Suhu tinggi, seorang peserta UTBK di Unhas gagal ujian

id utbk unhas covid-19,utbk

Suhu tinggi, seorang peserta UTBK di Unhas gagal ujian

Sejumlah peserta UTBK SBMPTN Unhas diperiksa secara ketat sebelum dipersilahkan mengikuti ujian di Makassar, Minggu,(5/7). ANTARA/HO/Humas Unhas

Makassar (ANTARA) -
Sejumlah peserta UTBK SBMPTN Unhas diperiksa secara ketat sebelum dipersilahkan mengikuti ujian di Makassar, Minggu,(5/7). ANTARA/HO/Humas Unhas
Salah seorang peserta asal Nusa Tenggara Timur gagal mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SBMPTN Universitas Hasanuddin yang digelar di Fakultas Kedokteran UMI hari ini, setelah ditemukan suhu tubuhnya di atas 38 derajat Celcius.

Kasubdit Humas dan Informasi Publik Direktorat Komunikasi Universitas Hasanuddin Ishaq Rahman AMIPR di Makassar, Minggu, mengatakan sesuai standar pemeriksaan, peserta tersebut diminta untuk kembali ke ruang transit dan menunggu selama beberapa saat.



Setelah dilakukan pemeriksaan ulang hingga empat kali, suhu tubuh peserta yang bersangkutan tetap menunjukkan angka yang sama sehingga peserta tersebut tidak diijinkan untuk mengikuti ujian hari ini.

Sesuai prosedur, peserta yang bersangkutan segera ditangani oleh Relawan COVID-19 Pusat UTBK Unhas. Selain itu, peserta tersebut juga dibuatkan berita acara oleh penanggungjawab lokasi, dan dicatatkan untuk proses pemindahan ke tahap dua.

Namun dengan persyaratan bahwa yang bersangkutan nantinya dalam keadaan sehat setelah melalui serangkaian pemeriksaan.



Pusat UTBK Unhas menyelenggarakan ujian pada 14 lokasi termasuk di Fakultas Kedokteran UMI Makassar. Terdapat sebanyak 72 ruang ujian yang disiapkan pada lokasi-lokasi tersebut.

Sementara Penanggung jawab Pusat UTBK Unhas Prof Dr Ir Muh Restu MP melakukan peninjauan pelaksanaan UTBK pada dua lokasi di Kampus Unhas Tamalanrea.

Pada setiap lokasi ini terdapat dua ruangan yang tidak seluruhnya penuh. Hal ini merupakan fenomena yang lazim terjadi, sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya. Seringkali ada ruangan yang tidak dihadiri oleh 1 atau 2 peserta tanpa alasan yang jelas.***3***
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar