
Kajati Sultra sebut Institusi Adhyaksa butuh pers profesional

Kendari (ANTARA) - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Abdul Qohar Affandi mengatakan institusi Adhyaksa sangat membutuhkan peranan pers yang professional dan taat aturan dalam meningkatkan kepercayaan publik.
"Institusi kejaksaan sangat dekat dengan wartawan. Tapi dengan catatan wartawan yang menaati aturan perundang-undangan," kata Kajati Sultra saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sultra yang dipimpin Ketua PWI Sultra Sarjono di ruang Kajati Sultra, di Kendari, Jumat.
Ia mengatakan profesi wartawan diatur undang-undang, kode etik dan pedoman pemberitaan. Olehnya, seorang wartawan tidak bisa dikerjakan jika tidak melalui proses pelatihan yang terukur dan berkesinambungan.
Olehnya Abdul Qohar memahami bahwa profesi wartawan tidaklah mudah, walaupun diakui bahwa masih ada oknum wartawan yang melanggar norma akibat inkompetensi.
"Kejaksaan Sultra siap melakukan kolaborasi dengan PWI dan organisasi pers lainnya yang diakui pemerintah. Tujuannya adalah untyuk menjaga integritas dalam membangun bangsa di tengah maraknya informasi yang tak terkendali," ujar Kajati Sultra yang didampinigi Asisten Intelijen (Asintel) Muhammad Ilham.
Abdul Qohar juga mengakui keterbatasan sumber daya di instansinya. Dengan hanya memiliki 56 Jaksa, pekerjaan menjadi semakin berat mengingat banyaknya laporan masyarakat yang masuk. Dalam situasi ini, peran pers menjadi sangat penting untuk membantu menyebarkan informasi yang akurat dan mencerahkan.
Kejaksaan membangun kolaborasi dengan pers untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik terhadap Lembaga penegak hukum, sehingga masyarakat dapat memahami proses dan hasil dari kasus-kasus yang ditangani.
Sementara itu, Ketua PWI Sultra Sarjono menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan saran dari Kajati Sultra.
Ia mengatakan di era membanjirnya informasi, jurnalisme yang bermartabat dan mencerdaskan sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, PWI Sultra terus berupaya memperkuat organisasi dengan membentuk pengurus cabang di tingkat kabupaten.
"Pembentukan pengurus di daerah ini bertujuan menjadikan anggota PWI menjadi wartawan-wartawan yang mencerdaskan dan menjaga martabat profesi. Dan hingga saat ini, tujuh pengurus PWI Kabupaten sudah terbentuk, yaitu PWI Baubau, Kolaka, Konsel, Konawe, Konut, Wakatobi, Butur, dan akan menyusul Bombana serta Muna," jelasnya.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
