Baubau (ANTARA) - Perum Bulog Bombana, Sulawesi Tenggara, bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana, Kodim 1431 dan Polres daerah itu bersinergi menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah Kepulauan Kabaena dengan tujuan memberikan kepastian harga dan kualitas kepada masyarakat.
Pimpinan Cabang Bulog Bombana, Aang Fahri Hajad, Sabtu, mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat, salah satunya diwujudkan melalui penyaluran beras SPHP di wilayah Kepulauan Kabaena, Kabupaten Bombana.
Ia mengatakan, penyaluran beras SPHP tersebut bertujuan untuk memberikan kepastian harga kepada masyarakat agar dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau dan kualitas yang baik sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Ia menjelaskan, kehadiran beras SPHP diharapkan mampu menekan gejolak harga beras di pasaran serta membantu masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
Salah satu pedagang di Kabaena, Ela, menyampaikan bahwa program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurutnya, beras SPHP sangat membantu pedagang dan konsumen karena harga yang ditetapkan lebih terjangkau dan kualitasnya baik.
“Kegiatan ini sangat berdampak baik bagi masyarakat. Kami bisa menjual beras sesuai HET. Saya sendiri menjual dengan harga Rp62.000 kepada masyarakat,” ujar Ela.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden,Kementrian Pertanian, Bulog dan Gubernur Sultra atas adanya program beras SPHP tersebut.
Menurutnya, kehadiran beras SPHP sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di tengah fluktuasi harga pangan.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat, penyaluran beras SPHP di Kepulauan Kabaena diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

