampak positif bagi negara-negara yang telah lebih dulu menjadi anggota, seperti Korea Selatan yang berhasil mempercepat industrialisasi dan meningkatkan daya saing ekonomi setelah bergabung pada 1996.

Negara ini mengalami peningkatan Foreign Direct Investment (FDI) yang signifikan dan mampu mempercepat reformasi sektor keuangan dan regulasi bisnis.

Hal yang sama bisa terjadi pada Indonesia jika aksesi ini digunakan sebagai momentum untuk mempercepat reformasi struktural yang selama ini berjalan lambat.


Meningkatnya kredibilitas

Peluang utama dari keanggotaan di OECD adalah meningkatnya kredibilitas Indonesia di mata investor internasional.

Selama ini, banyak perusahaan global masih ragu untuk menanamkan modalnya di Indonesia karena masalah ketidakpastian regulasi, birokrasi yang rumit, dan rendahnya kepastian hukum.

Bergabung dengan OECD akan memaksa Indonesia menyesuaikan kebijakan ekonominya dengan standar global yang lebih transparan dan akuntabel.

Ini akan berdampak langsung pada peningkatan iklim investasi dan masuknya modal asing yang lebih besar, terutama dalam sektor-sektor strategis seperti manufaktur, energi hijau, dan teknologi.

OECD juga menawarkan platform yang dapat memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia. Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia sering kali berada di persimpangan kepentingan antara kekuatan ekonomi global seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, dan China.

Keanggotaan di OECD dapat memperkuat posisi negosiasi Indonesia dalam perjanjian perdagangan internasional dan meningkatkan daya tawarnya dalam menetapkan kebijakan ekonomi global.

Hal ini menjadi semakin relevan mengingat persaingan dagang antara negara-negara besar semakin ketat, dan negara-negara berkembang seperti Indonesia harus memiliki strategi yang lebih kuat dalam merespons dinamika global.

Oleh karena itu, Pemerintah semakin serius menunjukkan komitmennya dalam upaya transformasi menuju negara maju melalui percepatan aksesi menjadi anggota penuh OECD.

Kemenko Perekonomian terus berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait serta dengan pejabat OECD dan negara-negara anggota OECD guna menata dan menyiapkan Initial Memorandum Indonesia sebagai tahap penting aksesi untuk Pertemuan Dewan OECD Tingkat Menteri.

Untuk mempercepat proses ini, delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Perekonomian RI Airlangga Hartarto didampingi Duta Besar RI untuk Prancis, merangkap Andora, Monako dan UNESCO, Muhammad Oemar melakukan kunjungan kerja ke Paris, Prancis, pada 3-5 Maret 2025.

Airlangga bertemu dengan Menteri Ekonomi, Keuangan, serta Kedaulatan Industri dan Digital Prancis, Eric Lombard; Sekretaris Jenderal OECD, Mathias Cormann; dan bertemu dengan sejumlah Duta Besar negara-negara OECD. Pertemuan ini disebut Airlangga untuk menunjukkan komitmen dan keseriusan Indonesia dalam tindak lanjut bergabung ke OECD.

"Rangkaian pertemuan ini menunjukkan komitmen dan keseriusan Indonesia dalam transformasi menuju negara maju, menjalankan reformasi struktural secara serius yang dibutuhkan dan sejalan dengan standar OECD," ujar Airlangga.


Reformasi besar-besaran

Aksesi Indonesia ke OECD mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera juga telah menyampaikan dukungan penuh BKSAP DPR RI terhadap proses bergabung (aksesi) Indonesia ke The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Meskipun memang di balik potensi besar menjadi anggota penuh OECD, ada tantangan serius yang perlu dipertimbangkan. Bergabung dengan OECD bukan sekadar memperoleh status keanggotaan, tetapi juga berarti harus menjalankan reformasi besar-besaran di berbagai sektor.

Salah satu tantangan utama adalah regulasi dan kebijakan ekonomi Indonesia yang masih banyak mengandung distorsi. Banyak kebijakan yang tidak selaras dengan prinsip-prinsip OECD, terutama dalam aspek persaingan usaha, perpajakan, serta kebijakan tenaga kerja.

