• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews sultra
Sabtu, 3 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews sultra
Logo Small Fixed Antaranews sultra
  • Home
  • Seputar Sultra
      • Kota Kendari
      • Kota Baubau
      • Kab. Bombana
      • Kab. Buton
      • Kab. Buton Selatan
      • Kab. Buton Tengah
      • Kab. Buton Utara
      • Kab. Kolaka
      • Kab. Kolaka Timur
      • Kab. Kolaka Utara
      • Kab. Konawe
      • Kab. Konawe Kepulauan
      • Kab. Konawe Selatan
      • Kab. Konawe Utara
      • Kab. Muna
      • Kab. Muna Barat
      • Kab. Wakatobi
  • Hukum & Politik
    • Prabowo: Pemerintah tak akan tinggalkan korban bencana

      Prabowo: Pemerintah tak akan tinggalkan korban bencana

      01 January 2026 6:29 Wib

      Polda: Gangguan kamtibmas di Sultra turun 23,1 persen tahun2025

      Polda: Gangguan kamtibmas di Sultra turun 23,1 persen tahun2025

      31 December 2025 19:41 Wib

      Resmikan akses Pascabencana, Prabowo seberangi jembatan bailey Sungai Garoga

      Resmikan akses Pascabencana, Prabowo seberangi jembatan bailey Sungai Garoga

      31 December 2025 15:14 Wib

      Polresta Kendari ringkus sindikat pemalsu STNK

      Polresta Kendari ringkus sindikat pemalsu STNK

      30 December 2025 16:34 Wib

      BNNP Sultra bekuk 17 pengedar dan sita 11,7 kg narkotika jenis ganja dan sabu sepanjang 2025

      BNNP Sultra bekuk 17 pengedar dan sita 11,7 kg narkotika jenis ganja dan sabu sepanjang 2025

      30 December 2025 15:48 Wib

  • Ekonomi
    • Petani Kendari sukses kembangkan hidroponik berkat KUR BRI

      Petani Kendari sukses kembangkan hidroponik berkat KUR BRI

      15 jam lalu

      Update harga pangan nasional: Cabai rawit merah dan telur ayam masih tinggi

      Update harga pangan nasional: Cabai rawit merah dan telur ayam masih tinggi

      02 January 2026 11:51 Wib

      Harga emas Antam alami kenaikan harga di hari kedua 2026

      Harga emas Antam alami kenaikan harga di hari kedua 2026

      02 January 2026 10:33 Wib

      IHSG pada Jumat pagi dibuka menguat 29,79 poin

      IHSG pada Jumat pagi dibuka menguat 29,79 poin

      02 January 2026 10:32 Wib

      Hujan dominasi cuaca mayoritas wilayah Indonesia pada Jumat

      Hujan dominasi cuaca mayoritas wilayah Indonesia pada Jumat

      02 January 2026 6:53 Wib

  • Olahraga
    • Klasemen Liga Inggris: Arsenal nyaman di puncak

      Klasemen Liga Inggris: Arsenal nyaman di puncak

      02 January 2026 8:10 Wib

      Laga Tottenham Hotspur lawan Brentford berakhir imbang 0-0

      Laga Tottenham Hotspur lawan Brentford berakhir imbang 0-0

      02 January 2026 7:33 Wib

      Liverpool bermain imbang tanpa gol lawan Leeds

      Liverpool bermain imbang tanpa gol lawan Leeds

      02 January 2026 6:55 Wib

      Kylian Mbappe terancam absen hingga tiga pekan akibat cedera

      Kylian Mbappe terancam absen hingga tiga pekan akibat cedera

      02 January 2026 5:46 Wib

      Manchester City  ditahan imbang Sunderland 0-0

      Manchester City ditahan imbang Sunderland 0-0

      02 January 2026 5:43 Wib

  • Budaya & Pariwisata
    • Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      18 December 2025 18:54 Wib

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      18 December 2025 13:46 Wib

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      17 December 2025 17:01 Wib

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      14 December 2025 8:51 Wib

      Wamenpar apresiasi ANTARA promosi budaya lewat Festival Fotografi Celebes

      Wamenpar apresiasi ANTARA promosi budaya lewat Festival Fotografi Celebes

      14 December 2025 8:27 Wib

  • Humaniora
    • Astra Motor Sulsel edukasi safety riding perangkat Kelurahan Tamarunang

      Astra Motor Sulsel edukasi safety riding perangkat Kelurahan Tamarunang

      2 jam lalu

      Grup Astra Makassar raih sejumlah penghargaan nasional sepanjang 2025

      Grup Astra Makassar raih sejumlah penghargaan nasional sepanjang 2025

      2 jam lalu

      Direktur MIND ID apresiasi pengelolaan proyek hilirisasi PT Vale di Pomalaa

      Direktur MIND ID apresiasi pengelolaan proyek hilirisasi PT Vale di Pomalaa

      17 jam lalu

      Soraya intercine films umumkan sekuel Film \"5cm\" setelah 14 tahun

      Soraya intercine films umumkan sekuel Film "5cm" setelah 14 tahun

      20 jam lalu

      Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

      Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

      31 December 2025 19:43 Wib

  • Opini
    • Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      27 October 2025 11:10 Wib

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      18 October 2025 18:39 Wib

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      13 October 2025 10:04 Wib

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan  kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      06 October 2025 13:12 Wib

      Dari laut untuk bangsa: Membuka harta karun maritim Indonesia

      Dari laut untuk bangsa: Membuka harta karun maritim Indonesia

      01 October 2025 13:05 Wib

  • Video
    • Polda Sultra catat gangguan Kamtibmas turun 1.351 kasus di tahun 2025

      Polda Sultra catat gangguan Kamtibmas turun 1.351 kasus di tahun 2025

      Polresta Kendari tangkap enam tersangka sindikat pemalsuan STNK

      Polresta Kendari tangkap enam tersangka sindikat pemalsuan STNK

      Ungkap 14 kasus narkotika, BNNP Sultra sita 4 kg sabu dan 3 kg ganja

      Ungkap 14 kasus narkotika, BNNP Sultra sita 4 kg sabu dan 3 kg ganja

      Tuntas terapkan Pemda Digital, Sultra peringkat pertama nasional P2DD

      Tuntas terapkan Pemda Digital, Sultra peringkat pertama nasional P2DD

      Satgas Pangan Sultra inspeksi pasar cek stabilitas harga bahan pokok

      Satgas Pangan Sultra inspeksi pasar cek stabilitas harga bahan pokok

  • Foto
    • Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Program Light Up The Dream di Sultra

      Program Light Up The Dream di Sultra

      Pembukaan STQH nasional di Kendari

      Pembukaan STQH nasional di Kendari

  • Internasional
    • Penahanan Jurnalis Palestina berlanjut, PJS laporkan 42 kasus sepanjang 2025

      Penahanan Jurnalis Palestina berlanjut, PJS laporkan 42 kasus sepanjang 2025

      Jumat, 2 Januari 2026 14:30

      Yaman peringatkan STC: Mundur dari Hadramaut atau hadapi perang

      Yaman peringatkan STC: Mundur dari Hadramaut atau hadapi perang

      Jumat, 2 Januari 2026 9:19

      Cuaca ekstrem hantam Gaza, UNRWA catat 235.000 warga terdampak

      Cuaca ekstrem hantam Gaza, UNRWA catat 235.000 warga terdampak

      Selasa, 30 Desember 2025 12:14

      Trump kecam dugaan serangan drone ke kediaman Putin

      Trump kecam dugaan serangan drone ke kediaman Putin

      Selasa, 30 Desember 2025 12:13

      Indonesia kecam keras penembakan di Pantai Bondi Sydney, tewaskan 16 orang

      Indonesia kecam keras penembakan di Pantai Bondi Sydney, tewaskan 16 orang

      Senin, 15 Desember 2025 15:03

  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      Rabu, 31 Desember 2025 9:02

      BMKG: Hujan ringan guyur sebagian besar RI pada Senin

      BMKG: Hujan ringan guyur sebagian besar RI pada Senin

      Senin, 29 Desember 2025 8:02

      BMKG: Iklim Indonesia 2026 lebih stabil dan tak seekstrem 2024

      BMKG: Iklim Indonesia 2026 lebih stabil dan tak seekstrem 2024

      Selasa, 23 Desember 2025 14:02

      BMKG: Hujan berpotensi guyur mayoritas Indonesia  Selasa ini

      BMKG: Hujan berpotensi guyur mayoritas Indonesia Selasa ini

      Selasa, 23 Desember 2025 8:18

      ATR/BPN gelar upacara peringatan Hari Ibu ke-97 : Penghargaan bangsa terhadap perjuangan perempuan

      ATR/BPN gelar upacara peringatan Hari Ibu ke-97 : Penghargaan bangsa terhadap perjuangan perempuan

      Senin, 22 Desember 2025 23:08

Logo Header Antaranews Sultra

Tragedi Kanjuruhan Malang dan gas air mata

id Tragedi Kanjuruhan, Arema FC, Gas air mata Oleh Jafar M Sidik Senin, 3 Oktober 2022 10:55 WIB

Image Print
Tragedi Kanjuruhan Malang dan gas air mata

Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk ke lapangan usai pertandingan BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu malam (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc.

Jakarta (ANTARA) - Sedikitnya ada delapan peristiwa maut di dalam stadion sepak bola yang didahului oleh panik akibat penggunaan gas air mata untuk meredakan suporter yang beringas.

Delapan kejadian itu adalah di Peru pada 1964 yang menewaskan 318 orang, Tripoli pada 1968 yang menewaskan 30 orang, Haiti pada 1976 yang menewaskan enam orang, Brazil pada 1985 yang menewaskan tiga orang, Zimbabwe pada 2000 yang menewaskan 13 orang.

Lalu tiga tragedi lain di Afrika Selatan, Kongo dan Ghana yang semuanya terjadi pada 2001 dengan terparah di Ghana dengan 126 orang tewas.

Dalam kasus Ghana, ketika dua tim terkuat Accra Hearts of Oak dan Asante Kotoko berhadapan, pihak keamanan sebenarnya sudah mengantisipasi potensi rusuh dengan memperketat pengamanan.

Namun, begitu laga dimenangkan Accra dengan 2-1, pendukung Kotoko marah dengan melemparkan kursi stadion dan botol plastik ke dalam lapangan.

Polisi mengendalikan situasi dengan menembakkan gas air mata ke arah penonton.

Tapi yang terjadi kemudian, suporter panik dengan spontan berlarian menghindari paparan gas air mata dan berusaha keluar dari stadion.

Desain stadion yang hanya memiliki sedikit pintu keluar, kemudian menjadi apa yang disebut Ghana Institue of Architects sebagai "perangkap maut" setelah ribuan orang menumpuk di depan pintu keluar stadion laksana efek leher botol.

126 orang tewas pun karena asfiksia, yakni kondisi ketika kadar oksigen dalam tubuh berkurang dengan salah satu penyebabnya adalah paparan asap atau zat kimia.

Korban tewas yang demikian banyak juga karena tiadanya tenaga medis yang merawat langsung korban karena ternyata mereka meninggalkan stadion begitu kerusuhan terjadi.

Segera setelah kejadian ini Presiden Ghana John Agyekum Kufuor menyatakan hari berkabung nasional selama tiga hari, sedangkan liga utama sepak bola negara itu dihentikan selama satu bulan.

Beberapa waktu kemudian penyelidikan menyimpulkan polisi telah bertindak berlebihan dengan sembrono menembakkan gas air mata tanpa pandang bulu.

Namun pengadilan hanya menyatakan asfiksia sebagai semata penyebab kematian ratusan suporter itu sehingga mengecualikan faktor penggunaan gas air mata yang kentara membuat penonton panik untuk kemudian saling injak.

Komisi penyelidikan sendiri merekomendasikan peningkatan sistem keamanan stadion yang lalu mendorong renovasi stadion sampai sesuai dengan standard FIFA.

Selanjutnya: Gas air mata di Kanjuruhan

Gas air mata pula yang dianggap sejumlah kalangan di Indonesia sebagai pemicu seratus lebih suporter Arema FC tewas setelah kekacauan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, seusai pertandingan Arema melawan Persebaya pada 1 Oktober yang dimenangkan Persebaya 3-2.

Peristiwa ini masih diselidiki oleh pihak berwajib Indonesia, sementara PSSI dan PT Liga Indonesia Baru langsung menghentikan sementara kompetisi Liga 1 Indonesia dan melarang Arema FC bermain di kandangnya sampai musim 2022-2023 ini selesai.

Presiden Joko Widodo pun memerintahkan peristiwa yang merenggut korban begitu banyak termasuk anak-anak dan remaja ini diusut tuntas

Mencari penyebab kejadian ini pun menjadi bagian sangat penting, dan salah satu faktor yang tak bisa dikesampingkan adalah penggunaan gas air mata.


Umum digunakan

Gas air mata sendiri umum digunakan dalam mengendalikan massa yang berubah anarkis di mana pun di dunia ini.

Namun, menurut sejumlah kalangan, salah satunya organisasi nirlaba perlindungan hak asasi manusia Physicians for Human Rights, penggunaan gas air mata haruslah terukur karena "gejala fisik iritasi kimia (akibat gas air mata) sering mengakibatkan disorientasi yang memicu keadaan takut, cemas, dan panik."

Serangan panik bisa berjalan bersamaan dengan timbulnya rasa sakit fisik akibat gas air mata.

Adalah naluri semua orang untuk secepat mungkin menjauhi paparan gas air mata, apalagi jika terjadi malam hari di ruang terbatas seperti stadion sepak bola.

Berbeda dengan saat demonstrasi di jalanan di mana orang dengan mudah mencari tempat tak terpapar gas air mata, tidak demikian halnya jika di tempat seperti stadion sepak bola, apalagi yang panik ribuan orang.

Gas air mata memang normal dan legal untuk mengendalikan massa, tapi tetap harus terukur, apalagi menghadapi massa yang rata-rata berusia sangat muda yang mudah terpancing emosinya.

Sejumlah pakar menilai karena berisiko termasuk cedera, hampir tak ada situasi yang membenarkan penggunaan gas air mata dalam mengendalikan massa.

"Satu hal yang pasti gas air mata menyebabkan kepanikan dan kekacauan. Kematian massal akibat terinjak-injak bisa terjadi setelah gas air mata digunakan," kata Ashley Parks dari Bull City Psychotherapy.

Pada 2015 polisi menembakkan gas air mata di sebuah stadion sepak bola di Mesir guna menertibkan penonton yang berbuat onar.

Dua puluh lima orang meninggal dunia karena mati lemas atau terinjak-injak akibat panik menghindari paparan gas air mata.

Saat panik melanda semua orang keluar stadion. Pintu keluar pun berubah seperti leher botol yang kemudian menjadi pintu maut karena orang menjadi sesak nafas, bahkan terinjak yang lain.

Selanjutnya: FIFA melarang gas air mata digunakan di stadion
FIFA melarang

Mungkin karena kejadian seperti itu sering terjadi, badan pengelola sepak bola dunia (FIFA) melarang gas air mata digunakan di dalam stadion.

Oleh karena itu, terlepas anarkisme dari sebagian suporter sepak bola Indonesia yang banyak di antaranya remaja yang masih memerlukan pendampingan termasuk dari orang tuanya, situasi panik akibat penggunaan gas air mata haruslah menjadi perhatian.

Untuk itu pula penyebab pasti tragedi ini harus diungkapkan kepada publik, selain mesti ada yang bertanggung jawab dalam peristiwa ini.

Langkah ini ditempuh demi mencegah peristiwa buruk itu terulang di kemudian hari sehingga semua orang lebih siap dan lebih berhati-hati lagi dalam bertindak, termasuk dalam memastikan stadion diisi tidak melebihi kapasitasnya.

Upaya mengendalikan suporter yang beringas mestinya juga dipahami sebagai tugas semua pihak yang berkaitan dengan sepak bola.

Dalam soal ini, membuat dan kemudian konsisten menerapkan aturan yang tegas untuk suporter sepak bola dan semua pihak yang berkaitan dengan suporter, termasuk klub, perkumpulan suporter dan penyelenggara liga, adalah keharusan.

FIFA dan badan-badan sepak bola sendiri umum menjatuhkan sanksi kepada negara, klub atau asosiasi sepak bola untuk peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan perilaku penonton.

Dengan cara ini, FIFA memaksa klub, asosiasi sepak bola nasional atau negara untuk tegas meredam massa berbuat beringas atau tidak terpuji, entah dengan membuat aturan sama kerasnya kepada orang yang berbuat onar maupun dengan membuat sistem dan lingkungan stadion yang ramah dengan keselamatan fisik dan psikis.

Dalam perspektif ini, otoritas publik dan sepak bola Indonesia mesti juga konsisten menerapkan aturan yang ada guna menekan anarkisme tak saja di dalam stadion tapi juga di luar stadion, termasuk konvoi suporter yang merusak fasilitas publik dan mengganggu masyarakat yang tak ada kaitannya dengan situasi di stadion.

Suporter sepak bola Indonesia jelas masih sangat butuh edukasi. Kendati demikian, fokus tentu bukan kepada suporter semata, karena suporter cuma salah satu bagian dari sistem besar kompetisi sepak bola.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tragedi Kanjuruhan dan gas air mata


Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Arteria Dahlan: Penunjukan Nico dan Tragedi Kanjuruhan itu hal terpisah

Arteria Dahlan: Penunjukan Nico dan Tragedi Kanjuruhan itu hal terpisah

Rabu, 25 September 2024 8:17

Kaleidoskop olahraga tahun 2022: rekor, tragedi, dan akhir bahagia Messi

Kaleidoskop olahraga tahun 2022: rekor, tragedi, dan akhir bahagia Messi

Selasa, 27 Desember 2022 18:47

Memperingati 40 hari Tragedi Kanjuruhan Malang

Memperingati 40 hari Tragedi Kanjuruhan Malang

Kamis, 10 November 2022 17:31

Sebanyak enam dokter forensik lakukan autopsi korban tragedi Kanjuruhan Malang

Sebanyak enam dokter forensik lakukan autopsi korban tragedi Kanjuruhan Malang

Sabtu, 5 November 2022 17:21

Korban tragedi Kanjuruhan Malang diperbolehkan pulang usai dirawat satu bulan

Korban tragedi Kanjuruhan Malang diperbolehkan pulang usai dirawat satu bulan

Rabu, 2 November 2022 12:04

Polri sebut 93 saksi diperiksa terkait Tragedi Kanjuruhan

Polri sebut 93 saksi diperiksa terkait Tragedi Kanjuruhan

Minggu, 30 Oktober 2022 22:46

Tragedi Kanjuruhan, Ketua Umum PSSI tak penuhi panggilan polisi

Tragedi Kanjuruhan, Ketua Umum PSSI tak penuhi panggilan polisi

Kamis, 27 Oktober 2022 18:41

Polri menahan enam tersangka Tragedi Kanjuruhan

Polri menahan enam tersangka Tragedi Kanjuruhan

Senin, 24 Oktober 2022 18:39

  • Terpopuler
BMKG sebut aktivitas sesar sebabkan gempa di Konawe Selatan dan Kendari

BMKG sebut aktivitas sesar sebabkan gempa di Konawe Selatan dan Kendari

19 jam lalu

Petani Kendari sukses kembangkan hidroponik berkat KUR BRI

Petani Kendari sukses kembangkan hidroponik berkat KUR BRI

15 jam lalu

Soraya intercine films umumkan sekuel Film "5cm" setelah 14 tahun

Soraya intercine films umumkan sekuel Film "5cm" setelah 14 tahun

20 jam lalu

Grup Astra Makassar raih sejumlah penghargaan nasional sepanjang 2025

Grup Astra Makassar raih sejumlah penghargaan nasional sepanjang 2025

2 jam lalu

Direktur MIND ID apresiasi pengelolaan proyek hilirisasi PT Vale di Pomalaa

Direktur MIND ID apresiasi pengelolaan proyek hilirisasi PT Vale di Pomalaa

17 jam lalu

  • Top News
Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

Natal di Kendari jadi momentum penguat persaudaraan

Natal di Kendari jadi momentum penguat persaudaraan

Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

Festival Fotografi Celebes ANTARA dongkrak pendapatan UMKM di Toraja Utara

Festival Fotografi Celebes ANTARA dongkrak pendapatan UMKM di Toraja Utara

Wamenpar apresiasi ANTARA promosi budaya lewat Festival Fotografi Celebes

Wamenpar apresiasi ANTARA promosi budaya lewat Festival Fotografi Celebes

ANTARA News Sulawesi Tenggara
Logo Footer Antaranews sultra
sultra.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • Hukum & Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan & Lifestyle
  • Sosial & Budaya
  • Internasional
  • Opini
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • KTI
  • Internasional
  • Hukum
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Umum
  • Foto
  • Video