Kasus COVID-19 meninggal di Sulawesi Tenggara kembali bertambah menjadi 210

id covid-19, virus corona, sultra, meninggal, sembuh, positif, sulawesi, tenggara

Kasus COVID-19 meninggal di Sulawesi Tenggara kembali bertambah menjadi 210

Dokukentasi - Pasien terpapar COVID-19 dikebumikan dengan protokol kesehatan di Desa Pesouha, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. ANTARA/Darwis Sarkani

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara  menyebutkan pasien meninggal akibat terinfeksi SARS-CoV-2 di daerah itu kembali bertambah menjadi 210 orang.

"Hari ini ada satu kasus meninggal perempuan 54 tahun asal Kota Baubau," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Sabtu.

Ia menyebutkan sebaran pasien COVID-19 meninggal di Sultra di antaranya Kabupaten Kolaka Timur enam orang, Buton Tengah tiga orang, Kolaka Utara 13 orang, Buton 11, Muna 14, Konawe 20, Kolaka 15, Konawe Selatan 15, Bombana delapan orang.

Berikutnya Kabupaten Wakatobi dua orang, Buton Utara tujuh, Konawe Utara satu, Konawe Kepulauan satu, Muna Barat empat, Buton Selatan empat, Kota Kendari 59 dan Kota Baubau menjadi 27 orang.

Selain terjadi penambahan kasus meninggal, Rabiul juga mengatakan bahwa kasus positif baru juga bertambah sebanyak 10 orang, sehingga total kasus positif menjadi 10.425 orang.

"Rincian kasus positif baru hari ini masing-masing satu orang dari Kabupaten Konawe Selatan dan Kolaka Utara, masing-masing tiga orang dari Muna dan Kolaka, serta dua orang dari Kota Baubau," jelas dia.

Sementara, pasien sembuh yang dinyatakan sembuh hari ini hanya satu orang sehingga total kasus sembuh dari COVID-19 di Sultra menjadi 9.947 orang.

Ia menekankan kepada semua pihak agar selalu disipin menerapkan protokol kesehatan, apalagi semua masyarakat belum secara keseluruhan mendapatkan suntikan vaksin COVID-19.

"Dengan adanya penambahan kasus positif baru dan kasus meninggal, ini harus menjadi perhatian kita untuk tidak lengah menerapkan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan sehingga kita bisa memutus penyebaran COVID-19," kata Rabiul.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar