Rupiah diperkirakan berpotensi menanjak di akhir pekan

id rupiah menguat

Teller Bank Mandiri menghitung uang pecahan dolar Amerika di Jakarta, Selasa (10/6). Nilait tukar rupiah atas dolar Amerika pada penutupan hari ini menguat pada posisi Rp 13.308 dibandingkan pada penutupan sebelumnya Rp Rp 13.385 per dolar AS. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ed/pd/15) (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ed/pd/15/)

Jakarta (ANTARA) - Kurs nilai tukar rupiah yang pada pembukaan pasar Jumat pagi ini merosot 0,04 persen diperkirakan masih berpotensi menanjak pada jalur perdagangan akhir pekan, seiring sentimen positif dari kurs mata uang di kawasan, dan juga parameter kegiatan dunia usaha domestik.

Kepala Riset Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih dalam risetnya di Jakarta, Jumat, menyebutkan beberapa indikator ekonomi global seperti pergerakkan bursa di Asia dan harga minyak mentah menunjukkan harga pembukaan yang bervariasi pada akhir pekan ini.

Di tengah sentimen dari dolar AS, mata uang kuat Asia seperti Yen Jepang dan dolar Singapura mampu menunjukkan penguatan terhadap "greenback" (dolar AS).

"Itu yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp14120 hingga Rp14130 per dolar AS," ujar Lana.

Sementara itu, potensi penguatan mata uang Garuda juga datang dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) kuartal I 2019 yang meningkat dengan Saldo Bersih Tertimbang sebesar 8,65 persen, dibandingkan 6,19 persen di kuartal IV 2018.

"Perbaikan ini terkonfirmasi dengan naiknya kapasitas usaha sebesar 76,1 persen, naik dari 75,18 persen pada kuartal IV 2018. Di sektor pengolahan (manufaktur), tercatat 52,56 persen lebih tinggi dibandingkan kuartal IV 2018 yang sebesar 52,58 persen.

Pada kurs tengah yang ditunjukkan Bank Indonesia (BI) Jumat ini, kurs rupiah terhadap dolar AS Jumat ini juga menguat, meskipun saat pembukaan di pasar spot, rupiah melemah

Kurs tengah BI atau kurs acuan "Jakarta Interbank Spot Dollar Rate" (Jisdor) berada di Rp14.153 atau menunjukkan penguatan tipis 0,02 persen.

Penguatan ini mengakhiri pelemahan rupiah beruntun selama tiga hari terakhir.

Baca juga: Kurs rupiah Jumat pagi melemah 0,04 persen ke Rp14.145

 

Pewarta :
Editor: M Sharif Santiago
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar