KM Jetliner Mogok Karena Kehabisan BBM

id kapal-jetliner

KM Jetliner Mogok Karena Kehabisan BBM

KM Jetliner milik mPT Pelni saat sandar di Pelabuhan Nusantara Kabupaten Kolaka, usai melakukan pelayaran perdana dari Baubau ke Kolaka, Kamis (2/6). (FOTO ANTARA/Darwis Sarkani)

Kendari (Antara News) - KM Jetliner, kapal cepat milik PT Pelni yang membawa ratusan penumpang dari Baubau menuju Wakatobi mogok di tengah laut karena kehabisan bahan bakar minyak atau BBM.

Salah seorang penumpang kapal tujuan Wakatobi, Idrus Mandati (35) melalui telepon dari atas KM Jetliner, Jumat mengatakan KM Jetliner bertolak dari Baubau Jum`at dini hari sekitar pukul 01.30 wita.

Namun baru kurang lebih satu mil laut meninggalkan Baubau, kapal mengalami mati mesin dan terombang-ambing di tengah laut Pulau Makassar.

"Hingga Jumat pagi pukul 07.54 wita kami bersama ratusan penumpang lainnya masih terkatung-katung di perairan laut Pulau Makasar," katanya.

Sebagai pengguna jasa transportasi KM Jetliner, Idrus sangat menyayangkan manajemen PT Pelni yang tidak memperhitungkan kebutuhan BBM kapal secara tepat dan akurat.

Seharusnya kata dia, sebelum meninggalkan pelabuhan, pihak pengelola kapal sudah harus memastikan bahwa stok BBM yang tersedia bisa berlayar hingga ke tempat tujuan. "Bagaimana mungkin kapal pelayaran milik BUMN bisa mogok di tengah laut hanya karena kehabisan BBM, kan aneh ini," katanya.

Jelas ujarnya, hal seperti ini bisa terjadi karena ketidakberesan manajemen pihak pengelola yang mengoperasikan kapal tersebut. "Kami harapkan PT Pelni dapat membenahi manajemen pengelolaan kapal cepat ini, sehingga perisitiwa mati mesin karena kehabisan BBM seperti sekarang tidak terjadi lagi," katanya.

Menurut Idrus, hingga pukul 08.30 wita, kapal KM Jetliner masih terombang-ambing di perairan laut Pulau Makasar dan belum ada upaya evakuasi.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar