Kendari (ANTARA) - Personel Satgas Operasi Ketupat Anoa 2025 dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan pengawalan ketat terhadap ribuan warga di Bumi Anoa yang melaksanakan mudik lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.
Direktur Polairud Polda Sultra Kombes Pol Saminata saat ditemui di Kendari, Sabtu malam, mengatakan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, tertib, dan kondusif, pihaknya menurunkan puluhan personel di setiap pelabuhan yang dianggap ramai pemudik.
"Fokus utama kegiatan ini adalah pengamanan keberangkatan kapal di tiga titik strategis," kata Saminata.
Dia menyebutkan bahwa pada hari ini, pihaknya telah menyukseskan pengamanan terhadap 1.334 pemudik di wilayah Sulawesi Tenggara. Mulai dari Pelabuhan Nusantara Kendari, hingga Pelabuhan Feri Torobulu.
Saminata menjelaskan bahwa untuk di Pelabuhan Nusantara Kendari, pihaknya mengawal sebanyak 757 penumpang dengan rute Kendari-Raha-Baubau menggunakan dua kapal, yaitu KM Express Cantika 168 dan KM Express Prisilia 88, pada pukul 007.40 dan 07.55 WITA.
"Jadwal ini dirancang untuk memastikan mobilitas penumpang melalui jalur laut berjalan lancar dan aman," ujarnya.
Saminata mengungkapkan untuk di Pelabuhan Feri Torobulu dengan tujuan pelabuhan Tampo, Kabupaten Muna, juga mengawal sebanyak 250 pemudik. Dan di Pelabuhan Pangkalan Perahu Kendari, juga terdapat penyeberangan dengan tujuan Wanci, Kabupaten Wakatobi sebanyak 327 penumpang.
"Pengamanan di pelabuhan rakyat ini menegaskan komitmen Polda Sultra untuk melindungi seluruh lapisan masyarakat yang bergantung pada transportasi laut, termasuk kapal-kapal berukuran kecil yang kerap menjadi pilihan utama warga," ungkap Saminata.
Dia menambahkan bahwa seluruh personel yang bertugas diwajibkan untuk memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan selama pelaksanaan operasi.
“Kami berkomitmen menjaga situasi tetap aman dan terkendali, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan nyaman,” tambah Saminata.
Hingga saat ini, situasi di wilayah hukum Polda Sultra dilaporkan masih dalam kondisi terkendali.