Megawati menyampaikan pernyataan khusus duka cita untuk Sutopo Purwo

id Presiden ke-5 RI Megawati,Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),Sutopo Purwo Nugroho

Megawati menyampaikan pernyataan khusus duka cita untuk Sutopo Purwo

Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, yang juga ketua umum DPP PDI Perjuangan, tiba di Beijing, China, Sabtu (6/7/2019) malam. (Antaranews/Riza Harahap)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Beijing, China, menyampaikan pernyataan khusus duka cita yang mendalam atas wafatnya Sutopo Purwo Nugroho.

"Almarhum Sutopo Purwo, Kepala Humas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), bukan hanya sosok humanis, tapi juga sosok yang setia menjalankan tugas meskipun dalam kondisi sakit. Sutopo adalah pejuang sosial kemanusiaan," kata Megawati Soekarnoputri, di Beijing, Minggu (7/7), seperti dikutip melalui siaran persnya.

Megawati melakukan kunjungan kerja ke Beijing, China, di antaranya menjadi salah satu pembicara kunci pada The World Peace Forum VIII di Beijing, pada 8-9 Juli 2019.

Megawati Soekarnoputri tercatat sebagai presiden yang memiliki kesejarahan kuat dengan pada pendirian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Sejak awal ketika menjalankan tugas sebagai wapres, saya sudah melihat bagaimana Indonesia berada di daerah yang rawan bencana, karena merupakan lintasan 'ring of fire'. Ketika Departemen Sosial dibubarkan oleh Presiden Gus Dur saat itu, saya transformasikan Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi, yang kemudian menjadi cikal bakal BNPB," kata Megawati.

Bagi Megawati, sosok almarhum Sutopo Purwo adalah seorang yang gigih, tidak luntur dalam harapan meskipun sakit. "Dalam situasi krisis ketika tanggap darurat terjadi, almarhum Sutopo mampu menjadi jembatan penghiburan, membangun harapan di tengah korban bencana, dan membantu menentramkan masyarakat melalui fungsi kehumasan yang dijalankan dengan sangat baik," katanya.

Menurut Megawati, informasi terkait penanganan tanggap darurat, bantuan ke korban, dan juga berbagai upaya yang dilakukan BNPB disampaikan dengan baik dan tepat, sampai melupakan rasa sakitnya sendiri. "Karena itulah Pemerintah diharapkan dapat memberi penghormatan terbaik bagi pejuang kemanusiaan tersebut," lanjut Megawati.

Sementara itu, Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menjelaskan, almarhum Sutopo Purwo telah menjadi mitra yang sangat baik.

Menurut Hasto, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan selama ini memiliki koordinasi dan kerjasama yang baik dengan BNPB. 

Semua itu, tidak terlepas dari peran almarhum Sutopo Purwo. PDI Perjuangan sungguh merasa kehilangan dengan sosok berdedikasi tersebut," kata Hasto.



 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar