Kendari (ANTARA) - PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, menyebutkan bahwa satu unit armada yakni KMP Tenggiri yang melayani lintasan Baubau-Waara (Baubau-Buton Tengah) akan melaksanakan docking atau perawatan rutin tahunan sebelum memasuki puasa Ramadhan.
General Manager PT ASDP Cabang Baubau, Jamaluddin, di Baubau, Rabu, mengatakan, rencana pelaksanaan docking KMP Tenggiri dilakukan pada 22 Februari 2025 di Kendari.
"Perawatan rutin kapal itu wajib setiap tahun. Tapi kami tetap upayakan di saat angkutan lebaran kapal itu sudah bisa beroperasi kembali, artinya kita sudah siap melaksanakan angkutan Lebaran Idul Fitri 2025," ujarnya.
Jamaluddin mengatakan bahwa apabila KMP Tenggiri menjalani docking maka pihaknya berencana menarik KMP Pulau Rubiah dari lintasan Torobulu-Tampo (Konawe Selatan-Muna) untuk membantu melayani di trayek Baubau-Waara agar tidak terjadi stagnasi.
Ia juga menambahkan bahwa armada tersebut memiliki kapasitas yang jauh lebih banyak daripada KMP Tenggiri.
Selain KMP Tenggiri, lanjut Jamaluddin, KMP Semumu yang beroperasi dilintasan Labuan-Amolengo (Buton Utara-Konawe Selatan) juga sesuai jadwal perawatan rutinnya sudah mendekati masa angkutan lebaran, sehinggga sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan docking.
"Jadi, kalau seandainya kita melakukan docking sebelum angkutan lebaran, maka sudah pasti kapal tidak bisa melayani pada saat momen tersebut,," ujarnya.
Namun terkait hal itu, kata dia, pihaknya saat ini sudah melayangkan surat ke Kementerian Perhubungan untuk dilakukan penundaan docking sampai dengan selesai angkutan lebaran Idul Fitri.
"Jadi sampai saat ini kami masih menunggu rekomendasi atau surat belasan dari Kementerian, mudah-mudahan itu disetujui sehingga KMP Semumu bisa melaksanakan setelah angkutan lebaran nanti," ujarnya.
ASDP Baubau mengoperasikan sebanyak 13 armada kapal dengan 18 lintasan di wilayah Sultra, yang terdiri 5 lintasan komersil dan 13 lintasan penugasan atau subsidi.