Baubau gelar syukuran penerimaan Adipura keempat

id baubau adipura

Suasana syukuran dengan "Kande-kandea" atas penerimaan Piala Adipura tahun 2018 yang digelar Pemkot Baubau, di Baubau, Rabu. (foto Antara/Yusran)

Baubau  (Antaranews Sultra) - Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menggelar syukuran atas penerimaan Piala Adipura keempat tahun 2018, Rabu.

Syukuran dalam bentuk "Kande-kandea" atau makan bersama yang digelar di Aula Palagimata Kantor Wali Kota Baubau itu menghidangkan berbagai jenis makanan yang disiapkan ditalang.

Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin mengatakan, sepatutnya kegiatan yang dilaksanakan tersebut adalah doa untuk mensyukuri atas nikmat dan karunia yang diberikan Tuhan YME.

"Ini kan kita baru saja bawa pulang piala adipura. Jadi sepatutnya kita berdoa mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan," ucap Tamrin, seraya menyebutkan adipura yang ke-empat itu diperoleh secara berturut-turut.

Disamping itu, tujuan kegiatan syukuran juga bermakna sebagai sugesti kepada semua pihak untuk bisa mempertahankan piala dibidang kebersihan tersebut agar tetap berkelanjutan.

"Kita harapkan agar masyarakat betul-betul menerapkan budaya bersih dan memelihara kelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan," ujar Tamrin yang juga Ketua DPD PAN Baubau ini.

Kegiatan doa dan syukuran itu, menurutnya pula, bukan sekedar acara seromonial, tetapi dibalik itu memiliki hikmah dalam mensuport semua pihak untuk merasa berkewajiban dan bertanggungjawab pada kebersihan dan kelestarian lingkungan.

"Harapan kita agar masyarakat betul-betul memahami ini. Perolehan adipura ini tidak hanya satu orang atau satu kelompok tapi keterlibatan semua pihak," kata wali kota dua periode ini

Dia juga optimis penerimaan piala adipura tahun 2018 akan dipertahankan, bahkan menargetkan dapat meraih adipura berikutnya atau setingkat lebih tinggi dari sebelumnya.

"Pokoknya kita berupaya. Apalagi ini kan kinerja seluruh masyarakat, bukan prestasi satu orang atau satu kelompok," ujarnya.

Pada kegiatan syukuran itu hadir Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, Forkopimda Baubau, Sekot Baubau, Roni Muhtar, Kepala OPD Baubau, camat, lurah, tokoh masyarakat, dan petugas kebersihan daerah itu.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar