Cabang olahraga Dayung tambah satu emas SEA Games Vietnam

id dayung SEA Games

Cabang olahraga Dayung tambah satu emas SEA Games Vietnam

Pedayung Dewi Purwanti, Maslin Efrilia, Annisa Meilani Yahya, dan Putri Agni Anugrah berselebrasi usai finis media dalam babak final nomor quadruple sculls putri (W4X) dayung SEA Games 2021 di Thuy Nguyen Hai Pong Aquatic Center, Hai Phong, Rabu (11/5/2022). Mereka meraih medali perak setelah finis kedua dengan catatan waktu tujuh menit 23,6 detik. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc. (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)

Hanoi, Vietnam (ANTARA) - Tim Dayung Indonesia menambah koleksi satu medali emas dalam SEA Games 2021 Vietnam yang berlangsung di Hai Phong Canoeing and Rowing Training Center, Vietnam, Jumat.

Emas hari ini didapat dari nomor lightweight man’s four yang dimotori Mahendra Yanto, Ali Buton, Ferdiansyah, dan Denri Maulidzar. Mereka finis pertama dengan catatan waktu 6 menit 47 detik.

Vietnam berada di posisi kedua terpaut 5,1 detik dari Indonesia, diikuti Filipina yang finis ketiga dengan catatan waktu 7 menit.

Ferdiansyah mengatakan lega bisa memenuhi target meraih medali emas pada nomor tersebut, serta mengalahkan tim tuan rumah yang dinilainya memiliki tim yang kuat dan solid.

“Sebenarnya sulit untuk mengejar Vietnam. Mereka bagus dan tim yang solid. Meski dari awal target kami emas, tetapi kami tidak menyangka bisa menjadi nomor satu,” kata Ferdiansyah kepada tim media CdM.

Sayangnya, keberhasilan tim putra belum mampu diikuti tim putri. Pada nomor lightweight women’s quadruples scull yang diperkuat Melani Putri, Mutiara Rahma, Anggi Widiarti, dan Nurtang, Indonesia harus puas dengan perolehan medali perak.

Medali emas menjadi milik tim tuan rumah yang finis tercepat dengan waktu 7 menit 11 detik, terpaut 7 detik dari Melani Putri dan kawan-kawan.

Dengan hasil tersebut, tim rowing Indonesia saat ini telah mengumpulkan tiga medali emas dan tiga perak. Merah Putih masih memiliki peluang menambah koleksi emas hari ini hingga Sabtu besok.

Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2022