BMKG sebut Potensi hujan ringan di Wilayah Sultra masih terjadi

id BMKG Kendari

BMKG sebut Potensi hujan ringan di Wilayah Sultra masih terjadi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara menyebutkan potensi hujan di wilayah Sultra masih terjadi namun intensitasnya sudah mulai berkurang. (Foto Antara/HO-BMKG Kendari)

Kendari (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara menyatakan potensi hujan di wilayah Sulawesi Tenggara masih terjadi namun intensitasnya sudah mulai berkurang.

Koordinator Observasi dan Informasi Bidang Maritim Kendari Faizal Habibie di Kendari, Jumat menyebutkan cuaca yang masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang diprakirakan terjadi pada pukul 02.30 Wita, di beberapa wilayah kabupaten/kota di Sultra.

Di Kabupaten Kolaka diperkirakan akan hujan ringan di wilayah kecamatan Watubangga, Latambaga, Tanggetada, dan kecamatan Polinggona,
Kabupaten Konawe di wilayah Tongauna, Uepai, Anggaberi, Meluhu, Padangguni, dan kecamatan Tongauna Utara.

Kabupaten Kolaka Utara berpotensi hujan sedang di wilayah Lasusua, Pakue, Kodeoha, Ngapa, Katoi, dan Tiwu, Kabupaten Konawe Utara di wilayah Molawe, Kabupaten Kolaka Timur di kecamatan Lalolae, Uluiwoi, Tinondo, dan Ueesi, Kabupaten Konawe Kepulauan di wilayah Wawonii Tenggara, dan sekitarnya.

Dan dapat meluas ke wilayah Kabupaten Kolaka pada kecamatan Pomalaa, Kabupaten Konawe di kecamatan Abuki, Latoma, Asinua, dan Kabupaten Kolaka Utara di kecamatan Pakue Tengah, Kabupaten Konawe Utara di Lasolo, Lasolo Kepulauan, dan di Kabupaten Kolaka Timur di kecamatan Tirawuta, Kabupaten Konawe Kepulauan di Wawonii Timur, dan sekitarnya.

"Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 05:30 Wita," ujar Habibie.

Sementara pergeseran suhu udara yang terjadi hari ini dengan kisaran 23-32 derajat Celsius dengan kelembaban udara antara 64-95 persen serta kecepatan angin dari barat daya ke barat laut rata-rata per 2-20 kilometer per jam.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2023