Kendari (Antaranews Sultra) - Tiga siswa penyandang disabilitas dan 20 siswa Sulawesi Tenggara (Sultra) terpilih mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2018 yang diselenggarakan gabungan BUMN dalam program Kementerian BUMN Hadir Untuk Negeri dalam rangkaian pembekalan di Kendari, Rabu.
Tiga siswa penyandang cacat asal Sultra yang nantinya diberangkatkan bersama 20 siswa-siswi lainnya dari 17 kabupaten dan dua kota di Sultra ke Bandung, Jawa Barat, adalah, Syukur Hidayat (17), Muh. Fajar (16) dan Nisrina Eka Sari (17) merupakan pelajar dari SMKN Kendari.
Sedangkan 20 siswa-siswa yang mewakili 17 kabupaten dan dua kota di Sultra itu adalah, Moh.Betrawan Saputra dan Nina Agsutriani dari SMA negeri (Kendari), Elma Dwi Muliani SMU di Kabupaten Konawe, Fiklin Yauri Talib dari SMU di Konawe Utara, Engki Agus Saputra dari SMU Konawe Selatan dan Uswatun Hasana Musa dari SMU kabupaten Konawe Kepulauan.
Kemudian, Saldi Rahman SMA Negeri kabupaten Bombana, Randi SMA di Kolaka Timur, Melia Eka Nur Sapriani Utami dari SMA Kolaka Utara, La Ode Muh, Ali Sarman dari SMA Muna Barat, Fitria Syawal dari SMA di Kabupaten Buton, Ayu Nasra dari SMU di Buton Tengah, Rion Setiawan dari Buton Utara, Haola Massela dari SMA Kota Baubau, Al Disman siswa dari Wakatobi, Aulia Rahmadani Ahmad dari siswa kabupaten Muna, Muh.Renaldi dan Irma dari SMA Kabupaten Kolaka.
Para siswa yang mengikuti program SMN itu terlebih dahulu dibekali dari para instruktur yang sudah ditunjuk dari pihak PT Inalum (Indonesia Asahan Aluminium (Persero) sebagai penyelenggara utama bersama PT Antam dan LKBN Antara sebagai pendamping sekaligus pemberi materi terkait dunia kewartawanan di tanah air.
Rangkaian pembekalan SMN asal Sultra diawali dengan pengarahan dari Development and Business Director PT.Inalum, Oggy Achmad Kosasi bersama perwakilan dari PT Antam.
Sebelumnya, Deputy General Manager PT Inalum, Indra Welly Arifin mengatakan 23 siswa/siswi peserta SMN yang direkrut dari sekolah menengah umum (SMU) sederajat yang tersebar pada 17 kabupaten/kota se-Sultra akan dikirim ke Jawa Barat selama kurang lebih 10 hari.
"Siswa/siswi Sultra akan menjalani program SMN di Jawa Barat sedangkan siswa/siswi Jawa Barat akan hadir di Sultra. Itulah roh daripada program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) yang dilaksanakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hadir untuk negeri," kata Indra.
Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan tahun keempat dalam rangkaian program BUMN Hadir Untuk Negeri.
"Program BUMN Hadir Untuk Negeri ini merupakan tahun keempat. Setelah dievaluasi, program ini dianggap bagus dan perlu terus dilanjutkan. Program ini dilakukan di seluruh Provinsi di Indonesia, yang dikoordinir oleh semua BUMN yang ada," katanya.
Salah seorang siswa penyandang cacat yang ikut dalam program SMN 2018, Syukur Hidayat menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada BUMN yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Nasional yang memberi kesempatan yang luar biasa bagi para siswa-siswa untuk menambah wawasan dalam hal tukar pengalaman dengan siswa dari luar provinsi.
(T.A056/B/R010/C/R010) 08-08-2018 15:56:22

