Pelajar SMN Babel bakal kenalkan silat Bangka Belitung di Sultra

id pencat silat ,bangka belitung

Salah seorang pelajar Siswa Mengenal Nusantara Bangka Belitung memperagakan silat khas daerah itu di Pangkalpinang, Rabu (Babel.antaranews.com/Aprionis)

Pangkalpinang (ANTARA) - Pelajar peserta Siswa Mengenal Nusantara Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan memperkenalkan pencak silat khas daerah itu kepada masyarakat Kendari, Sulawesi Tenggara, dalam rangkaian kegiatan pertukaran pelajar BUMN Hadir untuk Negeri.

"Kita akan memperkenalkan pencak silat khas Bangka Belitung di Sulawesi Tenggara nanti," kata Guru Pendamping Siswa Mengenal Nusantara Bangka Belitung, Chandra Arnida saat pembekalan peserta SMN di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan pada kegiatan pertukaran pelajar program BUMN Hadir untuk Negeri tahun ini di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, sebanyak 23 siswa asal Bangka Belitung akan memperkenalkan berbagai seni budaya dan olahraga tradisional masyarakat daerah ini.

"Para peserta SMN ini selain memiliki kemampuan dibidang akademik, tetapi mereka juga memiliki keterampilan nonakademik, minsalnya tari, vokal, silat dan lainnya," ujarnya.

Menurut dia pembekalan eserta SMN kali ini, agar mereka mengetahui lebih memperdalam budaya masyarakat Bangka Belitung untuk diperkenalkan kepada masyarakat Sulawesi Tenggara.

"Ini kesempatan bagi siswa untuk lebih memperdalam pengetahuan dan mengenali budaya Babel serta Sulawesi Tenggara," katanya.

Ia mengatakan siswa mengenal nusantara yang dimotori PT Timah Tbk, Perum LKBN Antara dan SI sangat membantu pemerintah daerah dalam melestarikan budaya dan juga mempromosikan pariwisata Bangka Belitung ke daerah lain.


"Kita berharap program BUMN hadir untuk negeri ini untuk terus digelar dan ditingkatkan setiap tahunnya, karena tidak hanya melestarikan kebudayaan di kalangan generasi muda, tetapi membantu pemerintah dalam mempromosikan potensi pariwisata negeri serumpun sebalai ini ke tingkat nasional dan internasional," katanya. 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar