Hafiz/Gloria menangi "perang saudara" di penyisihan BWF Finals

id bwf world tour finals,hafiz faizal,gloria emanuelle widjaja,praveen jordan,melati daeva oktavianti

Hafiz/Gloria menangi "perang saudara" di penyisihan BWF Finals

Dokumentasi: Ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja menaklukkan pasangan Jepang Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo dengan skor 21-13, 21-14 pada perempat final Hong Kong Open 2019 di Hong Kong Coliseum, Hong Kong, Jumat (15/11/2019). ANTARA/Tim PBSI/pri.

Jakarta (ANTARA) - Ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja memenangi laga “perang saudara” melawan rekan senegaranya Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti pada laga perdana kejuaraan BWF World Tour Finals 2019.

Tampil penuh percaya diri di Guangzhou, China pada Rabu, Hafiz/Gloria mampu menumbangkan rekannya itu dalam dua gim yang berjalan selama 34 menit dengan skor 21-11, 21-19.

Pada gim pertama, seperti diansir laman BWF, Hafiz/Gloria yang saat ini menduduki peringkat kesembilan dunia itu bermain cukup menawan. Sejak awal permainan, Hafiz/Gloria terus memimpin perolehan angka, sehingga akhirnya unggul atas Praveen/Melati dengan skor 21-11.
 

Berbeda dengan gim sebelumnya, pada gim kedua penampilan kedua pasangan campuran tersebut tampak seimbang. Keduanya sama-sama menunjukkan perlawanan dan tak ingin mudah menyerah.

Tetapi, kejar-kejaran angka yang terjadi sepanjang gim kedua itu kembali dimenangkan oleh Hafiz/Gloria dengan skor penutup 21-19.

Berdasarkan catatan BWF, Hafiz/Gloria dan Praveen/Melati sudah bertemu di lima turnamen sebelumnya. Terakhir kali, keduanya berjumpa di turnamen Korea Open yang digelar pada September 2019.

Dari lima pertemuan tersebut, Hafiz/Gloria baru mencatat satu kemenangan atas pasangan yang saat ini menempati peringkat kelima dunia itu.

Dalam kejuaraan BWF World Tour Finals 2019, Hafiz/Gloria dan Praveen/Melati sama-sama berada di Grup B. Selain mereka, ada pasangan China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong dan Yuta Watanabe/Arisa Higashino dari Jepang.
 

Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar