KPU Sultra rakor evaluasi pengelolaan logistik Pemilu 2019

id Kpu sultra

KPU Sultra rakor evaluasi pengelolaan logistik Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar rakor evaluasi pengelolaan logistik pemilu 2019 bertempat di Kendari, Rabu. (Foto ANTARA/Suparman)

Kendari (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar rakor evaluasi pengelolaan logistik pemilu 2019 bertempat di Kendari, Rabu.

Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir Muthalib, mengatakan tujuan kegiatan itu yakni agar teridentifikasi efektifitas pelaksanaan pengelolaan logistik Pemilu 2019 apakah sesuai rencana.

"Kemudian teridentifikasi permasalahan dalam setiap tahapan pengelolaan logistik Pemilu 2019 dan terumuskan rekomendasi rencana kerja tindak lanjut dalam rangka pengelolaan logistik Pemilu," katanya.

Dikatakan, manfaat dilakukan evaluasi untuk memperbaiki kinerja pengelolaan logistik Pemilu di masa yang akan datang, baik pada tahap perencanaan kebutuhan, penganggaran, pengadaan, penyimpanan, dan pendistribusian.

Selain itu katanya, sebagai bentuk pertanggung jawaban kinerja, mengetahui kekurangan-kekurangan untuk perbaikan di masa akan datang dan sebagai dasar perumusan kebijakan pengelolaan logistik pemilu yang akan datang.

Menurut Natsir, perlu ditingkatkan metode dan tata kelola serta kesigapan Aparat KPU dan jajaran dalam melakukan pengelola logistik yang efektif dan efisien sehingga pengelolaan logistik lebih baik lagi pada masa yang akan datang yakni tepat jenis, tepat jumlah, tepat sasaran, tepat biaya dan tepat waktu.

"Pengadaan logistik pemilu dengan metode pengadaan kalalog elektronik (e-katalog) pada pemilu 2019 berupa surat suara, bilik suara, kotak suara, tinta, hologram, segel dan formulir berhologram terbukti efisien dan terus dikembangkan dan dipertahankan termasuk untuk pengadaan logistik pilkada serentak 2020 bagi 7 (tujuh) kabupaten di Sultra," katanya.

Selain itu, perlu diantisipasi keterlambatan proses produksi dan distribusi logistik sehingga tidak mengganggu kelancaran tahapan pemilu.

"Terhadap kendala-kendala logistik pemilu 2019 pada masing2 satker KPU Kabupaten/Kota agar diidentifikasi dan dievaluasi sehingga kualitas pengelolaan logistik pemilu bisa lebih baik lagi khususnya bagi KPU Kabupaten yang akan Pilkada 2020," katanya.

Kegiatan itu dihadiri Sekretaris KPU kab/kota, Kassubag Umum, Keuangan dan Logistik KPU Kab/Kota dan Operator Sistem Informasi Logistik (Silog) 17 KPU Kab/Kota dan KPU Sultra sebagai Penyelenggara kegiatan.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar