
Bank Mandiri dan Kemenhan bangun lima jembatan bailey di wilayah bencana Sumatera

Kendari (ANTARA) - Bank Mandiri bersinergi dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI membangun lima jembatan tipe bailey untuk memulihkan konektivitas wilayah yang terisolasi akibat bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah titik di Sumatera.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan, Rabu, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat penanganan dampak bencana serta memastikan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat kembali berjalan normal.
"Jembatan bailey dipilih karena proses instalasinya yang relatif cepat dan adaptif untuk kondisi wilayah terdampak. Ini adalah solusi darurat yang efektif sebelum infrastruktur permanen dibangun kembali," kata Riduan.
Dia menyebutkan bahwa pemilihan jembatan tipe bailey didasarkan pada karakteristiknya yang mudah dipasang dan dapat dipindahkan sesuai kebutuhan lapangan.
Riduan menegaskan bahwa sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi sarana penghubung vital bagi mobilitas warga, terutama untuk distribusi bantuan logistik dan akses layanan publik.
"Sinergi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam merespons kebutuhan masyarakat di wilayah bencana secara cepat dan berkelanjutan," ujarnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Bank Mandiri mencatat telah menyalurkan lebih dari 288.889 paket bantuan ke wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November hingga pertengahan Desember 2025.
Bantuan tersebut meliputi sembako, obat-obatan, perlengkapan wanita dan balita, selimut, genset, air bersih, hingga pakaian layak pakai. Di awal tahun 2026, perseroan juga terlibat aktif dalam pembangunan 600 unit Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang.
Guna mengoptimalkan pendampingan di lapangan, Bank Mandiri kembali mengirimkan 20 personel Relawan Mandiri Tanggap Bencana tahap kedua ke Kabupaten Gayo Lues. Relawan ini menggantikan tim tahap awal dan berasal dari lintas unit bisnis serta Mandiri Emergency Response Unit (MERU).
"Relawan kami di lapangan tidak hanya membantu pendistribusian logistik, tetapi juga mengelola operasional posko dapur umum, layanan kesehatan, pendidikan, hingga program pemulihan trauma (trauma healing) bagi warga terdampak," jelas Riduan.
Aksi kemanusiaan ini menegaskan peran Bank Mandiri sebagai agen pembangunan (agent of development) yang konsisten dalam mendukung program pemulihan nasional pascabencana.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
