Tim SAR mencari nelayan hilang di perairan Muna Barat

id Basarnas, nelayan hilang, kecelakaan laut, basarnas kendari, muna barar, pulau indo

Tim SAR mencari nelayan hilang di perairan Muna Barat

Tim pencarian dan pertolongan Basarnas Kendari saat menyiapkan armada sebelum menunu ke lokasi kejadian kecelakaan di perairan Selat Tiworo Utara Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra). (ANTARA/HO-Humas Basarnas Kendari)

Kendari (ANTARA) - Tim pencarian dan pertolongan Basarnas Kendari melakukan pencarian terhadap seorang nelayan bernama La Mbaido yang dilaporkan hilang saat memancing di perairan Selat Tiworo, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara.

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi melalui rilisnya yang diterima di Kendari, Kamis malam, mengatakan korban dilaporkan hilang sejak 2 Maret 2021, namun baru menerima informasi hilangnya korban pada Kamis (4/3) pukul 14.19 Wita.

"Pada pukul 14.19 Wita kami menerima informasi dari  Sukarti , Camat Tiworo Utara, yang melaporkan bahwa pada tanggal 2 Maret pukul 23.00 Wita satu buah longboat nelayan POB 1 orang hilang saat memancing di sekitar selat Tiworo, Muna Barat," kata dia.

Sehingga berdasarkan informasi tersebut, pihaknya sigap memberangkatkan tim tim penyelamat Basarnas Kendari menuju lokasi kejadian kecelakaan (LKK) dengan menggunakan mobil, membawa satu unit rubber boat beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR.

"Jarak tempuh LKK dengan Kantor Basarnas Kendari sekitar 142,36 KM," tutur Aris.

Ia menjelaskan kronologi hilangnya korban, pada 2 Maret pukul 22.00 Wita korban bersama dengan temannya sebanyak tujuh orang pergi memancing cumi dengan menggunakan beberapa longboat di sekitar perairan Selat Tiworo.

Selanjutnya, pada 3 Maret pukul 02.00 Wita rombongan pemancing tersebut pulang dan tiba di Pulau Mandike Desa Tiga, Kecamatan Tiworo Utara, Muna Barat. Korban diketahui tidak ada sehingga kemudian dilakukan pencarian dan ditemukan tempat ikan dan alat pancing korban diantara Pulau Indo dan Masaringan Kecamatan Tiworo Utara.

"Hingga saat informasi ini diterima pencarian masih terus dilakukan dengan hasil nihil," katanya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar