• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews sultra
Jumat, 23 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews sultra
Logo Small Fixed Antaranews sultra
  • Home
  • Seputar Sultra
      • Kota Kendari
      • Kota Baubau
      • Kab. Bombana
      • Kab. Buton
      • Kab. Buton Selatan
      • Kab. Buton Tengah
      • Kab. Buton Utara
      • Kab. Kolaka
      • Kab. Kolaka Timur
      • Kab. Kolaka Utara
      • Kab. Konawe
      • Kab. Konawe Kepulauan
      • Kab. Konawe Selatan
      • Kab. Konawe Utara
      • Kab. Muna
      • Kab. Muna Barat
      • Kab. Wakatobi
  • Hukum & Politik
    • Eks Gubernur Sultra Nur Alam sesalkan proses eksekusi tanah negara yang dipakai

      Eks Gubernur Sultra Nur Alam sesalkan proses eksekusi tanah negara yang dipakai

      4 jam lalu

      Kemarin, Prabowo pidato di WEF sampai KRI Prabu Siliwangi-321

      Kemarin, Prabowo pidato di WEF sampai KRI Prabu Siliwangi-321

      8 jam lalu

      Kejari Kolaka selamatkan Rp863 juta uang negara dari kasus korupsi sepanjang 2025

      Kejari Kolaka selamatkan Rp863 juta uang negara dari kasus korupsi sepanjang 2025

      20 jam lalu

      Diaspora: kehadiran Prabowo di WEF Davos perkuat posisi Indonesia

      Diaspora: kehadiran Prabowo di WEF Davos perkuat posisi Indonesia

      22 January 2026 15:13 Wib

      Polda Sultra ajak pelajar se-Kendari untuk jadi pelopor antinarkoba

      Polda Sultra ajak pelajar se-Kendari untuk jadi pelopor antinarkoba

      22 January 2026 13:17 Wib

  • Ekonomi
    • DPMPTSP: Investasi di Kolaka tahun 2025 capai Rp19,36 triliun

      DPMPTSP: Investasi di Kolaka tahun 2025 capai Rp19,36 triliun

      2 jam lalu

      Harga emas Antam naik, menjadi Rp2,88 juta per gram

      Harga emas Antam naik, menjadi Rp2,88 juta per gram

      3 jam lalu

      Update harga pangan: Cabai rawit masih tinggi, bawang merah turun

      Update harga pangan: Cabai rawit masih tinggi, bawang merah turun

      3 jam lalu

      IHSG Jumat pagi dibuka melemah 97,47 poin

      IHSG Jumat pagi dibuka melemah 97,47 poin

      4 jam lalu

      Rupiah pada Jumat pagi menguat 0,29 persen jadi Rp16.847 per dolar AS

      Rupiah pada Jumat pagi menguat 0,29 persen jadi Rp16.847 per dolar AS

      5 jam lalu

  • Olahraga
    • Duel sesama wakil merah putih warnai perempat final Indonesia Masters 2026

      Duel sesama wakil merah putih warnai perempat final Indonesia Masters 2026

      5 jam lalu

      Lyon dan Aston Villa  ke 16 besar Liga Europa

      Lyon dan Aston Villa ke 16 besar Liga Europa

      7 jam lalu

      Liga Europa: Lyon menang , Celta Vigo kalahkan Lille

      Liga Europa: Lyon menang , Celta Vigo kalahkan Lille

      7 jam lalu

      Niccolo Pisilli bawa AS Roma tundukan Stuttgart 2-0

      Niccolo Pisilli bawa AS Roma tundukan Stuttgart 2-0

      9 jam lalu

      Hilman raih medali emas pertama tim para angkat beban Indonesia di APG Thailand

      Hilman raih medali emas pertama tim para angkat beban Indonesia di APG Thailand

      22 January 2026 13:52 Wib

  • Budaya & Pariwisata
    • Sultra dorong 6.000 kilometer persegi area hutan dan pegunungan jadi taman nasional

      Sultra dorong 6.000 kilometer persegi area hutan dan pegunungan jadi taman nasional

      06 January 2026 6:26 Wib

      Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      18 December 2025 18:54 Wib

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      18 December 2025 13:46 Wib

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      17 December 2025 17:01 Wib

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      14 December 2025 8:51 Wib

  • Humaniora
    • Asmo Sulsel tanamkan kesadaran keselamatan berkendara di SMK Satria Kendari