Misalnya, dalam laporan OECD tentang regulasi pasar tenaga kerja, Indonesia masih memiliki hambatan struktural dalam menciptakan fleksibilitas tenaga kerja yang optimal, terutama terkait sistem pengupahan dan perlindungan tenaga kerja yang sering kali menghambat pertumbuhan sektor formal.

Selain itu, keanggotaan di OECD akan membawa konsekuensi besar dalam hal transparansi fiskal dan reformasi perpajakan.

Indonesia akan dituntut untuk menyesuaikan diri dengan standar OECD dalam sistem perpajakan global, termasuk kebijakan pajak minimum global yang saat ini mulai diterapkan di berbagai negara.

Reformasi ini bisa menjadi tantangan bagi Indonesia yang masih menghadapi tingkat kepatuhan pajak yang rendah serta ketergantungan yang tinggi terhadap pajak tidak langsung seperti PPN dan cukai.

Jika tidak disiapkan dengan baik, tekanan untuk menaikkan standar perpajakan bisa berujung pada beban tambahan bagi sektor usaha kecil dan menengah yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Selain dari sisi ekonomi, aspek sosial dan politik juga harus diperhitungkan. Reformasi yang diperlukan untuk memenuhi standar OECD tidak hanya akan berdampak pada dunia usaha tetapi juga masyarakat secara luas.

Salah satu risiko yang perlu diantisipasi adalah dampak dari kebijakan liberalisasi yang bisa memperlebar kesenjangan sosial.

Studi OECD menunjukkan bahwa dalam banyak kasus, reformasi ekonomi yang agresif tanpa mitigasi sosial dapat meningkatkan ketimpangan pendapatan dan memperburuk akses kelompok rentan terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

Jika Indonesia ingin mengadopsi kebijakan ala OECD, maka harus dipastikan bahwa langkah-langkah perlindungan sosial tetap menjadi prioritas utama.


Pelajaran penting

Tidak semua negara yang bergabung dengan OECD langsung merasakan manfaat ekonomi yang signifikan. Beberapa negara, seperti Meksiko dan Chile, mengalami proses adaptasi yang sulit setelah menjadi anggota.

Meski telah mengikuti standar OECD, Meksiko masih berjuang dengan tantangan struktural seperti korupsi, ketimpangan sosial, dan lemahnya institusi hukum.

Ini menjadi pelajaran penting bagi Indonesia bahwa keanggotaan di OECD bukanlah solusi instan untuk permasalahan ekonomi, melainkan sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan konsistensi dalam implementasi kebijakan.

Dari perspektif geopolitik, aksesi Indonesia ke OECD juga bisa menimbulkan dinamika baru dalam hubungan internasional.

Indonesia selama ini memainkan peran sebagai kekuatan ekonomi yang relatif independen dan tidak terlalu condong ke blok Barat maupun Timur.

Bergabung dengan OECD, yang sebagian besar anggotanya merupakan negara-negara maju di Eropa dan Amerika Utara, bisa diinterpretasikan sebagai langkah Indonesia untuk semakin mendekat ke arah Barat.

Hal ini bisa berdampak pada hubungan dagang dengan China, yang saat ini merupakan mitra dagang terbesar Indonesia. Jika tidak dikelola dengan baik, bisa muncul ketegangan dalam kebijakan perdagangan Indonesia dengan beberapa negara mitra.

Indonesia perlu belajar dari negara-negara lain yang berhasil menavigasi aksesi ke OECD dengan strategi yang matang. Korea Selatan, misalnya, tidak hanya mengadopsi standar OECD tetapi juga memastikan bahwa reformasi yang dilakukan selaras dengan kondisi domestiknya.

Mereka berhasil mempertahankan kebijakan industri strategis mereka sekaligus meningkatkan keterbukaan ekonomi.

Indonesia harus mengambil pendekatan serupa, di mana reformasi yang dilakukan tetap mempertimbangkan kepentingan nasional dan tidak hanya mengikuti standar OECD secara mentah-mentah.

Pada akhirnya, aksesi Indonesia ke OECD memiliki potensi besar untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kredibilitas investasi, dan memperkuat diplomasi ekonomi.

Namun, ini juga bukan tanpa risiko. Reformasi yang diperlukan harus dipersiapkan dengan matang agar tidak menimbulkan efek samping yang dapat memperburuk ketimpangan sosial atau melemahkan daya saing sektor-sektor tertentu.

Indonesia harus memastikan bahwa aksesi ini bukan sekadar pencapaian diplomatik, melainkan benar-benar menjadi langkah strategis untuk membawa ekonomi nasional ke tingkat yang lebih maju dan berkelanjutan.



Pewarta : Hanni Sofia
Uploader : Faidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Menko Airlangga: Produk tekstil hingga sawit bakal bebas tarif ke Uni Eropa

Menko Airlangga: Produk tekstil hingga sawit bakal bebas tarif ke Uni Eropa

Jumat, 13 Juni 2025 19:10

Menko Yusril optimistis Indonesia menjadi anggota OECD tiga tahun lagi

Menko Yusril optimistis Indonesia menjadi anggota OECD tiga tahun lagi

Rabu, 11 Juni 2025 10:04

Menko Airlangga sebut aksesi Chili ke OECD yang singkat jadi referensi RI

Menko Airlangga sebut aksesi Chili ke OECD yang singkat jadi referensi RI

Rabu, 4 Juni 2025 13:29

Presiden Prabowo: RI tetap proses aksesi ke OECD setelah resmi gabung BRICS

Presiden Prabowo: RI tetap proses aksesi ke OECD setelah resmi gabung BRICS

Senin, 17 Februari 2025 16:22

Wamenlu: Ancaman tarif AS tak secara khusus sasar BRICS

Wamenlu: Ancaman tarif AS tak secara khusus sasar BRICS

Selasa, 14 Januari 2025 7:55

Menlu  tekankan OECD-BRICS tidak bertolak belakang

Menlu tekankan OECD-BRICS tidak bertolak belakang

Senin, 2 Desember 2024 13:17

Sugiono: Indonesia gabung ke organisasi dunia demi kepentingan bangsa

Sugiono: Indonesia gabung ke organisasi dunia demi kepentingan bangsa

Sabtu, 30 November 2024 17:43

BKSAP katakan  OECD-BRICS sama-sama peluang bagi Indonesia

BKSAP katakan OECD-BRICS sama-sama peluang bagi Indonesia

Jumat, 29 November 2024 6:56

  • Terpopuler
BMKG sebut aktivitas sesar sebabkan gempa di Konawe Selatan dan Kendari

BMKG sebut aktivitas sesar sebabkan gempa di Konawe Selatan dan Kendari

18 jam lalu

Petani Kendari sukses kembangkan hidroponik berkat KUR BRI

Petani Kendari sukses kembangkan hidroponik berkat KUR BRI

14 jam lalu

Soraya intercine films umumkan sekuel Film "5cm" setelah 14 tahun

Soraya intercine films umumkan sekuel Film "5cm" setelah 14 tahun

19 jam lalu

Grup Astra Makassar raih sejumlah penghargaan nasional sepanjang 2025

Grup Astra Makassar raih sejumlah penghargaan nasional sepanjang 2025

1 jam lalu

Direktur MIND ID apresiasi pengelolaan proyek hilirisasi PT Vale di Pomalaa

Direktur MIND ID apresiasi pengelolaan proyek hilirisasi PT Vale di Pomalaa

16 jam lalu

  • Top News
Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

Natal di Kendari jadi momentum penguat persaudaraan

Natal di Kendari jadi momentum penguat persaudaraan

Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

Festival Fotografi Celebes ANTARA dongkrak pendapatan UMKM di Toraja Utara

Festival Fotografi Celebes ANTARA dongkrak pendapatan UMKM di Toraja Utara

Wamenpar apresiasi ANTARA promosi budaya lewat Festival Fotografi Celebes

Wamenpar apresiasi ANTARA promosi budaya lewat Festival Fotografi Celebes

ANTARA News Sulawesi Tenggara
Logo Footer Antaranews sultra
sultra.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • Hukum & Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan & Lifestyle
  • Sosial & Budaya
  • Internasional
  • Opini
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • KTI
  • Internasional
  • Hukum
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Umum
  • Foto
  • Video
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com