Mamuju, (ANTARA News) - LSM di Provinsi Sulawesi Barat geram terhadap pelayanan yang dilakukan PT Asuransi Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar yang dianggap tetap buruk dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Mestinya setelah mendapat sorotan dari pemerintah dan masyarakat PT Askes di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) berbenah memperbaiki manajemennya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,"kata LSM Ketua Laskar Anti Korupsi Provinsi Sulbar (Lak-Sulbar), Muslim Fatillah Azis di Mamuju, Kamis.
Bukan sebaliknya kata Muslim, semakin memperburuk kinerjanya melayani masyarakat miskin, sehingga PT Askes bukan hanya mendapat sorotan dari masyarakat miskin dan LSM tetapi juga pemerintah terancam tidak lagi mau melakukan kerjasama.
"Pemkab Polman yang merasa dirugikan PT Askes karena tidak terlayaninya masyarakat miskin di daerahnya dengan baik, hendaknya menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan asuransi itu untuk memperbaiki kinerjanya, dan menjadikan itu sebagai pelajaran agar tidak lagi mencari keuntungan diatas penderitaan masyarakat miskin yang tidak mereka layani,"katanya.
Ia mengatakan, PT Askes telah membuat masyarakat dan pemerintah kehilangan kepercayaan atas pelayanannya itu karena sangat banyak warga miskin di Polman, utamanya warga yang tergolong dalam taraf ekonomi lemah tidak bisa mendapat haknya dari Askes.
Menurut dia, banyak masyarakat tidak dilayani PT Askes karena perusahaan itu menggunakan data sendiri melayani masyarakat miskin melalui data Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Umum (PJKMU) yang tidak semua masyarakat miskin terdata dengan data itu di Polman.
Akibatnya kata dia, Pemkab Polman yang sebelumnya bekerjasama dengan PT Askes mengalami kerugian karena ternyata semua masyarakat miskin yang didata PT Askes harus dilayani Pemkab Polman atas jaminan kesehatannya.
Oleh karena itu ia meminta kepada kementrian kesehatan dapat melakukan evaluasi kinerja PT Askes di daerah jangan sampai terus merugikan masyarakat dan pemerintah di daerah, seperti di Kabupaten Polman.
Ia juga meminta kepada pemerintah di Polman memutus kerjasama dengan PT Askes, yang ternyata setelah mendapat sorotan tidak merubah manajemen kerjanya terbukti perusahaan itu masih tidak maksimal melayani seluruh masyarakat miskin.
"Sebaiknya pemerintah di Polman melayani jaminan kesehatan masyarakat miskin di daerahnya sendiri jangan lagi percayakan kepada PT Askes yang ternyata tidak becus dalam bekerja, karena jika ditangani pemerintah di Polman seluruh masyarakat miskin akan terlayani dengan baik,"katanya.
Karena kata dia, data penduduk miskin di Polman melalui data Pemutakhiran Data Kemiskinan Berbasis Masyarakat (PDKBM) lebih akurat dan lebih layak digunakan karena mengakomodir kepentingan masyarakat miskin di Polman. (Ant)

