Curah hujan tinggi, masyarakat diimbau siaga bencana hidrometeorologi

id BMKG, imbau, tiga, daerah, Sultra, siaga, bencana, hidrometeorologi

Curah hujan tinggi, masyarakat diimbau siaga bencana hidrometeorologi

Ilustrasi - Personel BPBD Baubau saat mengevakuasi warga akibat banjir di Kecamatan Bungi, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara pada Jumat (24/6/2022). ANTARA/HO-BPBD Kota Baubau

Kendari (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau tiga daerah di Sulawesi Tenggara siaga terhadap berpotensi terjadinya bencana hidrometeorologi akibat curah hujan dengan intensitas yang tinggi.

Kepala Stasiun Klimatologi Sulawesi Tenggara Aris Yunatas melalui telepon di Kendari, Senin mengatakan berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak hari ini sampai 2 Agustus 2022 perlu diwaspadai potensi siaga di wilayah Sulawesi Tenggara meliputi Kabupaten Konawe Utara, Kolaka Utara dan Konawe.

"Prakiraan hujan lebat diperkirakan hari ini sampai 2 Agustus 2022 dengan potensi bencana hidrometeorologi (banjir) dan penyebab hujan lebat adanya anomali cuaca di wilayah Sultra," katanya.

Dia menyebut, di Kabupaten Konawe Utara potensi banjir dampak dari bencana hidrometeorologi meliputi Kecamatan Oheo, lasolo, Lasolo Kepulauan, Molawe, Ashera, Andowia, lembo, wawolesesa.

Berikutnya, di Kabupaten Kolaka Utara potensi banjir dampak dari bencana hidrometeorologi dapat terjadi di Kecamatan Porehu, Batu Putih, Pakue Utara, Pakue Tengah.

Sedangkan, di Kabupaten Konawe potensi bencana hidrometeorologi dapat terjadi di Kecamatan Abuki, Tongauna Utara, Tongauna, Anggaberi, Wonggeduku, Wonggeduku Barat, Konawe, Uepai, Wawotobi, Anggotoa, Unaaha, Anggaberi, Meluhu, dan Amonggedo.

Ia menjelaskan, bencana hidrometeorologi dapat terjadi karena potensi terjadi anomali cuaca buruk yang cukup tinggi meliputi suhu muka laut yang cukup hangat memicu pertumbuhan awan konvektif (awan Cumulus Nimbus) ditambah lagi kelembaban pada ketinggian 850 mb di atas 95 persen.

Kedua, maden julian oscilation (MJO) aktif di wilayah Indonesia (maritim continen) Sultra, sehingga meningkatkan awan-awan konvektif di wilayah Sultra khususnya di tiga kabupaten tersebut.

Selain itu, adanya penumpukan massa udara (shearline) di wilayah Sultra yang menimbulkan potensi pertumbuhan awan konvektif.

"Terkait peringatan dini cuaca buruk di tiga kabupaten tersebut kami sudah bersurat ke tiga bupati yaitu Konawe, Kolaka Utara dan Konawe Utara," ujar Aris.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2022