Mantan Menteri Lingkungan Hidup Nabiel Makarim meninggal dunia pada Jumat siang

id nabiel makarim,lhk

Mantan Menteri Lingkungan Hidup Nabiel Makarim meninggal dunia pada Jumat siang

Kepala Biro Humas KLHK Nunu Anugrah. (ANTARA/HO-KLHK)

Jakarta (ANTARA) - Mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nabiel Makarim yang menjabat pada 2001-2004 telah berpulang pada Jumat siang, seperti yang dikonfirmasi Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nunu Anugrah.

"Beliau telah berpulang," kata Kabiro Humas KLHK Nunu mengonfirmasi lewat aplikasi pesan yang diterima di Jakarta pada Jumat malam.

"Innalillahi wa inna ilaihi roji''un. Pimpinan dan seluruh jajaran KLHK turut berdukacita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Nabiel Makarim (Menteri Negara Lingkungan Hidup periode 2001-2004). Semoga almarhum husnul khotimah," tambahnya.

Berdasarkan keterangan yang diterima di Jakarta pada Jumat, Nabiel Makarim meninggal dunia dalam usia 75 tahun pada hari ini pukul 13.20 WIB di kediamannya.

Nabiel Makarim pernah menjabat sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup RI di Kabinet Gotong Royong yang dipimpin Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri pada periode 2001-2004.

Sebelumnya dia juga memangku jabatan sebagai Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran di Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (BAPEDAL) dan Asisten Menteri Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan di Kantor Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup.

Dalam kariernya di bidang lingkungan hidup, dia terlibat dalam beberapa program yang memberikan dampak kepada sektor lingkungan hidup Indonesia seperti Program Kali Bersih (Prokasih) serta Pollution Control, Evaluation and Rating (PROPER).

Nabiel Makarim lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada 9 November 1945, memiliki istri bernama Ainun Makarim dan dua orang anak. Dia pernah mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Bandung dan mendapatkan gelar master di Harvard University serta Massachusetts Institute of Technology (MIT) Sloan School of Management di Amerika Serikat.


 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021