
Buton Utara raih prestasi tingkat nasional kategori capaian KB MKJP

Kendari (ANTARA) - Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Asmar menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Pelayanan KB MKJP Serentak di Pasar Tradisional pada 26 Februari 2025.
Ia mengapresiasi kinerja seluruh OPD-KB Kabupaten dan Kota serta penyuluh KB di wilayah Sultra yang serius berusaha menyukseskan pelayanan ini, terutama OPD KB Kabupaten Buton Utara yang telah meraih penghargaan terbaik II tingkat nasional kategori capaian KB MKJP pada pelayanan KB serentak di pasar tradisional tahun 2025, berdasarkan Keputusan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 84/KEP/E4/2025 tentang Penerima Penghargaan kepada Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi dan Perangkat Daerah Kabupaten/Kota Terbaik.
"Kita harus berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan KB terbaik di seluruh fasilitas kesehatan yang ada," kata Asmar.
Dia juga menyoroti pentingnya memilih wilayah pasar tradisional sebagai lokasi pelayanan untuk menjangkau ibu-ibu yang sehari-hari berada di pasar.
Ia mengajak masyarakat untuk menghubungi penyuluh KB terdekat untuk mendapatkan layanan.
Selain itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji dalam sambutannya secara virtual pada kegiatan yang dikenal sebagai "Gerebek Pasar", menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendekatkan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi kepada masyarakat.
Mendukbangga juga menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan momentum dalam menggebyarkan Program Keluarga Berencana yang saat ini dilaksanakan di 16 ribu lokasi pasar tradisional se-Indonesia.
Kegiatan Pelayanan KB MKJP Serentak di Pasar Tradisional ini dilaksanakan di 15 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan tujuan untuk memberikan pelayanan kepada para pembeli dan penjual, khususnya ibu-ibu yang sehari-hari berada di pasar.
Pelayanan ini mencakup berbagai metode kontrasepsi jangka panjang seperti IUD, implan, MOP, dan MOW. Selain itu, penyuluh KB juga melakukan konseling dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat, khususnya para pedagang dan pekerja pasar, dapat lebih mudah mengakses layanan KB dan kesehatan reproduksi tanpa harus meninggalkan aktivitas sehari-hari mereka di pasar.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
