MU terancam ditinggal De Gea

id david de gea,manchester united,juventus,liga inggris

Ekspresi kecewa kiper Manchester United David de Gea setelah gawangnya kemasukan gol penyerang Huddersfield Town Isaac Mbenza dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion John Smith's, Huddersfield, Inggris, Minggu (5/5/2019). (ANTARA/REUTERS/Jason Cairnduff)

Jakarta (ANTARA) - Juventus dikabarkan siap untuk menggelar pembicaraan kontrak dengan kiper Manchester United David De Gea dan memboyongnya secara gratis, seperti yang klub Italia itu lakukan dengan gelandang Arsenal Aaron Ramsey pada Juni.

Kiper asal Spanyol tersebut sampai saat ini belum menandatangani kontrak baru dengan Setan Merah dan kontraknya saat ini akan habis pada akhir musim.



Juara liga Italia tersebut dapat memulai negosiasi dengan De Gea pada Tahun Baru dan berharap untuk mengamankan jasa mantan kiper Atletico Madrid tersebut tanpa harus mengeluarkan biaya transfer yang besar.

Juventus telah menggunakan cara ini untuk mendaratkan beberapa pemain pada musim panas ini termasuk Ramsey dari Arsenal dan Adrien Rabiot dari Paris Saint-Germain dengan gratis.

Menurut media Inggris, The Express pada Minggu (08/9), Juventus yang dilatih Maurizio Sarri itu siap untuk "berburu" lagi di Liga Premier Inggris demi memboyong kiper andalan Manchester United itu.

Juventus telah menjadi pengagum De Gea cukup lama dan telah memantau situasinya di United.

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer telah berbicara terkait situasi De Gea pada Juli dan mengungkapkan bahwa kipernya sedikit lagi menyetujui sejumlah kesepakatan baru.

"Ya, ia akan bermain besok (dalam pertandingan persahabatan melawan Leeds)," kata Solskjaer, "Dan semoga kita bisa menyetujui (kesepakatan) dengan David, seperti yang telah saya katakan beberapa kali."

"Saya rasa itu tergantung David dan klub untuk mengumumkan bila (kesepakatan) itu terjadi."

Manchester United dan De Gea telah menjalani sebuah diskusi kontrak yang alot selama lebih dari setahun, tetapi tampaknya tidak ada tanda-tanda positif dari perundingan tersebut.


 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar