Kendari (ANTARA News) - Hotel Grand Clarion berlantai 12 hadir di kota Kendari yang sekaligus sebagai hotel tertinggi pertama di kota itu.
Pembangunannya ditandai dengan pemancaangan tiang awal oleh Gubernur Sultra Nur Alam dan disaksikan Wali Kota Kendari, Asrun pada Rabu.
Manajer Grand Clarion Hotel dan Convention Makassar, Anggiat Sinaga mengatakan, investasi pembangunan hotel itu diperkirakan menelan dana sekitar Rp125 miliar hingga Rp150 miliar dengan dukungan perbankan Bank Internasional Indonesia (BII).
"Kami targetkan pada Juli 2013 atau paling lambat 1,5 tahun, hotel ini sudah bisa dimanfaatkan," kata Sinaga seraya menambahkan, hotel Grand Clarion yang kapasitasnya 166 kamar dan tujuh ruang rapat dan ruang pertemuan.
Menurut Sinaga, hotel Grand Clarion yang juga akan dilengkapi antara lain, convention hall seluas 2.000 meter persegi, serta beberapa fasilitas pendukung lainnya yang cukup lengkap.
Ia otimistis hotel itu menjadi hotel terbesar dan terlengkap di kota Kendari dan kegiatan investasi dibidang perhotelan ini juga diharapkan akan menjadi titik awal untuk mendukung kota Kendari sebagai kota penyelenggara pertemuan dan pameran.
"Hanya ada satu permintaan kami dari pihak pengembang, untuk mendukung percepatan hotel ini selesai, maka pemerintah provinsi dan kota Kendari sebaiknya membuat pertemuan seminar bertaraf internasional.
"Sebab dengan acara seperti itu tentunya akan berdampak positif selain bagi perusdahaan hotel juga bagi pemerintah dan masyarakat Kota Kendari," katanya.
Gubernur Sultra, Nur Alam memberi apresiasi kepada pengusaha hotel Grand Clarion yang telah melakukan ekspansi bisnis dibidang perhotelan di kota Kendari.
Menurut gubernur, kehadiran hotel bintang lima di bumi anoa itu, sekaligus menjadi satu kebanggaan bagi masyarakat yang selama ini yang baru memiliki hotel bintang satu dan bintang dua.(Ant).

