FGD peran suku bajau di SeaBRnet ke-15

  • Rabu, 1 Mei 2024 10:59 WIB
FGD peran suku bajau di SeaBRnet ke-15

Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan kebudayaan Irini Dewi Wanti memberikan pemaparan saat membuka Focus Group Discussion (FGD) di Aula Taman Budaya, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Rabu (1/5/2024). FGD tersebut bertujuan untuk memberi pemahaman terkait peran penting masyarakat Suku Bajau terhadap masa depan cagar biosfer Wakatobi. ANTARA Sultra/Andry Denisah/zk

FGD peran suku bajau di SeaBRnet ke-15

Presiden Kerukunan Keluarga Bajau se Nusantara Abdul Manan memberi pemaparan saat Focus Group Discussion (FGD) di Aula Taman Budaya, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Rabu (1/5/2024). FGD tersebut bertujuan untuk memberi pemahaman terkait peran penting masyarakat Suku Bajau terhadap masa depan cagar biosfer Wakatobi. ANTARA Sultra/Andry Denisah/zk

FGD peran suku bajau di SeaBRnet ke-15

Seorang fasilitator memandu peserta saat Focus Group Discussion (FGD) di Aula Taman Budaya, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Rabu (1/5/2024). Pihak Dirjen Kemdikbudristek melaksanakan FGD guna memberi pemahaman pentingnya peran masyarakat Suku Bajau terhadap masa depan cagar biosfer Wakatobi. ANTARA Sultra/Andry Denisah/zk

FGD peran suku bajau di SeaBRnet ke-15

Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan kebudayaan Irini Dewi Wanti didampingi Presiden Kerukunan Keluarga Bajau se Nusantara Abdul Manan serta pesrta berfoto bersama peserta focus group discussion (FGD) di Aula Taman Budaya, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Rabu (1/5/2024). Pihak Dirjen Kemdikbudristek melaksanakan FGD guna memberi pemahaman pentingnya peran masyarakat Suku Bajau terhadap masa depan cagar biosfer Wakatobi. ANTARA Sultra/Andry Denisah/zk

FGD peran suku bajau di SeaBRnet ke-15
FGD peran suku bajau di SeaBRnet ke-15
FGD peran suku bajau di SeaBRnet ke-15
FGD peran suku bajau di SeaBRnet ke-15

Foto Lainnya