Barca ingin pulangkan Carles Puyol

id Carles Puyol,Barcelona,Bartomeu,Manajer Sepakbola,Liga Spanyol

Barca ingin pulangkan Carles Puyol

Mantan pemain sekaligus kapten Barcelona Carles Puyol. (independent.co.uk)

Jakarta (ANTARA) - Legenda Barcelona, Carles Puyol dikabarkan sedang dalam pembicaraan untuk kembali ke klub yang membesarkan namanya tersebut, kata presiden klub Josep Maria Bartomeu yang dilansir Mirror pada Minggu (08/9).

Puyol adalah sosok instrumental bagi raksasa Katalunya tersebut selama lebih dari satu dekade, sejak mengisi posisi bek tengah dari 1999 hingga musim panas 2014.

Mantan pemain berusia 41 tahun ini telah mencatatkan 593 penampilan sensasional untuk klub di semua kompetisi dan bermain 100 kali bagi timnas Spanyol.

Baru-baru ini, Josep Maria Bartomeu berbicara tentang kemungkinan kembalinya Puyol ke Barcelona demi mengisi posisi manajer olahraga dalam beberapa pekan mendatang.

"Kami sedang membahas kembalinya (Puyol) ke klub. Mari berharap kita bisa mencapai kesepakatan karena ia tahu banyak tentang sepak bola dan organisasi," ujar Bartomeu.

"Ia sudah lama absen dari dunia sepak bola dan sekarang lebih banyak mempersiapkan dirinya."

"Saya ingin Carles Puyol kembali. Saya ingin posisi manajer olahraga yang kosong itu terisi, meski sekarang ini bukan keadaan darurat."

Bila Puyol kembali, ia akan bekerja bersama mantan rekan setimnya Eric Abidal dan Ramon Planes di departemen olahraga klub.

Abidal sendiri juga merupakan legenda Barca dan Planes bergabung dengan pria asal Prancis itu sebagai asisten sekretaris tim utama pada Juni lalu dari Getafe.

Puyol memenangkan total 26 trofi selama karier sebagai pemain baik di level klub nasional dan internasional. Pemain yang terkenal dengan gaya rambutnya itu sukses mendapatkan enam gelar La Liga, delapan Piala Super Spanyol, dua Copa del Reys, dua Piala Dunia Klub FIFA, tiga Piala Super UEFA dan tiga Liga Champions.

Sedangkan bersama tim matador, Puyol memenangkan Piala Dunia 2010, Piala Eropa 2008 dan 2012.(sumber Mirror.co.uk)
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar