Kendari (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara menekankan pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan Koperasi Merah Putih (KMP) agar manfaatnya optimal bagi kemajuan ekonomi di daerah setempat.
“Koperasi Merah Putih harus menjadi simbol persatuan dan kemajuan ekonomi di Kota Kendari. Dengan kebersamaan, kita pasti bisa mewujudkan kota yang maju, mandiri, dan sejahtera,” kata Wali Kota Kendari Siska Karina Imran ditemui di Kendari, Rabu.
Ia menjelaskan pentingnya pengawasan tersebut karena pengelolaan koperasi terkait dengan keuangan.
Oleh karena itu, pihaknya mengajak satgas dan forkompimda untuk bersama-sama memantau aktivitas koperasi agar selalu transparan.
Pemkot Kendari meluncurkan 3.250 kartu anggota KMP untuk setiap koperasi di seluruh kelurahan guna mendorong penguatan ekonomi berbasis komunitas di daerah itu.
Sebanyak 65 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Kendari, kata dia, salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi kerakyatan yang tidak hanya mengandalkan investasi besar dan infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan ekonomi dari tingkat bawah.
Ia menyebut KKMP wujud nyata semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi.
Penyerahan kartu anggota digital tersebut, kata dia, bukan sekadar proses administratif, melainkan simbol komitmen bersama dalam membangun kekuatan ekonomi berbasis komunitas.
Siska Karina berharap, KKMP di Kelurahan Wundumbatu dapat menjadi proyek percontohan yang menginspirasi pengembangan koperasi di seluruh Kota Kendari.
Koperasi ini, kata dia, dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat secara terintegrasi, mulai dari layanan kesehatan, sembako, hingga transaksi perbankan, dengan pelayanan yang beroperasi selama 24 jam.
"Selain itu, sistem digitalisasi koperasi yang diinisiasi bersama PT Amanah diharapkan menjadi model bagi koperasi di daerah lain di Indonesia," ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kendari Syarifuddin menyampaikan peluncuran kartu koperasi di Kelurahan Wundumbatu tersebut dirangkaikan dengan pembukaan gerai sembako murah untuk masyarakat.
Dalam peluncuran tersebut, Wali Kota Siska Karina Imran menyerahkan langsung kepada para anggota koperasi di Kelurahan Wundumbatu 50 kartu, yang kemudian untuk setiap koperasi di wilayah lain juga akan mendapatkan jumlah sama, yakni 50 kartu.
"Masing-masing koperasi Kelurahan Merah Putih kami jatah setiap koperasi itu 50 (kartu digital)," ucap dia.

