
Dukung ketahan pangan, PT Vale bersama kelompok tani panen jagung di Tondowolio Kolaka

Kolaka (ANTARA) - PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dengan menggelar panen jagung bersama Kelompok Tani Padaidi di Desa Tondowolio, Kecamatan Tanggetada, Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Kelompok Tani Padaidi yang merupakan binaan PT Vale Indonesia Tbk melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sukses melaksanakan panen jagung pakan dan ini menjadi bukti nyata kebangkitan sektor pertanian berbasis kelompok tani di wilayah tersebut.
Kepala Desa Tondowolio Asmanuddin saat ditemui di Kolaka, Kamis, mengatakan bahwa lahan yang saat ini dimanfaatkan kelompok tani tersebut sebelumnya merupakan lahan tidur yang sudah lama tidak digarap.
“Sejak 2015 lalu, lahan ini sempat dibuka seluas 27 hektare, namun kemudian terbengkalai hingga bertahun-tahun. Alhamdulillah, mulai tahun kemarin potensi ini kembali kami manfaatkan untuk para petani,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa dari total potensi lahan sekitar 27 hektare yang tersebar dari dusun 1 hingga Dusun 4, baru sekitar 5 hektare yang ditanami jagung pakan oleh Kelompok Tani Padaidi.
Dia mengungkapkan bahwa, ke depan pihaknya berkomitmen membuka dan mengembangkan seluruh lahan yang masih tersedia.
Dan panen hari ini menjadi motivasi besar bagi pemerintah desa untuk terus mengembangkan pertanian di Desa Tondowolio.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Padaidi, Baharuddin, mengungkapkan hasil panen jagung pakan cukup menjanjikan, karena dari satu hektare lahan, petani mampu menghasilkan sekitar 6-7 ton jagung.
“Untuk Kelompok Tani Padaidi itu sendiri beranggotakan 22 orang. Lalu, dari 27 hektare potensi lahan, saat ini baru 5 hektare yang ditanami. Dan harga jagung pakan di Kolaka juga cukup tinggi, berkisar Rp5 ribu hingga Rp6 ribu per kilogram,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa Kelompok Tani Padaidi dibentuk pada November 2023 dan hingga kini terus didorong untuk meningkatkan produksi serta memperluas areal tanam.
Selain itu, salah satu petak lahan yang dikelola dengan luas sekitar 96 are telah memberikan hasil yang mengembirakan untuk kesejahteraan petani.
Program PPM PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa dinilai memberi dampak positif dalam mendorong produktivitas pertanian dan peningkatan ekonomi masyarakat desa.
Panen jagung pakan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan petani mampu menghidupkan kembali lahan-lahan tidur menjadi sumber penghidupan baru bagi warga.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra/Andika
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
