Kendari (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari mengamankan dua siswa yang terlibat tawuran antarpelajar di depan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Kendari AKP Iyan Sofyan di Kendari, Rabu malam, mengatakan dua pelajar diamankan oleh tim Patroli Presisi Samapta Polresta Kendari yang turun ke lokasi kejadian pada Rabu (12/11) sekitar pukul 16.20 Wita.
Ia menyebut tawuran tersebut diduga melibatkan kelompok pelajar SMKN 2 dengan SMKN 1 Kendari.
"Patroli presisi Satuan Samapta Polresta Kendari bersama piket SPKT mendatangi TKP tawuran, kemudian mengamankan dua orang siswa diduga terlibat tawuran," ucapnya.
Selain dua pelajar yang terlibat, tim Patroli juga mengamankan satu unit motor yang kondisinya sudah rusak akibat tawuran.
Iyan mengatakan pelajar dan barang bukti motor juga sudah dibawa ke Mapolresta Kendari. Sementara situasi di tempat kejadian perkara sudah kondusif usai tim patroli kepolisian diturunkan.
Dikonfirmasi terpisah Kepala Seksi Humas Polresta Kendari Iptu Hariddin menambahkan dugaan sementara penyebab tawuran karena dendam lama.
"Karena pelajar di dua sekolah itu sudah sering memang mereka saling serang," katanya.
Untuk itu, kata Hariddin, tim Samapta Polresta terus melakukan patroli guna mencegah tawuran susulan antar pelajar di dua sekolah kejuruan tersebut.
Selain itu, patroli rutin dilakukan untuk menjaga kondisi Kota Kendari kondusif dan aman.
"Dua pelajar itu sementara diamankan di Polres, polisi juga masih menunggu orangtua dan guru para siswa untuk diberikan pembinaan," ungkap Hariddin.
Aksi tawuran antarpelajar SMKN 1 dengan siswa SMKN 2 Kendari terjadi pada Rabu sore saat kondisi hujan deras.
Tawuran antarpelajar tersebut terekam dalam video berdurasi 25 detik. Warga yang melihat kejadian mencoba melerai aksi tawuran dan menolong salah satu pelajar yang jadi korban karena akan akan dikeroyok.