      Asmo Sulsel tanamkan kesadaran keselamatan berkendara di SMK Satria Kendari

      33 menit lalu

      Asmo Sulsel edukasi keselamatan berkendara pelajar SMAN 4 Kendari

      Asmo Sulsel edukasi keselamatan berkendara pelajar SMAN 4 Kendari

      37 menit lalu

      Basarnas Kendari kirim 15 personel bantu pencarian korban pesawat ATR di Sulsel

      Basarnas Kendari kirim 15 personel bantu pencarian korban pesawat ATR di Sulsel

      22 January 2026 13:13 Wib

      Asmo Sulsel gaungkan Safety Check sebelum berkendara

      Asmo Sulsel gaungkan Safety Check sebelum berkendara

      21 January 2026 14:24 Wib

      Makan bergizi gratis: Bantuan atau risiko ketergantungan?

      Makan bergizi gratis: Bantuan atau risiko ketergantungan?

      21 January 2026 12:43 Wib

  • Opini
    • Dunia Multipolar dan tantangan diplomasi Indonesia berbasis ketahanan nasional

      Dunia Multipolar dan tantangan diplomasi Indonesia berbasis ketahanan nasional

      15 January 2026 12:37 Wib

      Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      27 October 2025 11:10 Wib

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      18 October 2025 18:39 Wib

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      13 October 2025 10:04 Wib

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan  kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      06 October 2025 13:12 Wib

  • Video
    • Optimalkan jemput bola, perekaman KTP di Kota Kendari capai 98 persen

      Optimalkan jemput bola, perekaman KTP di Kota Kendari capai 98 persen

      Pendapatan negara di Sultra pada tahun 2025 capai Rp4,92 triliun

      Pendapatan negara di Sultra pada tahun 2025 capai Rp4,92 triliun

      Walkot Kendari minta OPD penuhi standar pelayanan minimal kepada warga

      Walkot Kendari minta OPD penuhi standar pelayanan minimal kepada warga

      Berangkat Ilegal, TKW Konawe korban kekerasan tetap dipulangkan BP3MI

      Berangkat Ilegal, TKW Konawe korban kekerasan tetap dipulangkan BP3MI

      Relawan resmi kini bantu Polda Sultra atur lalu lintas di titik rawan

      Relawan resmi kini bantu Polda Sultra atur lalu lintas di titik rawan

  • Foto
    • Lampu jalan Inner Ring Road Kendari

      Lampu jalan Inner Ring Road Kendari

      Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Program Light Up The Dream di Sultra

      Program Light Up The Dream di Sultra

  • Internasional
    • Isu Greenland memanas, Eropa dan AS siapkan kesepakatan baru

      Isu Greenland memanas, Eropa dan AS siapkan kesepakatan baru

      Jumat, 23 Januari 2026 13:39

      Menlu: Indonesia masuk Dewan Perdamaian Gaza, peran RI diakui dunia

      Menlu: Indonesia masuk Dewan Perdamaian Gaza, peran RI diakui dunia

      Jumat, 23 Januari 2026 9:00

      RI upayakan penyelamatan WNI ABK yang diculik bajak laut dari kapal ikan di perairan Gabon

      RI upayakan penyelamatan WNI ABK yang diculik bajak laut dari kapal ikan di perairan Gabon

      Selasa, 13 Januari 2026 13:58

      Serangan bajak laut di perairan Gabon, empat WNI dilaporkan diculik

      Serangan bajak laut di perairan Gabon, empat WNI dilaporkan diculik

      Selasa, 13 Januari 2026 10:37

      Indonesia bersama 21 negara Arab-Islam kecam pengakuan Israel atas Somaliland

      Indonesia bersama 21 negara Arab-Islam kecam pengakuan Israel atas Somaliland

      Jumat, 9 Januari 2026 13:26

  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • ANTARA perkuat informasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

      ANTARA perkuat informasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

      Kamis, 22 Januari 2026 17:28

      BMKG :Mayoritas kota-kota besar berpotensi berawan dan diguyur hujan ringan

      BMKG :Mayoritas kota-kota besar berpotensi berawan dan diguyur hujan ringan

      Kamis, 22 Januari 2026 8:31

      Wamenkomdigi tekankan peran vital ANTARA dalam publikasi program pemerintah

      Wamenkomdigi tekankan peran vital ANTARA dalam publikasi program pemerintah

      Selasa, 20 Januari 2026 18:30

      BMKG: Hujan masih guyur Indonesia Selasa ini

      BMKG: Hujan masih guyur Indonesia Selasa ini

      Selasa, 20 Januari 2026 6:12

      BMKG: Indonesia dikepung hujan yang dapat disertai petir pada Senin

      BMKG: Indonesia dikepung hujan yang dapat disertai petir pada Senin

      Senin, 19 Januari 2026 8:18

Logo Header Antaranews Sultra

Ini kisah Eka Pratama menjadi kepala chef restoran tertinggi di dunia

id eka pratama,restoran tertinggi di dunia,burj khalifa,restoran atmosphere,kepala chef Oleh Monalisa Rabu, 16 Maret 2022 13:00 WIB

Image Print
Ini kisah Eka Pratama menjadi kepala chef restoran tertinggi di dunia

Kepala Chef Atmosphere Eka Pratama (tengah) memantau pekerjaan koki di restoran Atmosphere, Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (14/3/2022). Eka Pratama merupakan orang Asia pertama yang menjadi Executive Chef di restoran tertinggi di dunia Atmosphere, Burj Khalifa, Dubai. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/tom.

Dubai (ANTARA) - Dari Kota Bandung, Eka Pratama mengepakkan sayapnya ke restoran tertinggi di dunia, Atmosphere Burj Khalifa, Dubai, sebagai kepala chef. Pria kelahiran 29 Januari 1987 itu bahkan menjadi orang Asia pertama yang menjabat kepala chef di salah satu restoran terbaik di Dubai.

Eka merupakan jebolan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung tahun 2008 yang tadinya tidak pernah mempunyai mimpi untuk berkarier ke negeri orang, termasuk Dubai.

"Saat itu saya takut mau berangkat, yang lain bisa bahasa Inggris, saya tidak bisa. Bayangan saya saat itu hanya cari kerja di Bali," ujar Eka dalam wawancara eksklusif kepada Tim Kantor Berita Antara, di restoran Atmosphere Burj Khalifa, Dubai, Senin (14/3).

Eka menjejakkan kakinya di Dubai pada usia 19 tahun, tiga bulan setelah lulus dari STP Bandung. Bahkan saat itu ia belum sempat diwisuda.

"Awalnya saya hanya mengantar teman-teman saya yang ikut seleksi ke Jakarta. Saya memang enggak mau ikut, karena sama sekali tidak bisa bahasa Inggris, hanya tahu yes no saja. Tapi HRD-nya melihat kenapa saya tidak ikut tes, lalu saya disuruh wawancara. Ternyata ia bisa bahasa Indonesia, dan saya lolos," jelas Eka.

Pada Agustus 2008, bersama sekitar 4.000 orang lainnya, Eka terbang ke Dubai dengan berbagai rasa yang berkecamuk, takut karena keterbatasan kemampuan bahasa namun juga membawa tekad kuat untuk merajut masa depan yang lebih baik. Ia pun terpaksa meminjam uang untuk modal berangkat ke Dubai.

Menurut Eka, pada tahun tersebut, Dubai belum seperti sekarang. Gedung-gedung baru dibangun. Dan pekerja dari Indonesia cukup mendominasi. Di Atlantis Hotel tempat pertama ia bekerja, ada sekitar 3.000 orang Indonesia yang tersebar di semua departemen.

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama, pada awal tahun 2009 terjadi krisis, ribuan orang Indonesia di PHK. Eka, termasuk yang beruntung.

Menempa diri

Selanjutnya, Eka tidak hanya beruntung. Tetapi ia mendobrak tembok-tembok yang membatasinya hingga berhasil mencapai jabatan tertinggi seorang chef.

Eka merobohkan tembok pertamanya, keterbatasan bahasa Inggris. Selama 1,5 bekerja di Dubai, ia belajar mati-matian. Eka bahkan meminta secara khusus kepada rekannya asal Irlandia untuk bekerja sambil belajar bahasa Inggris.

"Saya ikut sama dia, disuruh-suruh di dapur sambil saya serap bahasa Inggris-nya. Setelah 1,5 tahun saya sudah lebih percaya diri. Sejak itu ada saja opportunity datang, bertemu orang-orang baik yang menawarkan kesempatan," ungkap Eka.

Lima tahun pertama, menurut Eka, adalah tahun-tahun terberat. Hampir 24 jam hidupnya dihabiskan di dapur. Ia hanya tidur sekitar 3 jam sehari. Gaji pertama yang ia dapatkan saat itu hanya sekitar Rp3juta. Ia pun terpaksa tinggal di apartemen sederhana bersama lima orang lainnya dari Indonesia.

"Saya sampai Dubai itu tahun 2008, teman saya sampai duluan ke sini terus saya diajak ke mall. Setelah itu saya baru ke mall lagi 5 tahun kemudian," kata Eka.

"Bekerja di dapur itu berat," lanjut Eka, seraya menunjukkan bekas luka di dahinya akibat pukulan yang ia terima di dapur.

Kompetisi yang Eka ikuti selama awal karier, tidak hanya membantu Eka mengangkat namanya, tetapi juga membentuk dirinya. Tiga tahun awal mengikuti kompetisi, ia selalu pulang dengan tangan kosong. Tetapi Eka tidak menyerah. Dari situ ia belajar dari kesalahan.

"Untuk chef, kompetisi penting, ada 30-40 negara yang ikut, kita lihat different things, different pattern, different technic, different preparation, different organization. Kalau negara Singapura organisasinya top, yang mereka bawa portable items. Kalau kita tidak pernah ke sana, kita tidak pernah melihat. Somehow, it helps. It's very help," ujar Eka.

Kompetisi juga membuatnya terus menempa diri dan lihai mengatur waktu. Ia harus bekerja 12 jam di dapur, saat mengikuti kompetisi, ia bisa berkutat di dapur hingga 18 jam untuk melakukan latihan. Persiapan jelang kompetisi bisa berlangsung lima bulan. Sayangnya, saat berkompetisi Eka tidak mewakili Indonesia karena selalu gagal mendapatkan sponsor.

"Saat ikut kompetisi, saya mau representing Indonesia, tetapi saya tidak dapat sponsor dari Indonesia karena saya enggak ada nama saat itu. Akhirnya saya dikirim dari sini, representing Uni Emirates Arab (UAE). Dulu dari yang ikut kompetisi sama saya itu, 80 persen dari Indonesia mewakili UAE," ungkap Eka.

Berbagai penghargaan yang telah Eka raih antara lain, UAE CULINARY COMPETITION 4 gold 1 silver 1 Bronze (2012), Dubai World Hospitality CUP GOLD Medal (2012), Luxembourg Culinary World Cup Bronze Medal for Culinary Artistry (2014), Culinary Olympic Germany Bronze Medal for Culinary Artistry representing UAE (2016).

"Karier saya mulai naik setelah ikut kompetisi. Setelah dapat penghargaan pada tahun 2012, saya sudah tidak cari-cari kerja lagi, karena banyak tawaran datang. Selebihnya saya keep up saja," kata Eka yang baru-baru ini juga baru saja mendapat penghargaan "inaugurated to the Esteem Chefs Irish Beef Club representing UAE".

Halaman selanjutnya: Melawan Rasisme Melawan Rasisme

Kepala Chef Atmosphere Eka Pratama (kiri) memantau pekerjaan koki di restoran Atmosphere, Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (14/3/2022). Eka Pratama merupakan orang Asia pertama yang menjadi Executive Chef di restoran tertinggi di dunia Atmosphere, Burj Khalifa, Dubai. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/tom.

Untuk menjabat executive chef atau kepala chef, seorang chef -- terutama dari Asia, harus melalui perjalanan panjang setidaknya 20 hingga 30 tahun pengalaman bekerja. Belum lagi rasisme di lingkungan kerjanya yang begitu kental. Kepala chef biasanya didominasi oleh orang-orang dari Eropa. Eka hanya butuh waktu lima tahun. Ia mendobrak tembok rasisme terhadap orang Asia terutama Indonesia untuk menjadi pemimpin.

"Saya itu growth based on racism. Setelah bisa bahasa Inggris, saya mulai talkative. Kenapa sih banyak orang asing muda sudah promosi, saya tanya bagaimana mereka di usia 23 tahun sudah bisa dapat promosi. Mostly, jawabannya sama, kata mereka kalau kamu tidak punya skill seperti saya, atau tidak punya passport seperti saya, forget it. Well, i think itu, kata-kata yang sampai sekarang saya masih ingat. At the same point, itu benar, at some point, it hurts," ujar Eka.

Namun, Eka tidak meratapi dirinya dengan kondisi tersebut. Ia justru terus mengukir kemampuannya dengan mengikuti berbagai kompetisi hingga namanya pelan-pelan berkibar.

Pada tahun 2013, ia sempat pindah ke Kuwait untuk menjadi kepala restoran. Ia hanya bertahan 1,5 tahun di sana.

Kembali ke Dubai, Eka langsung menorehkan karier pertamanya sebagai kepala chef di sebuah restoran mewah, Bateaux Dubai. Meskipun saat itu namanya sudah mulai dikenal, ia harus melalui rangkaian tes yang panjang, hanya karena dia bukan berasal dari Eropa.

"Waktu itu saya diinterview, mereka ragunya banyak. Kalau bule mungkin hanya disuruh coba masak 3 sampai 4 dishes, sudah. Dulu saya diminta masak 24 dishes. Jadi saya test food selama satu minggu karena mereka butuh make sure, ini pertama kalinya orang Indonesia dites untuk menjadi kepala chef," ungkapnya.

"Akhirnya saya lolos. Ya, feel proud dapat promosi itu, menjadi orang Asia pertama di sana yang menjabat sebagai kepala chef," tambah Eka.

Meskipun sudah berhasil melalui rangkaian tes yang panjang, Eka sebagai kepala chef masih harus menghadapi berbagai tantangan.

"Banyak tantangannya, banyak orang nyinyir yang harus dihadapi. Mereka banyak ragu terutama soal management skill, soal ability to make a deal, dealing with partners and suppliers, ability to provide financial," kata Eka.

Ia menambahkan, "saat itu pun saya masih muda, jadi banyak yang enggak percaya saya bisa deliver itu semua."

Selama 1,5 tahun menjadi kepala chef di Bateaux Dubai, Eka mendapat tawaran di restoran Atmosphere, yang bertempat di Burj Khalifa, bangunan tertinggi di dunia yang pernah dibuat oleh manusia. Tanpa ragu, ia pun mengambil tawaran tersebut, meskipun harus melepas topinya sebagai kepala chef.

"Saya ditawari kepala chef di sini untuk menjadi asistennya. Walaupun drop satu posisi, tapi mungkin itu yang saya belajar, enggak usah takut stepping back. Ada orang sudah di satu level, dia tidak mau turun. Akhirnya saya turun satu posisi," ungkap Eka menceritakan proses sebelum ia akhirnya didaulat menjadi Kepala Chef di At.Mosphere.

Untuk menjadi Executive Chef di Atmosphere, setidaknya harus memiliki Michelin Star. Michelin Star adalah sebuah penghargaan tertinggi dalam dunia kuliner yang biasanya diberikan kepada sebuah restoran dan berdampak juga bagi chef-nya.

Pada tahun 2018, Kepala Chef di Atmosphere keluar. Kemudian Eka ditunjuk oleh manajemen sebagai penggantinya.

"Manajemen nanya, lo berani enggak leading tempat ini. Saya bilang enggak tahu karena namanya terlalu besar, karena requirementnya Michelin Star experience. It's a must. Saya ada kerja sama tim Michelin Star, saya bikin french food selama 8 tahun. Akhirnya manajemen take a chance," papar Eka.

Namun, Eka sempat berhenti dari Atmosphere karena saat pergantian manajemen, ia harus memimpin restoran bersama kepala chef baru yang mereka bawa. Ia akhirnya memilih melipir. Ia memegang beberapa restoran di hotel-hotel yang baru dibuka, yang masih satu grup dengan Atmosphere. Setelah tujuh bulan berkelana, ia ditarik kembali ke Atmosphere.

"CEO telepon saya, memberi tawaran lagi, akhirnya saya di sini sampai sekarang," ujar Eka.

Saat ini Eka membawahi sekitar 29 orang dari berbagai negara, termasuk tujuh orang dari Indonesia. Sebelum pandemi, ia mengepalai 48 orang dan telah berhasi menyumbang berbagai penghargaan sejak ia menjadi kepala chef.

Penghargaan yang disabet oleh Eka dan timnya antara lain, TimeOut Commended Afternoon Tea, Good Food Awards Best Dining Experiences (2017), Restaurant TimeOut Best Afternoon Tea Fact Dining Awards Best European Restaurant (2018), Restaurant World Culinary Awards 2020 Best Landmark Restaurants (2020), TimeOut Recommended Restaurants (2021), dan TimeOut most Commended Romantic Restaurant (2022).

Meskipun sudah menjadi kepala chef di restoran bergengsi, bukan berarti tempaan berhenti begitu saja. Eka terpaksa membuka restoran dengan hanya lima orang yang tersisa sepanjang tahun 2020.

