Paus terdampar di Kolaka
- 03 March 2026 20:48 WIB
Bupati Wakatobi Haliana memberikan sambutannya saat pembukaan acara The Southeast Asian Biosphere Reverse Network (SeaBRnet) ke-15 di wakatobi, Sulawesi Tenggara, Selasa (30/4/2024). Konfrensi SeaBRnet ke-15 tersebut akan berlangsung hingga 2 Mei dan mengusung tema Mengoptimalkan Kolaborasi Multipihak untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Ketahanan Sosial Ekonomi di Cagar Biosfer. ANTARA Sultra/Andry Denisah/zk
Director UNESCO Office Jakarta Maki Katsuno-Hayashikawa memberikan sambutannya saat pembukaan acara The Southeast Asian Biosphere Reverse Network (SeaBRnet) ke-15 di wakatobi, Sulawesi Tenggara, Selasa (30/4/2024). Konfrensi SeaBRnet ke-15 yang mengusung tema Mengoptimalkan Kolaborasi Multipihak untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Ketahanan Sosial Ekonomi di Cagar Biosfer tersebut diikuti 9 negara. ANTARA Sultra/Andry Denisah/zk
Koordinator Nasional ESD dan ASPnet Komisi Nasional Indonesia UNESCO Ananto Kusuma Seta (kanan) menjelaskan jalur rempah saat pembukaan acara The Southeast Asian Biosphere Reverse Network (SeaBRnet) ke-15 di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Selasa (30/4/2024). ANTARA Sultra/Andry Denisah/Zk
Staf Ahli Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan La Ode Fasikin memberikan sambutannya saat pembukaan acara The Southeast Asian Biosphere Reverse Network (SeaBRnet) ke-15 di wakatobi, Sulawesi Tenggara, Selasa (30/4/2024). ANTARA Sultra/Andry Denisah/zk
(dari kiri) Director UNESCO Office Jakarta Maki Katsuno-Hayashikawa, Wakil Bupati Wakatobi Ilmiati Daud, Staf Ahli Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik La Ode Fasikin, Kepala Balai TN Wakatobi Darman, Ketua MAB-UNESCO Indonesia Maman Turjaman, Koordinator Nasional ESD dan ASPnet Komisi Nasional Indonesia UNESCO Ananto Kusuma Seta melakukan foto bersama saat pembukaan acara The Southeast Asian Biosphere Reverse Network (SeaBRnet) ke-15 di wakatobi, Sulawesi Tenggara, Selasa (30/4/2024). ANTARA Sultra/Andry Denisah/zk