Kendari (ANTARA) - Tim SAR Gabungan menyelamatkan nelayan dan anaknya yang mengalami kecelakaan kapal di sekitar Perairan Karang Kapota, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepala Basarnas Kendari Amiruddin saat dihubungi di Kendari, Minggu, mengatakan bahwa nelayan tersebut bernama La Biru (55) bersama anaknya Soecheang (22), yang dilaporkan telah mengalami kecelakaan kapal karena as propeler perahu yang mereka gunakan patah di Perairan Karang Kapota, pada pukul 09.05 Wita.
"Berdasarkan informasi tersebut, pada pukul 09.20 Wita Tim Penyelamat Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju ke lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR, dengan jarak lokasi itu sekitar 17,2 mil laut," kata Amiruddin.
Ia menyampaikan bahwa setelah pencarian dilakukan, pada pukul 10.45 Wita, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kedua korban sekitar 3,6 mil laut arah tenggara dari perkiraan lokasi terakhir mereka.
"Selanjutnya, kedua korban yang ditemukan dalam keadaan selamat itu dievakuasi ke Pelabuhan Perikanan Namuna dan diserahterimakan kepada pihak keluarga," ujarnya.
Amiruddin mengungkapkan dengan ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR kecelakaan kapal terhadap satu buah perahu tersebut dinyatakan selesai dan ditutup.
"Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," ungkap Amiruddin.
Ia menyebutkan beberapa unsur yang terlibat dalam pencarian kedua korban, antara lain Staf Ops Basarnas Kendari, Pos SAR Wakatobi, Polair Wakatobi, dan Pos AL Wakatobi.
Sedangkan peralatan utama yang digunakan, yaitu truk personel, perahu karet, peralatan SAR medis, Peralatan SAR Evakuasi, peralatan komunikasi, dan peralatan pendukung keselamatan lainnya.
Amiruddin juga menambahkan bahwa kecelakaan kapal tersebut bermula saat kedua korban bertolak dari Karang Kapota dengan tujuan Wanci menggunakan perahu, akan tetapi saat di tengah laut as propeler kapal yang mereka gunakan patah, sehingga mereka harus dievakuasi oleh tim SAR.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tim SAR selamatkan nelayan dan anaknya yang kecelakaan di Wakatobi

