Kakanwil: Hab-71 Momentum Penegasan Budaya Kerja Kemenag

id depag

Kakanwil: Hab-71 Momentum Penegasan Budaya Kerja Kemenag

Kakanwil Kemenag Sultra Mohamad Ali Irfan mendampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Sultra KH Mursyidin saat memberikan penghargaan Satya Lencana kepada 18 ASN. (Foto Antara/Suparman)

Kendari, Antara Sultra - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra), Mohamad Ali Irfan mengatakan, peringatan hari amal bakti (HAB) ke-71 merupakan momentun untuk penegasan lima budaya kerja Kemenag agar dijalankan dengan komitmen.

"Dengan lima budaya kerja Kemenag tersebut, diharapkan jajaran pegawai bisa bekerja, bekerja dan bekerja dan berlari untuk mengejar propesionalitas kerja yang diharapkan oleh negara. Dengan demikian kita bisa meraih mimpi Sultra wilayah bebas korupsi," kata Mohamad Ali Irfan, usai upacara peringatan HAB-71 di Pelataran Kemenag Sultra, Selasa.

Lima budaya kerja Kemenag kata Ali, adalah Integritas artinya keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan yang baik dan benar, Propesionalitas artinya bekerja secara disiplin, kompeten, dan tepat waktu dengan hasil terbaik.

"Kemudian inovasi menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi hal baru yang lebih baik, Tanggung jawab artinya bekerja secara tuntas dan konsekuen dan kelima adalah Keteladanan artinya menjadi contoh yang baik bagi orang lain," katanya.

Dalam sambutan Menteri Agama H. Lukman Hakim Saifuddin yang dibacakan oleh pembina upacara yakni Staf ahli bidang ekonomi dan keuangan Sultra, KH Mursyidin, menyampaikan bahwa Hari Amal Bhakti Kementerian Agama adalah momentum penting melaksanakan evaluasi dan juga introspeksi (Muhasabah) untuk terus mempertinggi kinerja selaku bentuk pengabdian kepada bangsa dan juga negara sekaligus pelayanan bagi masyarakat.

"Kemenag harus lebih dekat melayani umat sehingga akan semakin memperkuat komitmen kita sebagai pelayan umat. Karena itu ASN Kemenag harus kembangkan wawasan dan tingkatkan keterampilan," katanya.

Menteri juga mengintruksikan jajaran Kemenag agar bersikap sebagai agamawan dan negarawan menempatkan kepentingan umum dan bangsa di atas kepentingan golongan dan pribadi.

Menurutnya, publik semakin menilai positif kinerja Kemenag, ini terlihat dalam sejumlah survei indeks kerukunan umat agama sangat tinggi.

"Beberapa waktu lalu Kemenag RI juga dapat sejumlah penghargaan dari Presiden dan Kementerian Keuangan RI.

Disisi lain Ombudsmen RI menilai kita belum begitu bagus. Kita juga turun dari WTP menjadi WDP dari BPK. Nanti kita benahi catatan negatif yang tersisa," kata Menag.

Hadir pada acara tersebut unsur Muspida Sultra, Ketua DPRD Sultra, Abdurahman Saleh, Kepala Kanwil Kemenag Sultra, Mohamad Ali Irfan, beserta jajarannya, Kepala Kemenag Kota Kendari, Hamsuri dan jajarannya, tokoh dan pemuka agama, perwakilan ormas Islam, dan seluruh peserta upacara yang berasal dari keluarga besar Kemenag Sultra yang ada di Kota Kendari.

Dalam kesempatan itu dilakukan pula penyerahan penghargaan satya lencana karya kepada 18 ASN libgkup Kemenag Sultra, kemudian dilanjutkan ramah tamah HAB ke-71 di Aula Kemenag Sultra
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar