Pemkot Baubau rencana membangun monumen Sultan Himayatuddin

id Himayatuddin

Pemkot Baubau rencana membangun monumen Sultan Himayatuddin

Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yikoo). Salah satu Tokoh dari Kepulauan Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara yang mendapat gelar Pahlawan Nasional rangka peringatan Hari Pahlawan tahun 2019, karena berhasil mengusir Belanda di jazirah Buton kala itu. ((Foto: Istimewa))

Baubau (ANTARA) - Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) berencana membangun tugu pahlawan nasional Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi atau Oputa Yi Koo di daerah itu, sebagai wujud mengabadikan dan menghargai kepahlawanan Almarhum. 

"Soal tugu saya sudah bicara dengan Pak Gubernur Ali Mazi akan dimegahkan. Tinggal kita lihat apakah disayembarakan atau tidak," ujar Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin, di Baubau, Sabtu. 

Lokasi pembangunan tugu sang pahlawan yang pernah menjabat sultan ke-20 (tahun 1751-1752) dan ke-23 (tahun 1760-1763) itu, menurut dia juga masih akan dikaji dengan melihat tempat yang sangat strategis. 

"Tidak bisa terburu-buru. Pokoknya akan ada ahli yang melihat, apakah disimpang lima Palagimata, apakah di Kotamara, atau ditempat yang strategis lainnya," ujarnya. 

Karena pembangunan tugu tersebut, menurut dia, selain menjadi monumen pahalawan Sultan Himayatuddin, juga bisa menjadi tempat refresing atau rekreasi untuk bersawafoto (selfy). 

Selain pembangunan tugu dan nama jalan, nama Oputa Yi Koo juga akan diabadikan pada objek vital yakni bandar udara Betoambari akan berganti bandara Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi. 

"Mengenai bandara itu tetap sudah komitmen, Pak Gubenur juga kita sudah sampaikan, tapi kan ada mekanismenya," ujar Wali Kota Baubau dua periode ini.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar