Kendari (ANTARA) - DPRD Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat memperkuat pengawasan khususnya di bidang lingkungan, hal itu diungkap saat mengikuti pertemuan antara Pemda Kolaka, DPRD Kolaka dan tim perusahaan pertambangan di daerah itu.
Ketua Komisi III DPRD KOlaka, Israfil, Kamis, menjelaskan pertemuan dengan empat perusahaan tambang mendengarkan pemaparan izin pengelolaan lingkungan berkait dengan terjadinya banjir beberapa waktu yang menggenangi areal persawahan masyarakat di dua desa yaitu Desa Sopura dan Hakatutobu Kecamatan Pomalaa.
Dalam pemaparan yang dilakukan pihak perusahaan pertambangan terkait pengelolaan lingkungan ternyata masih ada perusahaan yang belum memiliki izin sementara perusahaan sebelum melakukan aktivitas pertambangan harus memiliki izin pengelolaan lingkungan.
"Nah inilah yang menjadi suatu catatan penting bagi kita khususnya PT Akar Mas Internasional (AMI) dan PT Surya Lintas Gemilang (SLG) agar mematuhi setiap peraturan yang berlaku," tegas Israfil.
Ketika berbicara tentang aspek lingkungan hidup, kata dia sangat fatal bagaimana mungkin bisa melakukan aktivitas pertambangan sementara ada izin-izin yang belum mereka kantong.
Sementara lanjutnya mengantungi izin itu wajib berdasarkan peraturan perundang-undangan, ketika terjadi permasalahan di lapangan maka yang menerima dampaknya adalah masyarakat sekitar.
"Jadi kami dari pihak Komisi III DPRD Kolaka menekankan agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pemda Kolaka untuk memperkuat pengawasan terhadap setiap perusahaan pertambangan," Jelas politisi Gerindra itu.
Dari hasil pemaparan masing-masing perusahaan ada enam poin yang telah disepakati, salah satunya setiap perusahaan tambang berkewajiban memenuhi perizinan serta melakukan ganti rugi bagi masyarakat korban banjir, melakukan pemeliharaan dan penanganan terhadap sungai masuk dalam kawasan penambangan perusahaan.
"Jika kesepakatan itu tidak dilaksanakan maka ada upaya hukum yang dilakukan sesuai regulasi," ujarnya.
Meski demikian ia juga memberikan apresiasi kepada pihak PT Vale dan PT PMS yang melakukan presentasi dengan baik, namun perlu dibuktikan di lapangan nanti karena jangan sampai hanya bersifat seremonial saja.

