Lagi, seorang pria ditemukan tewas gantung diri di pohon mangga

id bunuh diri,gantung diri di pohon

Lagi, seorang pria ditemukan tewas gantung diri di pohon mangga

Sejumlah warga berkerumun menyaksikan seorang pria tanpa identitas tewas gantung diri di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jumat (23/8). (Foto : Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (ANTARA) - Seorang pria tanpa diketahui identitasnya ditemukan warga tewas dalam kondisi tergantung di pohon mangga di dekat Jembatan Kencing Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat.

Menurut salah seorang warga desa setempat, Manan di Kudus, Jumat, pria yang sebelumnya diketahui lalu lalang di depan warung miliknya itu, ditemukan tergantung di pohon mangga milik warga Desa Pasuruhan Lor oleh seorang penggembala kerbau pada pukul 06.30 WIB.

Pria tanpa identitas tersebut, kata dia, sebelumnya memang diketahui sering lalu lalang di depan warung miliknya tanpa alas kaki.

"Kaos lengan panjang berwarna hitam dan merah serta celana biru yang dipakai pelaku juga sama ketika lalu lalang di depan warung saya tiga hari sebelumnya," ujarnya.

Ia melihat pria yang nekat bunuh diri tersebut sebelumnya memang terkesan mengalami depresi.

Baca juga: Kebanyakan melamun, Pria ini ditemukan tewas gantung diri

Warga Desa Pasuruhan Lor, katanya, memang tidak ada yang mengenal pelaku karena sejak tiga hari lalu ketika masih lalu lalang di sekitar lokasi gantung diri juga tidak pernah ada warga yang menyapa karena tidak mengenal.

Kades Pasuruhan Lor Nor Badri mengaku mengetahui ada warga tergantung di pohon mangga usai mendapat laporan warga, kemudian neneruskan ke kepolisan setempat.

"Gantung dirinya dimungkinkan malam atau subuh. Kami juga tidak mengenalnya karena belum jelas warga mana mengingat tidak ada identitasnya," ujarnya.

Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo membenarkan adanya warga yang belum diketahui identitasnya bunuh diri dengan cara gantung diri di pohon mangga.

Baca juga: Wanita ditemukan tewas gantung diri di pohon mangga

Untuk saat ini, lanjut dia, jenazah pelaku masih berada di RSUD Loekmono Hadi Kudus karena belum diketahui identitasnya.

Berdasarkan hasil identifikasi Tim Inafis Polres Kudus dengan alat pendeteksi sidik jari, pelaku tidak terdeteksi identitasnya dan diduga belum pernah melakukan perekaman E-KTP.

Peristiwa gantung diri di wilayah Kecamatan Jati sepanjang Januari-Agustus 2019 tercatat ada dua kejadian, pertama di Desa Tumpang Krasak, Kecamatan Jati, Kudus, pada 17 Agustus 2019.

Pelakunya merupakan pria dengan usia berkisar 65 tahun yang diduga depresi setelah anaknya meninggal dunia, sedangkan kejadian yang kedua merupakan pria dengan usia berkisar 35 tahun.

Baca juga: Pohon tumbang tewaskan satu orang di parkiran Universitas Pancasila
Baca juga: Ditemukan tewas, pegawai Dinas Pariwisata Sultra
Baca juga: Tega aniaya anak kandung hingga tewas, seorang ibu dibawa ke RSJ
Pewarta :
Editor: M Sharif Santiago
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar