Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tim petugas gabungan masih bersiaga untuk mengatasi dampak banjir yang merendam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
"Petugas gabungan masih terus bersiaga dan waspada untuk membantu masyarakat terdampak," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Menurut dia, tim gabungan yang dikomandoi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI tersebut masih terus melakukan pendataan sembari menyalurkan bantuan logistik kebutuhan pokok dan barang perlengkapan untuk pengungsian.
Berdasarkan data yang diterima Pusdalops BNPB, sedikitnya ada 476 keluarga yang menjadi korban banjir akibat meluapnya Sungai Komering di OKI karena tak mampu membendung tingginya intensitas hujan, pada Senin (24/2).
"Sampai dengan Sabtu (1/3) secara umum banjir dilaporkan sudah berangsur surut dan sebagian warga mulai membersihkan rumahnya dari material sisa banjir," ujarnya.
Namun, kata dia, setidaknya masih ada sebanyak 10 desa yang masih tergenang dengan ketinggian air sekitar 100 centimeter, dan termasuk seluas 443,25 hektare lahan sawah karena tingginya intensitas hujan di OKI, sehingga petugas masih harus bersiaga.
Banjir tersebut terdata oleh tim petugas gabungan masih menggenangi Desa Tebing Suluh, Desa Sumber Makmur, Desa Kepayang, dan Desa Mekar Jaya, Kecamatan Lempuing.
Kemudian, Desa Rantau Durian, Desa Tanjung Sari 2, Desa Muktisari, Desa Lubuk Makmur, dan Desa Sungai, Kecamatan Lempuing Jaya, dan Desa Muara Burnai Satu, Kecamatan Belida.
Dalam kondisi tersebut, Abdul memastikan bahwa tim dari Dinas Sosial, Baznas, dan BPBD di OKI telah mendistribusikan bantuan meliputi selimut 100 lembar, matras 100 lembar, hygiene kit 100 boks, 100 paket sembako, 100 kantong beras, dan termasuk perlengkapan untuk pengungsian seperti tenda gulung 10 paket dan selimut 28 lembar.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BNPB: Petugas masih bersiaga atasi dampak banjir di Ogan Komering Ilir