Kendari (ANTARA) - Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja SMA Negeri 4 Kendari melaksanakan kunjungan edukatif ke Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kunjungan ini bertujuan memperkuat pemahaman remaja mengenai pentingnya menjadi generasi berencana.
Kegiatan yang diikuti puluhan anggota PIK Remaja dan pembina ini berlangsung pada Kamis (23/10), dan disambut langsung oleh perwakilan BKKBN Sultra.
Dalam kunjungan tersebut, para peserta menerima materi dan diskusi interaktif mengenai Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), yang mencakup isu seksualitas, HIV/AIDS, dan Napza. Selain itu, ditekankan pula isu penting mengenai pencegahan stunting sejak dini.
Kepala Perwakilan BKKBN Sultra, Drs. Asmar, M.Si, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para remaja.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar remaja lebih memahami pentingnya perencanaan kehidupan dan kesehatan reproduksi, karena masa depan bangsa ada di tangan mereka,” ujar Asmar.
Melalui sesi dialog, para remaja diajak memahami bahwa membangun generasi berencana tidak hanya tentang menunda pernikahan, tetapi juga tentang mempersiapkan diri menjadi generasi yang sehat, produktif, dan berkontribusi bagi bangsa.
Ketua Tim Kerja KKPS Perwakilan BKKBN Sultra, Agus Salim, SE, MM, menyatakan kunjungan ini menjadi momentum penting bagi siswa untuk belajar langsung dari sumbernya.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu teori, tetapi juga bisa menginternalisasi nilai-nilai generasi berencana dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Agus Salim.
Kegiatan diakhiri dengan sesi inspiratif “Catat Mimpi di Champion Wall”, di mana peserta menuliskan cita-cita dan komitmen mereka dalam mewujudkan generasi muda yang berencana, bebas stunting, dan berprestasi.
Dengan semangat “Berencana Itu Keren!”, PIK Remaja SMAN 4 Kendari berharap dapat menjadi duta perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat, dalam membangun Generasi Emas 2045.

