Pemkot Baubau mengajak masyarakat gotong royong lawan narkoba

id Narkoba

Pemkot Baubau mengajak masyarakat gotong royong lawan narkoba

Wakil Walikota Baubau, La Ode Ahmad Monianse (kedua kiri) pada kegiatan Intervensi Ketahanan Keluarga Berbasis Sumber Daya Pembangunan Desa yang dirangkaikan dengan peluncuran Bukit Wolio Indah sebagai Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar), di Baubau, Kamis. (Foto Antara/HO-Diskominfo Baubau)

Baubau (ANTARA) - Wakil Wali Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, La Ode Ahmad Monianse mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong-royong melawan narkoba sebab sebagai kejahatan extraordinary yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam keterangan tertulis, di Baubau, Kamis, La Ode Ahmad Monianse mengungkapkan, jika persoalan narkoba tidak ditangani oleh seluruh elemen masyarakat, maka dapat dipastikan kehidupan generasi muda akan menjadi hancur.

“Kalau generasi muda kita benar-benar telah terpapar oleh narkoba, maka kita tidak akan bisa lagi mengharapkan generasi itu sebagai generasi penerus bangsa ini. Karena narkoba ini telah masuk pada sendi-sendi kehidupan yang benar-benar bisa meruntuhkan bangsa ini,” ujarnya.

Wakil Wali Kota menyadari, persoalan tersebut tidak mungkin dapat ditangani sendiri oleh BNK. Untuk itu dibutuhkan peran aktif seluruh komponen masyarakat, bergotong-royong untuk membangun kesadaran tentang besarnya bahaya narkoba.

“Satu hal yang sangat menggembirakan buat kita adalah, karena kita secara kolaboratif dengan semua pihak baik BNK maupun seluruh elemen masyarakat untuk melawan narkotika ini. Memang BNK secara konstitusi ditugaskan oleh negara untuk menangani persoalan narkotika ini, namun karena ini adalah kejahatan extraordinary maka perlu adanya gotong royong dari semua pihak,” tuturnya, pada kegiatan Intervensi Ketahanan Keluarga Berbasis Sumber Daya Pembangunan Desa yang dirangkaikan dengan peluncuran Bukit Wolio Indah sebagai Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar).

Ditambahkan, terselenggaranya kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian semua pihak untuk menyukseskan rencana aksi nasional, yakni Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sebagaimana tertuang dalam Kepres Nomor 2 Tahun 2020 yang menjadi acuan untuk Tahun 2020 hingga 2024.

“Dan salah satu di antaranya itu pada bidang pencegahan, dengan dibentuknya Kelurahan Bersih Narkoba, kita bisa menekan laju peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dan ini benar-benar sebuah basis paling bawah dalam struktur pemerintah kita, untuk bersama-sama kita melawan narkoba ini,” imbuhnya.

Untuk itu La Ode Ahmad Monianse berharap, agar apa yang telah diluncurkan tersebut dapat didukung bersama sehingga tidak hanya sekadar nama. Namun dapat diimplementasikan sebagai sebuah alat perjuangan bagi semua elemen masyarakat, untuk bersama-sama melawan narkoba dan menyelamatkan generasi muda bangsa dari paparan serta cengkraman narkoba.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021