Habibie wafat, Putra kedua Thareq ungkap karena usia

id habibie wafat, habibie meninggal dunia, presiden RI ketiga wafat, B.J Habibie, presiden republik indonesia ketiga, thar

FOTO DOKUMENTASI - Menteri Negara Riset dan Teknologi Prof BJ Habibie (kanan) menjelaskan model pesawat terbang dari berbagai jenis dalam suatu pertemuan dengan Menteri Pertahanan Australia Ian Sinclair (tengah) di ruang kerja Menristek di Gedung BPP Teknologi Jakarta, Selasa (14/01/1983). Presiden Ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie meninggal dunia pada hari Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pukul 18.05 WIB. ANTARA FOTO/P02/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Putra BJ Habibie,  Thareq Kemal Habibie   mengonfirmasi penyebab Presiden Ketiga Republik Indonesia itu tutup usia karena faktor usia

"Karena sudah menua dan memakan usia. Kemarin saya katakan bahwa gagal jantung yang mengakibatkan penurunan itu, kalau memang organ-organ itu degenerasi melemah, menjadi tidak kuat lagi," kata Thareq Kemal Habibie dalam pesan singkat yang diterima pada Rabu malam.

Anak kedua BJ Habibie itu mengatakan, 
Habibie tutup usia di umur 83 tahun pada Rabu pukul 18.05 WIB di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

"Sampai titik terakhir saya masih ada di situ tapi hari ini pada tanggal 11 September 2019 jam 18 lebih lima, Presiden RI Ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie, sudah meninggal," ujar Thareq.



Thareq mengapresiasi kinerja dokter yang telah menangani kondisi kesehatan Habibie selama empat hari terakhir.

Ia turut memohon doa dari seluruh masyarakat setelah berpulangnya tokoh besar yang pernah menjadi Presiden Republik Indonesia tahun 1998-1999 itu.

"Tidak ada yang bisa dibuat apa-apa lagi mohon doanya, terima kasih, mohon pengertian bahwa kami dalam keadaan berduka," kata Thareq.

Sebelumnya, sejak Minggu (8/9) Habibie dirawat secara intensif di RSPAD Gatot Subroto.

Meski sempat dinyatakan membaik, namun
kondisinya kembali menurun pada Rabu
dan tutup usia pada pukul 18.05 WIB.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar