Kendari (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan anggaran Rp3 miliar melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang, untuk memperbaiki kawasan eks MTQ Kendari yang menjadi lokasi kegiatan seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional 2025.
Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Provinsi Sultra Martin Effendi Patulak saat ditemui di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa dalam menyambut kegiatan nasional tersebut, mereka melakukan perbaikan, mulai dari pengecatan, pemasangan lampu, hingga pengaspalan kawasan parkir eks MTQ Kendari.
"Kalau kami (Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang) di STQH menyiapkan MTQ untuk pembukaan dan penutupan. Kita melakukan perbaikan, pengecatan, dan pemasangan lampu. Semua fasilitas kan selama ini gelap itu, enggak ada lampunya," kata Martin Effendi.
Dia menyebutkan selain itu, mereka juga merenovasi semua kamar mandi yang sudah rusak untuk dipersiapkan digunakan para tamu yang akan datang mengikuti kegiatan STQH Nasional.
"Kalau di kami (anggaran yang disiapkan) itu total Rp3 miliar lebih termasuk nanti pengaspalan parkiran," ujarnya.
Martin Effendi mengungkapkan anggaran yang disiapkan tersebut disiapkan melalui dua penganggaran, yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) reguler dan APBD Perubahan.
"Yang APBD perubahan itu untuk pengaspalan area parkir kawasan eks MTQ," ungkap Martin Effendi.
Ia menjelaskan saat ini untuk progres pengerjaan persiapan STQH di kawasan eks MTQ Kendari itu telah mencapai sekitar 90 persen.
Martin Effendi menargetkan untuk seluruh pengerjaan itu akan rampung pada akhir September 2025 ini. Sehingga, pada Oktober mendatang, mereka tinggal melakukan persiapan untuk pelaksanaan STQH Nasional, yang rencananya akan dibuka, pada 9 Oktober 2025.
"Kalau pengaspalan belum kita lakukan, menunggu proses relang, tapi kalau yang kita kerjakan di dalam itu hampir rampung semua, karena kita kan hanya pengecatan atap, dan dinding, tegel-tegel yang pecah di ganti, begitu juga dengan pergantian kamar mandi," jelasnya.
Pelaksanaan STQH Nasional tahun 2025 di Kendari rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan akan ditutup oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, dengan perkiraan 3.282 tamu yang hadir, yakni tamu VVIP sekitar 206 orang, VIP 796 orang, dan kafilah 2.280 orang.