Pandemi sempat menghajar Atmosphere, sehingga harus tutup selama dua bulan. Puluhan karyawan terpaksa pulang ke negara asalnya karena tidak kuat bertahan di Dubai dengan biaya hidup yang cukup tinggi.

Eka memilih bertahan bersama istri dan dua anaknya. Eka dan istri membuka usaha makanan di rumah selama lockdown diterapkan di Dubai. Ia mengaku menjual makanan apa saja, kemudian mengantarnya seminggu sekali. Setidaknya ia bisa mendapat pemasukan sekitar Rp50 juta dari situ untuk bertahan di Dubai.

Hal ini pula yang menjadi cikal bakal idenya untuk mulai berbisnis kuliner bersama adiknya. Ia bertekad membangun bisnis kuliner yang bisa ia kembangkan di Dubai serta ia bawa ke Indonesia.

"Selama setahun ini lagi dibangun bisnisnya, makanan hotel yang bisa dinikmati di rumah," ungkap Eka.

Kini, sebagai kepala chef, Eka juga mengontrol agar tidak ada lagi rasisme. Menurutnya, seorang chef bukan dinilai darimana ia berasal, namun bagaimana kemampuannya.



Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

765 Maba USN Ikut Sbmptn Di Kolaka

765 Maba USN Ikut Sbmptn Di Kolaka

Rabu, 10 Juni 2015 23:03

Sultra Kebagian Kuota 201 Bidan Kontrak

Sultra Kebagian Kuota 201 Bidan Kontrak

Selasa, 2 Juni 2015 17:48

Pemkab Buton Selatan Protes Kabupaten Selayar

Pemkab Buton Selatan Protes Kabupaten Selayar

Senin, 11 Mei 2015 16:50

Konawe Selatan Target Penduduk Miskin 10 Persen

Konawe Selatan Target Penduduk Miskin 10 Persen

Kamis, 7 Mei 2015 18:53

Tambat Labuh Kendari Butuh Dana RP66 Miliar

Tambat Labuh Kendari Butuh Dana RP66 Miliar

Minggu, 3 Mei 2015 16:49

Wakatobi Proposes Panggulubelo As Transit Port

Wakatobi Proposes Panggulubelo As Transit Port

Selasa, 9 September 2014 13:04

Investors Encouraged To Build Hotels In Wakatobi

Investors Encouraged To Build Hotels In Wakatobi

Senin, 8 September 2014 19:12

Chinese Investor To Build Smelters In Buton, Se Sulawesi

Chinese Investor To Build Smelters In Buton, Se Sulawesi

Selasa, 2 September 2014 19:37

  • Terpopuler
Eks Gubernur Sultra Nur Alam sesalkan proses eksekusi tanah negara yang dipakai

Eks Gubernur Sultra Nur Alam sesalkan proses eksekusi tanah negara yang dipakai

4 jam lalu

ANTARA perkuat informasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

ANTARA perkuat informasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

21 jam lalu

Harga emas di Pegadaian pada Jumat ini kompak anjlok

Harga emas di Pegadaian pada Jumat ini kompak anjlok

6 jam lalu

Kejari Kolaka selamatkan Rp863 juta uang negara dari kasus korupsi sepanjang 2025

Kejari Kolaka selamatkan Rp863 juta uang negara dari kasus korupsi sepanjang 2025

20 jam lalu

Harga emas Antam naik, menjadi Rp2,88 juta per gram

Harga emas Antam naik, menjadi Rp2,88 juta per gram

3 jam lalu

  • Top News
ANTARA perkuat informasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

ANTARA perkuat informasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

Polda periksa 20 saksi terkait kasus korupsi di Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra

Polda periksa 20 saksi terkait kasus korupsi di Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra

KPK tetapkan Bupati Pati Sudewo tersangka korupsi

KPK tetapkan Bupati Pati Sudewo tersangka korupsi

Wamenkomdigi tekankan peran vital ANTARA dalam publikasi program pemerintah

Wamenkomdigi tekankan peran vital ANTARA dalam publikasi program pemerintah

Gubernur Andi Sumangerukka lantik 17 Pejabat Tinggi Pratama Pemprov Sultra

Gubernur Andi Sumangerukka lantik 17 Pejabat Tinggi Pratama Pemprov Sultra

ANTARA News Sulawesi Tenggara
Logo Footer Antaranews sultra
sultra.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • Hukum & Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan & Lifestyle
  • Sosial & Budaya
  • Internasional
  • Opini
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • KTI
  • Internasional
  • Hukum
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Umum
  • Foto
  • Video