Pendangkalan Teluk Kendari hambat akses kapal nelayan
- 26 August 2026 20:14 WIB
Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim (tengah) tiba di lokasi upacara adat Mosehe Wonua di Desa Lalomerui, Kecamatan, Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (7/2/2026). Upacara adat Mosehe Wonua yang diinisiasi Pemerintah Desa Lalomerui bersama PT SCM tersebut merupakan bentuk pensucian kampung bagi masyarakat sekitar guna menolak bala, bencana serta menjaga keharmonisan antara aktivitas investasi dan kearifan lokal di wilayah itu. ANTARA Sultra/Andry Denisah/zk
Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim (keempat kanan) menyematkan lencana tokoh adat kepada Kepala Desa setempat saat upacara adat Mosehe Wonua di Desa Lalomerui, Kecamatan, Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (7/2/2026). Upacara adat Mosehe Wonua yang diinisiasi Pemerintah Desa Lalomerui bersama PT SCM tersebut merupakan bentuk pensucian kampung bagi masyarakat sekitar guna menolak bala, bencana serta menjaga keharmonisan antara aktivitas investasi dan kearifan lokal di wilayah itu. ANTARA Sultra/Andry Denisah/Zk
Tolea atau juru bicara menyiapkan kalosara saat upacara adat Mosehe Wonua di Desa Lalomerui, Kecamatan, Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (7/2/2026). Upacara adat Mosehe Wonua yang diinisiasi Pemerintah Desa Lalomerui bersama PT SCM tersebut merupakan bentuk pensucian kampung bagi masyarakat sekitar guna menolak bala, bencana serta menjaga keharmonisan antara aktivitas investasi dan kearifan lokal di wilayah itu. ANTARA Sultra/Andry Denisah/Zk
Tokoh adat melaksanakan salah satu tahapan upacara adat Mosehe Wonua dihadapan Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim (kanan) di Desa Lalomerui, Kecamatan, Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (7/2/2026). Upacara adat Mosehe Wonua yang diinisiasi Pemerintah Desa Lalomerui bersama PT SCM tersebut merupakan bentuk pensucian kampung bagi masyarakat sekitar guna menolak bala, bencana serta menjaga keharmonisan antara aktivitas investasi dan kearifan lokal di wilayah itu. ANTARA Sultra/Andry Denisah/Zk
Tokoh adat dan warga melaksanakan salah satu tahapan upacara adat Mosehe Wonua di Desa Lalomerui, Kecamatan, Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (7/2/2026). Upacara adat Mosehe Wonua yang diinisiasi Pemerintah Desa Lalomerui bersama PT SCM tersebut merupakan bentuk pensucian kampung bagi masyarakat sekitar guna menolak bala, bencana serta menjaga keharmonisan antara aktivitas investasi dan kearifan lokal di wilayah itu. ANTARA Sultra/Andry Denisah/Zk
Tokoh adat dan warga melaksanakan salah satu tahapan upacara adat Mosehe Wonua di Desa Lalomerui, Kecamatan, Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (7/2/2026). Upacara adat Mosehe Wonua yang diinisiasi Pemerintah Desa Lalomerui bersama PT SCM tersebut merupakan bentuk pensucian kampung bagi masyarakat sekitar guna menolak bala, bencana serta menjaga keharmonisan antara aktivitas investasi dan kearifan lokal di wilayah itu. ANTARA Sultra/Andry Denisah/Zk
Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim (kedua kiri) menyaksikan penyembelihan hewan saat upacara adat Mosehe Wonua di Desa Lalomerui, Kecamatan, Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (7/2/2026). Upacara adat Mosehe Wonua yang diinisiasi Pemerintah Desa Lalomerui bersama PT SCM tersebut merupakan bentuk pensucian kampung bagi masyarakat sekitar guna menolak bala, bencana serta menjaga keharmonisan antara aktivitas investasi dan kearifan lokal di wilayah itu. ANTARA Sultra/Andry Denisah/Zk
Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim (tengah) berfoto bersama perwakilan Lembaga adat, warga dan pihak PT SCM saat upacara adat Mosehe Wonua di Desa Lalomerui, Kecamatan, Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (7/2/2026). Upacara adat Mosehe Wonua yang diinisiasi Pemerintah Desa Lalomerui bersama PT SCM tersebut merupakan bentuk pensucian kampung bagi masyarakat sekitar guna menolak bala, bencana serta menjaga keharmonisan antara aktivitas investasi dan kearifan lokal di wilayah itu. ANTARA Sultra/Andry Denisah/Zk