Rektor: IAIN Kendari siap jadi pelopor kebersamaan umat

id iain kemenag

Suasana upacara Hari Amal Bhakti (HAB) ke 73 tahun 2019 di Kampus IAIN Kendari, Kamis. (foto Antara/Suparman)

Kendari (Antaranews Sultra) - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr Nur Alim, mengatakan lembaga pendidikan yang dipimpinnya itu siap menjadi pelopor kebersamaan umat di tengah-tengah masyarakat.

"Sesuai dengan tema peringatan Hari Amal Bakti atau HAB tahun ini yakni Jaga Kebersamaan Umat, maka IAIN siap menjadi pelopor, perajuk dan pengemban kebersamaan umat," kata Nur Alim, usai memimpin upacara HAB ke-73 di Kampus IAIN Kendari, Kamis.

Dikatakan, kebersamaan akan dibangun dari internal IAIN selaku sesama keluarga kemenag, sehingga menjadi akan model di tengah masyarakat bahwa bicara tentang kebersamaan dan persatuan maka IAIN bisa menjadi rujukan.
     
"Di mana civitasnya menunjukan kebersamaan, karena tidak ada prestasi yang bisa kita rebut tanpa kebersamaan," katanya.
     
Melalui peringatan HAB itu kata Nur Alim, ia mengajak seluruh keluarga besar IAIN Kendari untuk bergandengan tangan lebih erat untuk bersama memajukan kampus IAIN Kendari dan meraih kinerja yang lebih baik.
     
Sebelumnya, Nur Alim, membacakan podato resmi dari Menteri Agama RI terkait peringatan HAB tersebut yang menyatakan bahwa Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama membawa pesan untuk mewujudkan supremasi nilai-nilai ke-Tuhan-an dan keagamaan sebagai ruh pembangunan dan kemajuan bangsa.
     
"Masalah agama adalah masalah yang amat peka yang bila tidak ditangani dengan hati-hati dapat menimbulkan persoalan yang rumit. Oleh sebab itu, Kementerian Agama amat menyadari pentingnya kematangan cara berpikir dan bertindak dalam mengelola urusan keagamaan, menjaga kerukunan beragama serta mendorong pembudayaan moderasi beragama bagi semua warga bangsa," katanya.
     
Pemerintah melalui peran dan fungsi Kementerian Agama katanya, hadir memberikan pelayanan keagamaan bagi semua umat beragama dengan berbagai fasilitasi. Kementerian Agama menyelenggarakan pelayanan publik di bidang keagamaan dengan tiada henti melakukan inovasi.
   
 "Memasuki Tahun 2019, enam sasaran strategis program Kementerian Agama telah digariskan, yakni meningkatnya kualitas kehidupan umat beragama, meningkatnya harmoni sosial dan kerukunan umat beragama, meningkatnya kualitas pelayanan keagamaan, meningkatnya akses layanan pendidikan, meningkatnya mutu pendidikan agama dan keagamaan, dan peningkatan kualitas tatakelola pembangunan bidang agama," katanya.
     
Pada kesempatan itu, Nur Alim juga menyematkan tanda kehormatan satya lancana karya satya kepada 23 ASN di lingkup IAIN Kendari dengan masa bakti 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun, selanjutnya dilakukan ramah tamah dan penyerahan hadiah bagi juara lomba dalam rangka HAB ke-73 2019.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar