• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews sultra
Kamis, 1 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews sultra
Logo Small Fixed Antaranews sultra
  • Home
  • Seputar Sultra
      • Kota Kendari
      • Kota Baubau
      • Kab. Bombana
      • Kab. Buton
      • Kab. Buton Selatan
      • Kab. Buton Tengah
      • Kab. Buton Utara
      • Kab. Kolaka
      • Kab. Kolaka Timur
      • Kab. Kolaka Utara
      • Kab. Konawe
      • Kab. Konawe Kepulauan
      • Kab. Konawe Selatan
      • Kab. Konawe Utara
      • Kab. Muna
      • Kab. Muna Barat
      • Kab. Wakatobi
  • Hukum & Politik
    • Prabowo: Pemerintah tak akan tinggalkan korban bencana

      Prabowo: Pemerintah tak akan tinggalkan korban bencana

      6 jam lalu

      Polda: Gangguan kamtibmas di Sultra turun 23,1 persen tahun2025

      Polda: Gangguan kamtibmas di Sultra turun 23,1 persen tahun2025

      17 jam lalu

      Resmikan akses Pascabencana, Prabowo seberangi jembatan bailey Sungai Garoga

      Resmikan akses Pascabencana, Prabowo seberangi jembatan bailey Sungai Garoga

      22 jam lalu

      Polresta Kendari ringkus sindikat pemalsu STNK

      Polresta Kendari ringkus sindikat pemalsu STNK

      30 December 2025 16:34 Wib

      BNNP Sultra bekuk 17 pengedar dan sita 11,7 kg narkotika jenis ganja dan sabu sepanjang 2025

      BNNP Sultra bekuk 17 pengedar dan sita 11,7 kg narkotika jenis ganja dan sabu sepanjang 2025

      30 December 2025 15:48 Wib

  • Ekonomi
    • Rupiah Rabu dibuka menguat, Rp16.737 per dolar AS

      Rupiah Rabu dibuka menguat, Rp16.737 per dolar AS

      31 December 2025 12:28 Wib

      Harga emas Antam pada Rabu ini stabil, Rp2,501 juta per gram

      Harga emas Antam pada Rabu ini stabil, Rp2,501 juta per gram

      31 December 2025 11:39 Wib

      Harga pangan di tingkat eceran: Cabai rawit nerah dan telur ayam masih tinggi

      Harga pangan di tingkat eceran: Cabai rawit nerah dan telur ayam masih tinggi

      31 December 2025 11:36 Wib

      Harga emas di Pegadaian kompak anjlok di penghujung tahun

      Harga emas di Pegadaian kompak anjlok di penghujung tahun

      31 December 2025 6:34 Wib

      Rupiah Selasa sore ditutup menguat ke level Rp16.771

      Rupiah Selasa sore ditutup menguat ke level Rp16.771

      30 December 2025 17:10 Wib

  • Olahraga
    • Presiden Prabowo hadirkan Piala Dunia 2026 gratis untuk rakyat lewat TVRI

      Presiden Prabowo hadirkan Piala Dunia 2026 gratis untuk rakyat lewat TVRI

      23 jam lalu

      Klasemen Liga Inggris: Arsenal menjadi juara paruh musim

      Klasemen Liga Inggris: Arsenal menjadi juara paruh musim

      31 December 2025 12:56 Wib

      Manchester United bermain imbang 1-1 atas Wolverhampton

      Manchester United bermain imbang 1-1 atas Wolverhampton

      31 December 2025 6:36 Wib

      Arsenal bantai Aston Villa 4-1

      Arsenal bantai Aston Villa 4-1

      31 December 2025 6:33 Wib

      Chelsea gagal naik ke empat besar setelah bermain imbang atas Bournemouth 2-2

      Chelsea gagal naik ke empat besar setelah bermain imbang atas Bournemouth 2-2

      31 December 2025 5:35 Wib

  • Budaya & Pariwisata
    • Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      18 December 2025 18:54 Wib

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      18 December 2025 13:46 Wib

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      17 December 2025 17:01 Wib

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      14 December 2025 8:51 Wib

      Wamenpar apresiasi ANTARA promosi budaya lewat Festival Fotografi Celebes

      Wamenpar apresiasi ANTARA promosi budaya lewat Festival Fotografi Celebes

      14 December 2025 8:27 Wib

  • Humaniora
    • Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

      Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

      17 jam lalu

      Pemkab Kolaka imbau warga tak konvoi dan bakar petasan di malam tahun baru

      Pemkab Kolaka imbau warga tak konvoi dan bakar petasan di malam tahun baru

      22 jam lalu

      BPJS Kesehatan dan KI Sultra perkuat keterbukaan informasi publik

      BPJS Kesehatan dan KI Sultra perkuat keterbukaan informasi publik

      30 December 2025 18:13 Wib

      PT Vale, Pemkab Luwu Timur dan BBWS sinergi normalisasi Sungai Malili

      PT Vale, Pemkab Luwu Timur dan BBWS sinergi normalisasi Sungai Malili

      30 December 2025 17:14 Wib

      KSOP cek kapal angkutan di Kendari pastikan keselamatan penumpang

      KSOP cek kapal angkutan di Kendari pastikan keselamatan penumpang

      30 December 2025 15:47 Wib

  • Opini
    • Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      27 October 2025 11:10 Wib

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      18 October 2025 18:39 Wib

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      13 October 2025 10:04 Wib

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan  kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      06 October 2025 13:12 Wib

      Dari laut untuk bangsa: Membuka harta karun maritim Indonesia

      Dari laut untuk bangsa: Membuka harta karun maritim Indonesia

      01 October 2025 13:05 Wib

  • Video
    • Polda Sultra catat gangguan Kamtibmas turun 1.351 kasus di tahun 2025

      Polda Sultra catat gangguan Kamtibmas turun 1.351 kasus di tahun 2025

      Polresta Kendari tangkap enam tersangka sindikat pemalsuan STNK

      Polresta Kendari tangkap enam tersangka sindikat pemalsuan STNK

      Ungkap 14 kasus narkotika, BNNP Sultra sita 4 kg sabu dan 3 kg ganja

      Ungkap 14 kasus narkotika, BNNP Sultra sita 4 kg sabu dan 3 kg ganja

      Tuntas terapkan Pemda Digital, Sultra peringkat pertama nasional P2DD

      Tuntas terapkan Pemda Digital, Sultra peringkat pertama nasional P2DD

      Satgas Pangan Sultra inspeksi pasar cek stabilitas harga bahan pokok

      Satgas Pangan Sultra inspeksi pasar cek stabilitas harga bahan pokok

  • Foto
    • Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Program Light Up The Dream di Sultra

      Program Light Up The Dream di Sultra

      Pembukaan STQH nasional di Kendari

      Pembukaan STQH nasional di Kendari

  • Internasional
    • Cuaca ekstrem hantam Gaza, UNRWA catat 235.000 warga terdampak

      Cuaca ekstrem hantam Gaza, UNRWA catat 235.000 warga terdampak

      Selasa, 30 Desember 2025 12:14

      Trump kecam dugaan serangan drone ke kediaman Putin

      Trump kecam dugaan serangan drone ke kediaman Putin

      Selasa, 30 Desember 2025 12:13

      Indonesia kecam keras penembakan di Pantai Bondi Sydney, tewaskan 16 orang

      Indonesia kecam keras penembakan di Pantai Bondi Sydney, tewaskan 16 orang

      Senin, 15 Desember 2025 15:03

      Tragedi Bondi Sydney: 16 tewas, pelaku diduga ayah dan anak

      Tragedi Bondi Sydney: 16 tewas, pelaku diduga ayah dan anak

      Senin, 15 Desember 2025 11:28

      Ketegangan memanas, Thailand siap dialog jika dihubungi Presiden AS Donald Trump

      Ketegangan memanas, Thailand siap dialog jika dihubungi Presiden AS Donald Trump

      Kamis, 11 Desember 2025 11:26

  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      Rabu, 31 Desember 2025 9:02

      BMKG: Hujan ringan guyur sebagian besar RI pada Senin

      BMKG: Hujan ringan guyur sebagian besar RI pada Senin

      Senin, 29 Desember 2025 8:02

      BMKG: Iklim Indonesia 2026 lebih stabil dan tak seekstrem 2024

      BMKG: Iklim Indonesia 2026 lebih stabil dan tak seekstrem 2024

      Selasa, 23 Desember 2025 14:02

      BMKG: Hujan berpotensi guyur mayoritas Indonesia  Selasa ini

      BMKG: Hujan berpotensi guyur mayoritas Indonesia Selasa ini

      Selasa, 23 Desember 2025 8:18

      ATR/BPN gelar upacara peringatan Hari Ibu ke-97 : Penghargaan bangsa terhadap perjuangan perempuan

      ATR/BPN gelar upacara peringatan Hari Ibu ke-97 : Penghargaan bangsa terhadap perjuangan perempuan

      Senin, 22 Desember 2025 23:08

Logo Header Antaranews Sultra

Kenali kecemasan akademik pada anak dan ini cara mengatasinya

id kecemasan anak,kecemasan akademik,parenting,PTM,PJJ,pembelajaran tatap muka,pembelajaran jarak jauh,virus corona,COVID-1 Senin, 22 November 2021 10:59 WIB

Image Print
Kenali kecemasan akademik pada anak dan ini cara mengatasinya

Ilustrasi (Pexel)

Jakarta (ANTARA) - Seiring dengan meredanya kasus COVID-19, pemerintah mulai mengizinkan sejumlah sekolah menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan syarat penerapan protokol kesehatan (prokes) setelah para siswa menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ) demi mencegah tersebarnya virus corona.

Berdasar fakta di lapangan, PJJ ternyata menimbulkan berbagi permasalahan, mulai dari kejenuhan hingga tekanan yang memicu stres.

Kondisi kecemasan akademik tersebut bila berlangsung terus menerus akan berdampak buruk pada psikologi murid bahkan mengakibatkan learning loss saat PTM dimulai.

Survei yang dilakukan oleh Gerakan Sekolah Menyenangkan menemukan bahwa 70 persen murid yang menjalani PJJ mengalami emosi negatif. Banyaknya tugas yang diberikan tidak sebanding dengan waktu pengerjaannya adalah salah satu pemicu kecemasan pada murid. Hal tersebut dapat memberikan dampak negatif ketika mereka memulai transisi kembali ke sistem PTM.

Selain itu, emosi negatif ini juga mempengaruhi keseimbangan mental pelajar.

Bukan hanya murid, emosi negatif akibat PJJ juga dapat dialami oleh para guru.

Selama PJJ, guru diharuskan memanfaatkan perangkat elektronik sebagai media pembelajaran. Dalam praktiknya tidak jarang mereka pun mengalami kesulitan dalam mengoperasikan perangkat elektronik tersebut.

Belum lagi jaringan internet yang tidak stabil kerapkali menjadi kendala dalam penyampaian materi. Hal ini tentu saja mengakibatkan penurunan motivasi mengajar sekaligus masalah kecemasan pada guru.

Kepala Bagian Psikologi Klinis Universitas Katholik Atma Jaya,Nanda Rossalia, M.Psi.,Psikolog menuturkan bahwa di awal PTM guru dan sekolah cenderung fokus mengejar materi-materi yang tertinggal selama PJJ. Padahal yang jauh lebih penting adalah bagaimana mengelola kondisi emosional dan psikologikal murid.

"Kecemasan akademik siswa perlu diatasi dengan peran sinergis dari banyak pihak, tidak hanya dari murid itu sendiri. Guru tentunya memiliki porsi yang signifikan dalam membantu murid mengatasi kecemasannya," kata Nanda dalam webinar Basic Counselling Skill yang diselenggarakan oleh Cetta Satkaara dan Rumah Guru BK (RGBK) pada Sabtu (20/11).

Para guru harus sigap melihat gejala gejala emosi negatif dengan melakukan konseling secara efektif, kata Nanda.

"Jadi lihat dan tes dahulu bagaimana kondisi murid-muridnya," kata Nanda.

Senada dengan Nanda, Founder Rumah Guru BK (RGBK) dan Widyaiswara PPPPTK Penjas dan BK di Kemendikbud Ristek, Ana Susanti, M.Pd.CEP, CHt mengatakan bahwa mengatasi kecemasan anak didik penting dilakukan guna melancarkan kegiatan belajar mengajar ke depannya.

"Jika peserta didik merasa senang menerima pembalajaran kita, 85 persen dari ingatannya bisa bertahan lebih lama dibandingkan dengan peserta didik yang tidak menerima kenyamanan dar gurunya," kata Ana yang menambahkan bahwa kenyamanan bisa diberikan para guru melalui sebuah ketrampilan counselling skill.

Basic counselling skill, kata Ana, perlu diberikan kepada seluruh tenaga pendidik, bukan hanya kepada guru bimbingan dan konseling (BK) karena pada kenyataannya menurut data Kemendikbud Ristek, 36 persen atau sekira 12.000 guru dari 33.000 guru BK bukan berlatar belakangkan pendidikan non-BK.

"Enam persen atau 2000 orang memang sudah diberi diklat jenjang dasar Penjas dan BK Kemendikbud Ristek."

Halaman selanjutnya: Kecemasan akademik Kecemasan akademik

Kecemasan merupakan suatu keadaan khawatir di mana seseorang merasakan bahwa sesuatu yang tidak menyenangkan atau buruk akan segera terjadi.

"Khawatir sebenarnya diperlukan jika dalam kadar yang tidak berlebihan, karena khawatir akan membuat seseorang untuk dapat proaktif berjaga-jaga melakukan sesuatu agar apa yang terjadi masih dalam ekspektasi," kata Nanda.

Kecemasan akademik bukan hanya kecemasan ketika menghadapi ujian, namun termasuk juga kecemasan terhadap beberapa hal lainnya.

Ada berbagai macam faktor penyebab kecemasan akademik di sekolah, di antaranya adalah target kurikulum yang terlalu tinggi, iklim pembelajaran yang tidak kondusif, pemberian tugas yang sangat padat, sistem penilaian ketat dan “kurang adil”, sikap dan perlakuan guru yang dinilai “kurang bersahabat” misalnya galak, judes dan kurang berkompeten. Selain itu, sarana dan prasarana belajar yang sangat terbatas juga bisa menjadi penyebabnya.

Kecemasan akademik perlu ditangani segera, kata Nanda. Apalagi jika siswa sudah mulai ketakutan akibat tidak sanggup lagi mengerjakan tugas menumpuk sehingga bisa menyebabkan mereka benci terhadap mata pelajaran atau bahkan bisa sampai benci terhadap guru yang mengajar di mata pelajaran tersebut.

"Atau bisa juga menyebabkan siswa berbohong, prestasi menurun, serta bolos dari mata pelajaran."

"Guna mengatasi kecemasan akademik siswa, diperlukan peran sinergis dari banyak pihak, tidak hanya dari siswa itu sendiri. Guru tentunya memiliki porsi yang signifikan dalam membantu siswa mengatasi kecemasan siswa. Kecemasan pada dasarnya dapat diatasi dengan meningkatkan kesadaran diri akan apa yang menjadi sumber masalah," katanya.

Guru dapat membantu siswa dengan mengenali apa yang menjadi sumber kecemasan siswa dan mengetahui masalah yang dialami siswa terkait kegiatan pembelajaran daring. Selain itu, guru perlu untuk dapat mengenali sekaligus mengidentifikasi gejala-gejala kecemasan akademik yang terjadi pada siswa.

Guru dapat menggali data ini dengan melakukan komunikasi yang suportif sehingga terjalin interaksi yang mendukung pada siswa sehingga siswa dapat menjadi terbuka akan masalahnya.

Dengan adanya komunikasi yang suportif dari guru, siswa mendapatkan dukungan sosial yang diperlukannya dalam menghadapi situasi yang tidak menyenangkan seperti saat ini.

Peran guru siasati kecemasan

Nanda menjelaskan guru sebagai pendamping harus berperan menjadi konselor.

"Artinya, mampu mendengarkan secara aktif yaitu memberikan kesempatan bagi murid untuk mengeluarkan pikiran dan perasaannya, lalu memberikan umpan balik."

Nanda juga menekankan para guru untuk tidak melakukan hal-hal yang membuat murid enggan terbuka soal kecemasannya. Mulai dari argumentasi, menggurui sampai menghakimi. Menurutnya konselor yang baik juga harus memiliki empati, ketulusan (genuine) serta sikap menghargai nilai-nilai yang dimiliki murid apa adanya (unconditional positive regard).

Penerapan metode tersebut saat konseling akan membuat murid merasa diperhatikan, didukung sehingga bisa lebih nyaman untuk menceritakan kecemasan yang dialaminya. Terjalinnya komunikasi yang saling mendukung ini, akan mempermudah guru dalam membantu murid mencari solusi dari masalah yang mereka hadapi selama masa transisis PTM.

Lebih lanjut, Ana mengatakan guru diharapkan tidak hanya sebagai pengajar konten, tapi guru juga bisa mengantarkan peserta didik berkembang.

"Dan salah satu caranya bisa mengantarkan dengan sehat salah satunya adalah dengan membekali guru dengan basic counselling skill."

Menyambut hari guru yang jatuh pada 25 November 2021, Cetta Satkaara bekerja sama dengan RGBK menyelenggarakan kegiatan webinar bagi guru tingkat SD dan SMP hingga SMA sederajat secara nasional. Rangkaian webinar ini diadakan pada 20 & 21 November 2021 melalui aplikasi zoom meeting dan diikuti oleh 674 guru yang terpilih.

Webinar pertama diadakan pada Sabtu, 20 November 2021 dengan tema Basic Counseling Skills (BCS): Mengatasi Kecemasan Murid Di Awal Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang diikuti oleh 286 guru terpilih.

Tema tersebut dipilih berdasarkan poling nasional yang dilakukan per November 2021 kepada 106 guru ditingkat SD hingga SMA dari 20 provinsi, seputar permasalahan yang sering mereka temui dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) sehari-hari, khususnya selama peralihan dari PJJ ke PTM.

"Melalui rangkaian Program Webinar Satkaara Berbagi, kami berupaya memberi solusi kepada para guru terhadap permasalahan KBM terutama yang timbul jelang PTM dengan menghadirkan pakar yang kompeten di bidangnya," kata Co-Founder dan Senior Advisor PT Cetta Satkaara, Ruth Andriani.

Selain tema BCS, Satkaara Berbagi juga memfasilitasi para guru untuk meningkatkan kemampuan komunikasinya dengan Webinar Publik Speaking yang diselenggarakan pada hari Minggu, 21 November 2021. Webinar yang diikuti oleh 240 guru terpilih ini menghadirkan pembicara Manager Presenter dan Sekretariat Redaksi TvOne, Divi Lukmansyah serta Founder RGBK dan Widyaiswara PPPPTK Penjas dan BK di Kemendikbud Ristek, Ana Susanti.

Kedua webinar yang didedikasikan bagi para guru ini merupakan wujud nyata komitmen Satkaara Berbagi untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar dan pendidikan di Indonesia.

Selain pengetahuan baru, Satkaara Berbagi juga memberikan apresiasi berupa asuransi jiwa kepada 60 guru yang ikut serta dalam rangkaian program webinar dengan total nilai perlindungan sebesar Rp300.000.000 dan periode perlindungan selama satu tahun.

Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Ini yang perlu dilakukan orang tua untuk cegah kekerasan seksual pada anak

Ini yang perlu dilakukan orang tua untuk cegah kekerasan seksual pada anak

Kamis, 21 Juli 2022 13:44

Ini kata Kak Seto tentang "homeschooling" saat ini

Ini kata Kak Seto tentang "homeschooling" saat ini

Minggu, 22 Mei 2022 13:57

"Online game", baik atau buruk bagi remaja?

"Online game", baik atau buruk bagi remaja?

Sabtu, 14 Mei 2022 16:04

Bagi Aktris Kimberly Ryder, kerja adalah "me time"

Bagi Aktris Kimberly Ryder, kerja adalah "me time"

Jumat, 1 April 2022 14:58

Ini kiat buat suasana makan bersama anak makin menyenangkan

Ini kiat buat suasana makan bersama anak makin menyenangkan

Minggu, 20 Maret 2022 12:42

Kemendikbud sebut kebahagiaan bukan sekadar prestasi akademik

Kemendikbud sebut kebahagiaan bukan sekadar prestasi akademik

Jumat, 18 Maret 2022 18:15

Ibu era digital semakin kritis dan informatif

Ibu era digital semakin kritis dan informatif

Kamis, 10 Maret 2022 9:53

Ini lima cara memilih popok yang tepat untuk anak

Ini lima cara memilih popok yang tepat untuk anak

Selasa, 18 Januari 2022 9:26

  • Terpopuler
Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

17 jam lalu

Pemkab Kolaka imbau warga tak konvoi dan bakar petasan di malam tahun baru

Pemkab Kolaka imbau warga tak konvoi dan bakar petasan di malam tahun baru

22 jam lalu

Resmikan akses Pascabencana, Prabowo seberangi jembatan bailey Sungai Garoga

Resmikan akses Pascabencana, Prabowo seberangi jembatan bailey Sungai Garoga

22 jam lalu

300 personel gabungan amankan malam tahun baru di Kolaka

300 personel gabungan amankan malam tahun baru di Kolaka

17 jam lalu

Presiden Prabowo hadirkan Piala Dunia 2026 gratis untuk rakyat lewat TVRI

Presiden Prabowo hadirkan Piala Dunia 2026 gratis untuk rakyat lewat TVRI

23 jam lalu

  • Top News
Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

Polda Sultra siapkan 2.186 personel gabungan untuk amankan malam tahun baru

Natal di Kendari jadi momentum penguat persaudaraan

Natal di Kendari jadi momentum penguat persaudaraan

Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

Festival Fotografi Celebes ANTARA dongkrak pendapatan UMKM di Toraja Utara

Festival Fotografi Celebes ANTARA dongkrak pendapatan UMKM di Toraja Utara

Wamenpar apresiasi ANTARA promosi budaya lewat Festival Fotografi Celebes

Wamenpar apresiasi ANTARA promosi budaya lewat Festival Fotografi Celebes

ANTARA News Sulawesi Tenggara
Logo Footer Antaranews sultra
sultra.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • Hukum & Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan & Lifestyle
  • Sosial & Budaya
  • Internasional
  • Opini
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • KTI
  • Internasional
  • Hukum
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Umum
  • Foto
  • Video