2019, Sultra tertinggi capaian program KKBPK di Indonesia

id capaian BKKBN

2019, Sultra tertinggi capaian program KKBPK di Indonesia

Kepala BKKBN Sultra, Syahruddin. (Foto Antara/Suparman)

Kendari (ANTARA) - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Syahruddin, mengatakan presentase capaian program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Sultra selama tahun 2019 merupakan yang tertinggi dari semua provinsi di Indonesia.

"Berdasarkan hasil review capaian program KKBPK selama tahun 2019 di pusat, maka presentase capaian kita berdasarkan target adalah tertinggi yakni 96,98 persen. Target KKBPK Sultra 2019 sebanyak 67.252 akseptor atau peserta KB baru, dan yang tercapai sebanyak 65.222 peserta KB baru," kata Syahruddin, didampingi Kepala Seksi Advokasi dan KIE BKKBN Sultra, Muslimin dan Humas BKKBN Sultra, H Patta Intan, di ruang kerjanya, Selasa.

Ia mengatakan, capaian itu merupakan sebuah prestasi karena pada tahun berjalan tersebut BKKBN Sultra belum memiliki pimpinan definitif atau hanya dipimpin seorang pelaksana kepala BKKBN.

"Ini artinya, semangat kerja jajaran BKKBN Sultra sudah terpola. Meski pun hanya dipimpin seorang pelaksana tugas atau Plt, tetapi irama dan semangat kerja kerja tidak berubah," kata Syahruddin yang baru dilantik menjadi kepala BKKBN Sultra, pada 21 Januari 2020 tersebut.

Dikatakan, dari capaian peserta KB baru tersebut yang tertinggi adalah menggunakan metode KB suntik sebanyak 28.801 akseptor, kemudian metode KB PIL sebanyak 22.483 akseptor dan metode implant sebanyak 9.867 akseptor.

"Tiga metode kontrasepsi itu memang masih menjadi primadona bagi warga Sultra yang ingin ikut program KB," katanya.

Baca juga: BKKBN Sultra minta dukungan pemprov sukseskan Program KKBPK

Kemudian peserta KB baru yang menggunakan metode kontrasepsi kondom sebanyak 1.833 akseptor, metode IUD sebanyak 1.492 akseptor, tubektomi atau MOW sebanyak sebanyak 724 akseptor dan KB pria vasektomi sebanyak 22 akseptor.

Menurut Syahruddin, capaian program KKBPK tersebut tidak lepas dari dukungan semua pihak terkait yang menjadi mitra kerja BKKBN, utamanya pemerintah daerah, baik provinsi mau pun Pemda kabupaten kota.

"Harapan kita, capaian dan semangat kerja seluruh jajaran BKKBN tetap terjaga dan dipertahankan pada tahun ini, dan melihat semangat kerja pada tenaga penyuluh di lapangan sebagai garda terdepan BKKBN maka saya optimis target program KKBPK tahun ini bisa tercapai," pungkasnya.
  
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar