Lomba masak non-beras meriahkan kemah eksekutif di Sultra

id Lomba masak

Lomba masak non-beras meriahkan kemah eksekutif di Sultra

Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi (ambil makanan) saat mengunjungi kelompok empat lomba masak yaitu Kemenkumham, Basarnas, Kemenham dan BNNP Sultra. Lomba masak non beras tersebut meriahkan perkemahan eksekutif di Sultra. (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Lomba masak non-beras yang diikuti oleh 21 peserta baik Gubernur Sultra, Ali Mazi serta Kepala OPD dan Forkopimda meriahkan perkemahan eksekutif di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang digelar Jumat sore di Bumi Perkemahan Sultra.

Lomba masak tersebut membentuk 21 kelompok yang masing-masing kelompok terbagi atas empat orang dengan menampilkan masakan non-beras yang berbahan dasar singkong (ubi kayu), jahung, sagu, labu dan lain sebagainya.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, Kabinda Sultra Brigjen TNI Aminullah, Danrem 143/HO Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto, dan Sekda Sultra, La Ode Mustari membentuk satu kelompok yang kelompok satu.

Selanjutnya Kemenkumham, Basarnas, Kemenham dan BNNP Sultra juga membentuk satu kelompok, sementara kelompok lainnya yaitu bupati, wakil bupati, ketua Kwarcab dan staf dari setiap kabupaten/kota juga membentuk kelompok.

Koordinator lomba yang juga sebagai Wakil Ketua Bidang Bina Muda Kwartir Daerah Sultra, Yoo Eka Yana Kansil mengatakan, sangat mengapresiasi karena melihat antusias dari para peserta karena semua peserta merupakan laki-laki.

"Mereka sangat antusias dan sangat bersemangat dalam mengikuti lomba ini, sehingga mereka juga bisa membantu istri di rumah nanti," kata Yoo Eka Yana Kansil.
Gubernur Sultra, Ali Mazi (kedua kanan) dalam kegiatam lomba masak non beras di perkemahan eksekutif di Sultra. (ANTARA/Harianto)

Juri utama dalam lomba masak tersebut yaitu ketua TP- PKK Sulawesi Tenggara, Agista Ariany Ali Mazi bersama empat orang lainnya.

Ketua TP-PKK Sultra, Agista Ariany Ali Mazi saat membacakan nama-nama pemenang mengatakan, empat kriteria yang menjadi penilaian dalam lomba masak tersebut.

"Empat kriteria dalam penilaian pertama rasa, penyajian, kehigienisannya dan keempat kreatifitasnya. Berdassrkan empat indikator tersebut, kami sudah meloloskan enam peserta," kata Agista Ariany.

Juara satu lomba masak non-beras tersebut yaitu  Kabupaten Bombana dengan nilai 395. Dengan menampilkan masakan Sinole gulung yang terbuat dari sagu dan kelapa kemudian dikasih udang yang selanjutnya digulung.

Selanjutnya juara kedua yaitu Kelompok Kemenkumham dengan nilai 320 dengan menampilkan Tumpeng Kasoami yang berbahan dasar singkong, kelapa parut garam dan kacang merah. Dan juara ketiga didapat oleh Kota Baubau dengan nilai 300.

Sementara Kabupaten Kolaka mendapat juara harapan 1 dengan nilai 296,  selanjutnya Kabupaten Konawe Selatan mendapat juara harapan 2 dengan nilai 280, dan Konawe Utara mendapat juara harapan 3 dengan nilai 270.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar