KPA Kendari Kampanye Bahaya HIV/Aids Ke Sekolah

id aids-kdi

KPA Kendari Kampanye Bahaya HIV/Aids Ke Sekolah

Sejumlah siswa dari berbagai sekolah se-Kota Kendari mengikuti sosilalisasi HIV/Aids di Kendari, Rabu (30/11). Sosialisasi yang diadakan Forum Jurnalis Sultra Peduli Aids itu berharap para siswa atau remaja bisa tahu bahaya dan pencegahan penyebaran

"Ini sudah menjadi salah satu agenda kami, yakni memberikan penyadaran kepada generasi muda yang rentan terjangkit virus mematikan itu,"
Kendari (ANTARA News) - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kini gencar melakukan kampanye bahaya HIV/AIDS di sekolah daerah itu.

Ketua KPA Kota Kendari Musadar Mapasomba, di Kendari, Selasa mengatakan, semua sekolah menengah atas (SMA) sederajat di daerah itu sudah didatangi untuk memberikan pesan-pesan dan penyuluhan bahaya HIV/AIDS.

"Bukan hanya SMA, beberapa SMP juga kami sudah datangi untuk melakukan hal yang sama," kata Musadar Mapasomba yang juga Wakil Wali Kota Kendari.

Ia mengatakan, selain bahaya AIDS, yang diberikan pemahaman kepada siswa itu adalah informasi mengenai HIV/AID itu sendiri dan cara mencegahnya.

"Ini sudah menjadi salah satu agenda kami, yakni memberikan penyadaran kepada generasi muda yang rentan terjangkit virus mematikan itu," katanya.

Menurutnya, untuk memberikan pemahaman AIDS dan bahaya AIDS kepada siswa di sekolah, tidak bisa hanya mengandalkan dari KPA yang memiliki keterbatasan personil dan keterbatasan waktu.

"Karena itu kami harapkan guru-guru di sekolah untuk lebih aktif memberikan pemahaman bahaya HIV/AIDS kepada siswanya atau di lingkungan sekolah," kata Musadar.

Ia menjelaskan, saat ini perkembangan teknologi informasi kian pesat, anak-anak dapat dengan mudah mengakses informasi baik positif maupun negatif.

Generasi muda, kata Musadar, adalah golongan paling rentan tertular HIV/AIDS. Sebab keingintahuan golongan ini sangat besar untuk mencoba hal-hal baru.

"Dengan teknologi yang terus berkembang, pengetahuan negatif juga dapat dengan mudah diserap. Untuk itu, diharapkan semua elemen masyarakat bisa menjaga generasi kita ini dari bahaya HIV/AIDS mematikan itu," pungkasnya.  (Ant).
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar