Baubau (Antara News) - Kapal Feri yang melayani penyeberangan Baubau-Kabaena, Kabupaten Bombana, KM Mandi Dihang dinilai tidak laik operasi lagi karena usianya sudah cukup tua.
Penilaian tersebut disampaikan warga Pulau Kabaena yang sering menggunakan jasa pelayaran kapal tersebut, kata Jaya di Baubau, Selasa.
"Rencananya Sabtu (3/4) saya bersama keluarga kembali ke Kabaena, namun batal karena kapal Feri KM Mandi Dihang melayani jalur pelayaran Baubau - Kabaena mengalami kerusakan mesin," katanya.
Kondisi kapal Feri KM Mandi Dihang saat ini sudah sangat memprihatinkan. Selain badan kapal sudah tampak tua, juga beberapa bagian kapal sudah rusak digerogoti karat. "Mestinya pihak pengelola ASDP sudah harus mengganti kapal tersebut sehingga keselamatan para pengguna jasa pelayaran Feri itu bisa terjamin," kata Jaya.
Pada kondisi cuaca di laut sedikit kurang bersahabat, kapal feri tersebut sangat rentan terjadi kecelakaan laut seperti kasus kapal feri yang melayani Kolaka - Bajoe yang tenggelam empat tahun lalu.
"Jangan nanti terjadi kecelakaan dan menelan puluhan korban jika baru berpikir mengganti kapal. Pergantian kapal yang sudah berumur tua, ujarnya harus jadi perhatian utama pihak pengelola ASDP sehingga musibah kecelakaan bisa dihindari," ujarnya.

